You are here
Home > Berita Nasional >

Inilah Cara Olahraga yang Benar Supaya Tubuh Bugar

Inilah Cara Olahraga yang Benar Supaya Tubuh Bugar
Bagikan Artikel Ini

Kecuali mengatur pola makan, olahraga pun menjadi salah satu cara yang mesti dilakukan guna menjaga kesehatan tubuh. Terlebih bila selama ini Anda terjebak dalam gaya gidup kurang gerak alias sedentary lifestyle. Risiko terkena beragam penyakit seperti stroke, jantung, obesitas, diabetes, dan penyakit kardiovaskular yang lainnya menjadi bertambah tinggi. Bagaimanakah cara olahraga yang benar supaya tubuh bugar?

Sesuaikan Jenis Olahraga dengan Kondisi Tubuh

Cara olahraga yang benar tidak cukup cuma dengan bergerak. Kita pun hendaknya sehat dan bugar supaya bisa  melakukan tugas kita secara baik. Jika tubuh bugar, Anda masih memiliki banyak tenaga untuk melakukan hal lainnya sesudah melakukan tugas utama. Umpamanya, ketika pulang kantor Anda masih memiliki waktu untuk nge-gym.

Tetapi perlu diingat kalau melakukan aktivitas fisik maupun berolahraga pun ada aturannya supaya memberi dampak positif untuk tubuh. Salah satu aturannya ialah hendaknya dilakukan selama sedikitnya 30 menit di luar pekerjaan atau aktivitas sehari-hari. Di samping itu, olahraga pun mesti dilakukan dengan rumus BBTT yakni Baik, Benar, Terukur, dan Teratur.

1. Baik

Baik berarti melakukannya sesuai dengan kemampuan tubuh, bertahap, dan terus-menerus. Contohnya, bila tubuh dalam keadaan sehat Anda dapat memilih olahraga sepak bola, gym, atau berlari. Tetapi bila tubuh keadaannya baru pulih dari sakit tentu saja mesti memilih jenis olahraga yang sesuai kemampuan tubuh ketika itu.

2. Benar

Benar berarti memulai olahraga secara bertahap. Mesti ada pemanasan dan pendinginan sebelum melakukan olahraga inti. Otot mesti dilenturkan terlebih dahulu sebelum memulai kegiatan inti sehingga dia siap digunakan berlatih. Ini pun penting untuk mencegah cidera seperti keseleo atau kram ketika berolahraga.

Juga yang benar lainnya ialah menata atau mengatur pola makan. Misalnya tak makan 2 jam sebelum melakukan olahraga. Atau setelah makan langsung olahraga. Ini penting dihindari supaya tubuh tak mengalami sesak napas.

3. Terukur

Terukur berarti olahraga tersebut benar-benar masuk ke dalam zona latihan. Ketika melakukan olahraga Anda mesti memastikan kalau latihan Anda sudah benar dengan memeriksa denyut nadi. Pastikanlah denyut nadi Anda telah masuk ke dalam zona latihan. Caranya mengukur denyut nadi maksimal (DNM) adalah 220-usia (tahun). Misalnya Anda berusia 50 tahun, dosis latihannya intensitas sedang 64-76 persen DNM. Hasil denyut nadi latihannya adalah berkisar antara 64 hingga 76 persen DNM X (220-50) = 109-130 kali per menit. Pilihan olahraganya jangan memacu denyut jantung sebab risikonya besar.

Olahraga yang terukur pun alangkah baiknya ditemani oleh pendamping atau instruktur. Instruktur ini kelak yang akan memberikan anjuran durasi waktu olahraga yang diperlukan tubuh menurut kondisi.

4. Teratur

Teratur berarti durasi latihannya konsisten misalnya dalam seminggu terdapat 3 hingga 5 kali latihan. Bukannya sebulan 2 kali. Latihannya pun mesti baik dan benar, bukan cuma sekadar ada latihan, tetapi selaras dengan aturan.

Waktu yang Disarankan untuk Berolahraga

Setiap orang mesti menyiapkan diri untuk melakukan olahraga seidaknya 30 menit setiap hari. Diselaraskan dengan jadwal sehari-hari atau kesibukannya masing-masing. Misalnya seorang ibu rumah tangga bisa berolahraga siang ataupun sore hari sesudah kesibukannya usai.

Melakukan aktivitas fisik dapat dilakukan menurut kebutuhan tubuh, kesenangan atau keadaan. Misalnya, seseorang dengan arthritis jangan melakukan olahraga yang jenisnya menaruh beban di lutut atau kaki seperti berlari. Solusinya adalah mereka dapat berolahraga dengan menggunakan sepeda statis atau berenang.

Terdapat berbagai jenis olahraga yang dapat diselaraskan dengan keadaan tubuh. Kebutuhan laki-laki dan perempuan pun berbeda. Sehingga ada yang harus dipertimbangkan untuk pemilihan jenis olahraga yakni kondisi taraf kebugaran dan kondisi individu itu sendiri. Lantas dilanjutkan dengan jenis olahraga mana yang dianjurkan.

Kesehatan tak dapat dititipkan, kita mesti menjaga kesehatan sejak dari diri sendiri, dimulai dari yang simpel dan mulai dari saat ini. Bukan cuma dari aspek olahraga saja, kita pun mesti memerhatikan asupan makanan, lingkungan dan kebersihannya. Sebab percuma saja kita melakukan olahraga saja tetapi lingkungannya tak sehat, kita tetap dapat tertulari penyakit.

Jadi kita mesti menjaga kesehatan yang diawali dari diri sendiri supaya kita selalu sehat, bugar, dan produktif. Pasalnya jika saat ini kita masih muda tak memelihara kesehatan, di masa tua kelak akan terasa lebih berat. Jangan lupa ikuti cara olahraga yang benar seperti terpapar di atas supaya tubuh bugar.

Leave a Reply

Top