Tanah air tercinta, Indonesia, hingga detik ini terus melakukan pembangunan dan mengerjakan berbagai program yang mendukung. Tentu tujuan pembangunan tersebut adalah demi tercapainya kesejahteraan juga kenyamanan bagi semua rakyat. Reformasi perpajakan atau tax reform menjadi salah satu bentuk usaha bagi tanah air agar bisa mendapatkan pasokan dana yang memadai demi kelancaran pembangunan.
Makna Tax Reform
Tax reform itu sendiri merupakan program perubahan sistem perpajakan yang bersifat menyeluruh. Perubahan tersebut mencakup pembenahan administrasi pajak, perbaikan regulasi pajak, juga peningkatan basis pajak. Program ini diharapkan bisa membenahi berbagai aspek penting dalam bidang pajak yang berlaku di tanah air.
Tax reform juga dapat dimaknai sebagai suatu proses yang mengubah tahap pengumpulan pajak. Cara mengubahnya adalah dengan melakukan perbaikan di bagian administrasi, regulasi, juga peningkatan basis pajak. Lalu siapa saja yang ambil peran dalam tax reform? Jawabannya adalah semua masyarakat, pegawai pajak, juga lembaga yang terkait dengan pajak.
Tujuan dari tax reform atau reformasi perpajakan ini adalah menjadikan Direktorat Jenderal Pajak sebagai institusi yang semakin kuat, kredibel, juga akuntabel. Tentunya tax reform juga diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat. Diharapkan masyarakat bisa merasakan keuntungan dan kemakmuran dengan adanya program tax reform tersebut.
Alasan yang Mendasari
Tentu program reformasi ini tidak diadakan tanpa alasan. Ada alasan kuat yang mendasari program tax reform harus dijalankan di Indonesia. Berikut adalah 5 alasan penting yang membuat tax reform dibutuhkan di tanah air:
1. Kesadaran Pajak yang Rendah
Indonesia menjadi salah satu negara dengan tingkat kesadaran wajib pajak yang masih sangat rendah. Bisa dilihat bahwa masih ada banyak orang yang tidak paham dirinya telah berstatus wajib pajak. Banyak juga yang sudah berstatus wajib pajak namun tak ingin melakukannya. Tax reform diharapkan bisa membantu masyarakat agar semakin sadar wajib pajak.
2. Target Pajak yang Meningkat
Setiap tahunnya, target pajak di Indonesia terus meningkat. Hal ini tentu juga dipengaruhi oleh kebutuhan pembangunan yang harus dipenuhi. Jika target pendapatan pajak terus meningkat dan sulit terpenuhi maka harus dilakukan perubahan. Tax reform diharapkan menjadi solusi yang bisa membantu negara untuk memenuhi target pajak tersebut.
3. Jumlah SDM yang Tidak Sebanding
Reformasi perpajakan dibutuhkan di Indonesia karena jumlah SDM yang tidak seimbang dengan peningkatan jumlah wajib pajak. Hal ini menyebabkan perolehan pajak menjadi tidak sesuai dengan angka yang ditargetkan. Masalah ini diharapkan bisa teratasi lewat adanya tax reform yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pajak.
4. Kemajuan Teknologi
Tak bisa dipungkiri bahwa memang teknologi terus berkembang. Kemajuan teknologi menuntut masyarakat untuk terus berubah. Tentu tak bisa jalan di tempat dengan teknologi yang terus bergerak maju. Tax reform diharapkan bisa menjadi sistem yang mengimbangi perubahan teknologi sehingga penerimaan pajak semakin efektif.
5. Adanya Perkembangan Transaksi
Saat ini transaksi perdagangan di Indonesia terus berkembang. Perkembangan ini tentu juga harus disertai oleh sikap antisipasi dari pemerintah. Tax reform dianggap sebagai salah satu bentuk antisipasi yang bisa diberikan terhadap adanya perkembangan transaksi di bidang perdagangan.
Peraturan perpajakan yang berlaku di Indonesia ini menjadi landasan bagi masyarakat dalam membayar pajak. Begitu juga bagi petugas pajak, aturan perpajakan akan menjadi acuan dalam mengelola pajak negara. Tentu dibutuhkan perubahan agar aturan tersebut bisa terus mengikuti perkembangan zaman dan semakin fleksibel.
Tahap Tax Reform
Sistem reformasi ini tidak berlangsung dalam satu waktu singkat. Dibutuhkan tahap demi tahap agar tax reform bisa berjalan dan memberikan dampak yang jelas bagi masyarakat. Berikut adalah 5 tahap reformasi perpajakan yang sebaiknya dipahami dengan baik oleh warga negara sadar pajak:
- Tahap pertama 1983-1985
- Tahap kedua 1994
- Tahap ketiga 1997
- Tahap keempat 2000
- Tahap kelima 2002-2009
Setiap tahap tax reform memiliki detail perubahan yang berbeda-beda. Aturan yang diubah juga berbeda mengikuti kebutuhan juga perkembangan. Tentu setiap tahapan akan membawa perubahan yang membawa masyarakat ke arah yang lebih baik. Tax reform diharapkan bisa menjadi solusi yang membawa sistem perpajakan Indonesia menjadi lebih efektif dan efisien.
Tax Reform 2021-2024
Kini pemerintah merencanakan berjalannya sistem tax reform untuk periode tahun 2021-2024. Tujuan dilakukan tax reform di masa ini tentu juga sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun tentu ada isu lain yang akan berpengaruh besar pada tax reform periode ini. Tak lain dan tak bukan adalah pandemi COVID-19 yang hingga kini masih melanda.
Seperti kita tahu bahwa pandemi COVID-19 membawa banyak perubahan bagi kondisi perekonomian di tanah air. Hal ini tentu membutuhkan tindakan penanganan yang tepat sasaran. Reformasi perpajakan diharapkan bisa menjadi upaya efektif untuk mendorong percepatan pemulihan kondisi ekonomi tanah air.
Selain didorong oleh pandemi COVID-19, tax reform di periode kali ini juga diterapkan karena dunia digital yang semakin berkembang. Digitalisasi di bidang perpajakan sebaiknya segera dilakukan secara optimal. Hal ini penting untuk dilakukan demi mendukung kerja pengelola pajak juga para wajib pajak yang akan memenuhi kewajibannya.
Dua Tujuan Penting
Tax reform periode 2021-2024 ini memiliki dua tujuan penting yang harus dipahami bersama. Tujuan pertama adalah mendorong laju pertumbuhan ekonomi. Sementara itu tujuan kedua adalah melakukan optimalisasi penerimaan pajak. Agar bisa mencapai kedua tujuan tersebut dibutuhkan kebijakan-kebijakan yang tepat agar pencapaian tujuan bisa dilakukan dalam waktu singkat.
Untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi, pemerintah ingin memberikan insentif tepat sasaran serta mengurangi beban kegiatan dalam dunia usaha. Sementara itu untuk mencapai optimalisasi penerimaan pajak maka bisa dilakukan penambahan objek dan subjek pajak yang baru. Kepatuhan wajib pajak juga harus ditingkatkan. Selain itu pengawasan dan penegakan hukum juga sangat dibutuhkan.
Tax reform juga membutuhkan perbaikan tata kelola serta administrasi di bidang pajak. Hal ini juga penting untuk membantu optimalisasi penerimaan pajak nasional. Reformasi perpajakan di periode 2021-2024 ini diharapkan bisa berjalan dengan sukses sesuai rencana yang sudah ditetapkan. Selain itu diharapkan pula hasilnya bisa membawa kesejahteraan bagi semua masyarakat secara merata.