Jangan Anggap Enteng! Ini Dampak Bullying bagi Kesehatan MentalBerita NasionalKesehatan Mental by lilik sumarsih - May 29, 20210 Bagikan Artikel Ini Bullying atau perundungan menjadi salah satu isu penting yang hingga saat ini masih harus mendapat perhatian. Begitu banyak korban bullying yang akhirnya kesulitan untuk melanjutkan hidup layaknya orang normal. Dampak bullying tak boleh dianggap enteng dan diabaikan begitu saja. Dibutuhkan kemauan yang kuat untuk mencegah bullying serta mengatasi dampak yang ditimbulkan.Mengenal BullyingBeragam jenis bentuk kekerasan yang mengarah ke tindakan langsung maupun tidak langsung masuk ke dalam kategori bullying. Bullying juga bisa diartikan sebagai tindakan penyerangan atau intimidasi dari satu pihak ke pihak lain. Bentuknya sangat beragam, bisa dengan kontak fisik langsung, tak langsung, verbal, nonverbal, juga pelecehan seksual.Mirisnya, sebagian besar kasus bullying terjadi di kalangan anak dan remaja. Hal ini disebabkan oleh faktor kondisi emosional anak serta remaja yang belum stabil di usianya. Lebih parahnya lagi tindakan bullying biasanya diawali dengan candaan. Sikap yang dianggap bercanda ini kemudian berkembang menjadi perundungan dan penindasan yang meninggalkan luka bagi sang korban.Seiring dengan berkembangnya zaman, kini kesempatan untuk melakukan perundungan semakin terbuka. Lewat cyber bullying, banyak orang semakin mudah untuk melecehkan dan menindas orang lain. Hanya lewat komentar singkat di media sosial, orang begitu mudahnya melemparkan kata-kata kasar yang menyakiti orang lain. Hal ini harus menjadi perhatian banyak pihak karena dampak yang ditimbulkan tidak main-main.Dampak bagi KorbanMereka yang menjadi korban atas tindakan bullying merasakan dampak yang luar biasa. Dampak ini memberikan perubahan besar bagi kondisi kesehatan mental para korban bullying. Berikut adalah beberapa dampak yang mungkin ditemukan pada korban tindak perundungan:1. Hilangnya Kepercayaan DiriBullying secara mudah membuat rasa percaya diri seseorang lenyap. Pada anak-anak kondisi ini sangat rentan terjadi. Perundungan biasanya dipicu karena ada kekurangan yang dimiliki oleh seseorang. Poin tersebut kemudian menjadi topik bagi anak-anak lain untuk melakukan bullying. Akibatnya, sang korban akan merasakan dirinya begitu kurang dan rasa percaya diri pun hilang.2. DepresiSalah satu dampak terparah yang bisa dialami oleh korban bullying adalah depresi. Dampak bullying yang satu ini tak boleh diremehkan karena bisa berdampak buruk. Bahkan banyak sekali korban bullying yang mengalami depresi kemudian memutuskan untuk menyakiti dirinya sendiri. Mulai dari konsumsi obat-obatan terlarang, minum alkohol, melukai diri sendiri, bahkan hingga bunuh diri.3. Kesulitan BerkonsentrasiKorban tindak perundungan akan sulit untuk berkonsentrasi. Kemampuan fokus mereka menurun karena terlalu banyak tekanan dari luar. Ucapan maupun tindakan kasar yang mereka terima akan membuat isi pikiran jadi lebih rumit. Korban bullying juga biasanya akan lebih sering terlihat sedih dan melamun.4. Takut BersosialisasiUsia anak dan remaja adalah masa yang tepat untuk bersosialisasi seluas mungkin. Sayangnya tindak perundungan akan membatasi kemampuan sosialisasi tersebut. Korban bullying akan merasa tersisihkan sehingga ingin menarik diri dari masyarakat. Biasanya korban akan lebih suka menyendiri agar tidak diganggu oleh teman-temannya. Kondisi ini bisa terus berlanjut dan membuat korban benar-benar menutup diri.5. Penurunan Kemampuan AkademisTindak perundungan akan membawa pengaruh bagi prestasi akademis korban. Korban akan sulit berkonsentrasi, tidak mampu belajar, dan minder dengan dirinya sendiri. Akibatnya, prestasi belajar di sekolah akan menurun. Penurunan prestasi ini juga akan memicu tindak perundungan semakin parah dan membuat korban semakin merasa depresi.6. Muncul Keinginan Balas DendamDampak bullying berikutnya yang bisa ditemui pada korban adalah munculnya keinginan balas dendam. Setelah menerima perlindungan dari teman-teman di sekitarnya, maka korban bisa saja punya keinginan membalas. Hati-hati, keinginan balas dendam dari seorang korban bullying bisa sangat parah dan tergolong nekat.Dampak bagi PelakuTernyata tidak hanya korban yang bisa menerima dampak dari tindakan bullying. Si pelaku juga akan menerima dampak yang tentu mengarah ke hal negatif. Pelaku bullying bisa saja mengalami depresi yang sama seperti korban. Rasa bersalah atas tindakan bullying yang dilakukan bisa memicu munculnya depresi dan mengarah pada hal-hal fatal seperti bunuh diri.Pelaku bullying juga akan kesulitan untuk mengendalikan emosinya. Jika si pelaku ini tidak mendapatkan pertolongan yang tepat maka berpotensi untuk melakukan tindak kekerasan lebih kejam di masa depan. Semakin banyak orang yang bisa menjadi korban dan kemungkinan pelaku untuk mengalami depresi juga semakin besar.Membantu Korban BullyingSemua orang punya tugas yang sama untuk memerangi bullying agar tak ada lagi korban-korban berjatuhan. Dampak yang ditimbulkan dari tindakan bullying memang sangat berat. Berikut adalah beberapa tindakan yang bisa dilakukan demi membantu meminimalkan dampak bullying:Berikan layanan konseling tanpa menghakimiArahkan ke kegiatan lain yang bermanfaatBerikan wadah bagi anak untuk menyalurkan hobiAjak anak masuk ke lingkungan sosial yang lebih positifAjak pelaku bullying untuk berbicara dari hati ke hatiBerikan semangat dan motivasi bagi korban maupun pelakuPeran orang tua dan guru di sekolah sangat penting untuk kembali menumbuhkan rasa percaya diri korban bullying. Mereka juga punya peran besar untuk mengendalikan pelaku bullying agar menyadari bahwa tindakan yang dilakukan salah. Hukuman bisa jadi pilihan jika pelaku bullying terus melakukan perundungan bahkan mengarah ke tindakan yang semakin parah.Mencegah BullyingPencegahan bullying juga perlu dilakukan sedini mungkin agar tak lagi muncul kasus serupa. Orang tua punya peran penting dalam membentuk karakter anak agar tidak memiliki potensi untuk menjadi pelaku bullying. Penanaman rasa percaya diri juga kemampuan menumbuhkan simpati sangat dibutuhkan. Ajak anak berkomunikasi agar tak ada lagi kasus bullying akibat kelalaian orang tua.Contoh dari orang tua juga sangat berpengaruh dalam membentuk karakter anak. Anak adalah peniru yang sangat mahir. Tunjukan kepada anak tentang pentingnya menaruh simpati dan berbuat baik pada orang lain. Berikan contoh bagaimana cara yang tepat memperlakukan teman.Dampak bullying begitu besar, bagi korban maupun pelaku. Semua orang berhak untuk memiliki perjalanan hidup yang indah tanpa mendapat tekanan dari pihak lain. Perangi bullying mulai dari diri sendiri dan orang-orang terdekat. Jika ada kasus bullying di depan mata, segera lakukan tindakan atau minta pertolongan dari orang lain.