You are here
Home > Berita Nasional >

Aturan Perjalanan Darat PPKM Terbaru Mulai Dari Level 1 Hingga Level 4

Aturan Perjalanan Darat PPKM
Bagikan Artikel Ini

Belakangan ini pihak Kementerian Perhubungan memberlakukan aturan perjalanan darat PPKM terbaru yang disesuaikan atas perbatasan mobilitas mulai dari level 1 hingga 4. Peraturan ini pun berlaku baik untuk kendaraan bersifat pribadi maupun kendaraan umum. Selengkapnya mengenai ketentuan tersebut dapat dilihat pada Surat Edaran nomor 56 tahun 2021.

Mengenai waktu pemberlakuan aturan terbaru tersebut dimulai pada tanggal 26 bulan Agustus lalu hingga waktu yang akan ditetapkan kemudian. Mengingat ini nantinya masih akan dilakukan tahap evaluasi yang disesuaikan dengan kebutuhan serta pantauan atas perkembangan terakhir yang terjadi di lapangan. Berikut informasi mengenai aturan terbaru untuk perjalanan darat di masa PPKM:

Persyaratan Umum

Pada umumnya aturan pertama bagi orang yang hendak melakukan perjalanan sewaktu masa PPKM harus berusia paling tidak melebihi 12 tahun. Setelah itu orang yang melakukan perjalanan tersebut mampu memperlihatkan surat tes yang menyatakan negatif dari covid-19. Ditambah lagi dengan bukti kepemilikan atas sertifikat vaksin minimal untuk dosis tahap 1. Untuk poin memperlihatkan sertifikat vaksin ini dikecualikan bagi pihak tertentu.

Misalnya seperti orang yang mengadakan perjalanan dengan kebutuhan medis khusus sehingga tidak atau belum menjalankan kegiatan vaksinasi. Alasan medis semacam ini harus didasarkan atas keterangan yang berasal dari dokter yang sudah spesialis. Di samping itu penumpang diwajibkan supaya menggunakan masker secara benar yakni dengan menutup bagian hidung beserta mulut.

Larangan juga berlaku untuk kegiatan berbicara baik satu arah maupun dua arah menggunakan telepon maupun dengan cara langsung ketika di dalam kendaraan selama waktu perjalanan. Bagi waktu perjalanan yang ditempuh tidak sampai 2 jam, dilarang juga untuk makan sekaligus minum, kecuali dalam keadaan darurat seperti konsumsi obat.

Syarat Perjalanan PPKM Untuk Level 3 dan 4

Persyaratan yang ditetapkan menyangkut aturan perjalanan darat PPKM ini berlalu untuk sejumlah kendaraan. Yakni meliputi kendaraan yang bersifat umum, kemudian pribadi, bahkan angkutan penyeberangan antara wilayah Jawa menuju Bali maupun sebaliknya. Daerah yang masuk pembatasan mobilitas level 3 dan 4 diharuskan memperlihatkan kartu vaksin paling tidak untuk tahap pertama bagi yang ingin mengadakan perjalanan.

Ditambah juga dengan surat bebas dari virus Corona baik melalui tes RT-PCR dengan waktu pengambilan sampelnya maksimal 2×24 jam. Sementara jika lewat Rapid test antigen syarat pengambilan sampel dalam waktu paling lama hanya 1×24 jam, tentu Keduanya sebelum dilakukan keberangkatan.

Meskipun tes Rapid yang ditunjukkan berstatus negatif, namun apabila penumpang menunjukkan gejala atau indikasi virus Corona. Maka yang bersangkutan diminta untuk membatalkan perjalanan serta diharuskan untuk sesegera mungkin tes RT-PCR. Sekaligus disertai dengan isolasi mandiri sembari menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan keluar.

Syarat Perjalanan PPKM Untuk Level 1 dan 2

Berbeda dari yang level sebelumnya, daerah yang tergolong level 1 dan 2 ini orang yang ingin bepergian dalam jarak jauh tidak perlu memperlihatkan sertifikat vaksin. Walaupun demikian, penggunaan akan surat negatif covid-19 tetap diberlakukan, baik dari tes RT-PCR atau bisa juga dari tes Rapid.

Dengan ketentuan masa pengambilan sampel maksimal sama seperti di level 3 dan 4. Jika penumpang mengalami gejala akan virus Corona meskipun Rapid test yang dimiliki menyatakan status negatif. Maka dari itu pelaku perjalanan tersebut harus membatalkan perjalanannya dan segera tes RT-PCR lalu dilanjutkan dengan isolasi secara mandiri.

Demikian ulasan mengenai aturan perjalanan darat PPKM mulai dari level 1 hingga 4. Dimana setiap daerah memiliki aturan sendiri-sendiri tergantung level PPKM yang dimiliki. Misalnya untuk level 3 dan 4 dibutuhkan bukti sertifikat vaksin paling tidak pada tahap pertama sekaligus hasil tes yang menyatakan negatif covid-19. Sementara level 1 dan 2 tidak membutuhkan sertifikat vaksin, karena hanya memakai surat keterangan bebas Corona.

 

lilik sumarsih
Petualang,photographer dan penulis artikel tentang traveling dan alam liar

Leave a Reply

Top