You are here

Bill Gates dan Melinda Cerai Setelah 27 Tahun Menikah, Apa Kemungkinan Penyebabnya?

Bill Gates dan Melinda Cerai
Bagikan Artikel Ini

Berita mengejutkan datang dari filantropis dan juga co-founder Microsoft, Bill Gates dan Melinda cerai. Perceraian ini tentunya merupakan berita yang sulit dipercaya karena mereka selalu tampak adem ayem. Keduanya bahkan juga terlibat dalam mengelola yayasan charity yang fokus terhadap masalah kemanusiaan berskala dunia.

Saking mengejutkannya, kabar perceraian mereka sampai menjadi trending topic di Twitter. Pasangan yang selalu harmonis ini sering jadi rujukan banyak orang di dunia. Misalnya, walaupun mereka adalah billionaire namun kompak memilih gaya hidup sederhana. Apa sebenarnya penyebab mereka bercerai?

Menikah 27 tahun Berujung Perceraian

Menjadi salah satu pasangan paling kaya nyatanya malah membuat Melinda dan Bill Gates akhirnya mengakhiri pernikahan yang telah berlangsung lebih dari dua dekade itu. Keduanya pertama kali bertemu pada sebuah makan malam perusahaan tempat mereka bekerja, Microsoft. Melinda merupakan Product Manager pada saat itu.

Setelah 7 tahun berkencan, akhirnya pasangan ini menikah pada tahun 1994 di Kepulauan Lanai, Hawaii. Dikabarkan ini menjadi pernikahan paling privat dan mahal karena sampai harus menyewa local helicopters untuk menghentikan tamu tak diundang datang.

Statement perceraian mereka sampaikan lewat akun twitter dimana dikatakan bahwa keputusan ini diambil setelah melalui pemikiran mendalam serta usaha keras. Dikatakannya lagi bahwa mereka bersyukur bisa membesarkan anak-anak yang menakjubkan. Juga bersama-sama membangun yayasan untuk orang di dunia ini supaya memiliki hidup lebih sehat serta produktif.

Masih dari pernyataan mereka, dikatakan kalau walaupun keduanya bercerai, kerjasama di foundation tetap berjalan namun memang tidak ada yang bisa dilakukan lagi sebagai pasangan. Untuk itu,  mereka meminta ruang dan privasi untuk keluarga untuk mulai menyusun hidup baru.

Kabar Biil dan Melinda cerai ini terjadi tepat setelah anak ketika mereka berulang tahun ke 18. Perceraian pasangan harmonis ini juga terjadi 2 tahun berselang setelah billionare Amazon, Jeff Bezoz juga memutuskan mengakhiri pernikahannya dengan Mackenzie.

Penyebab cerainya goal couple ini masih belum jelas namun tampaknya Melinda memang ingin lepas dari bayang-bayang Bill. Seperti yang secara tidak langsung ia katakan pada sebuah wawancara ketika peluncuran surat tahunan untuk perusahaan di tahun 2013. Bahwa dalam proses penulisan itu Melinda meminta Bill mengizinkannya menjadi co-author dan malah berujung pertengkaran.

Gates beranggapan bahwa tidak ada yang salah dengan bagaimana surat tahunan ditulis selama ini dan tak melihat alasan cara penulisan harus berubah. Walaupun akhirnya Melinda dibolehkan menulis beberapa bagian surat, hal ini diawali dengan pertimbangan yang alot dari Bill.

Lama Menikah Bukan Jaminan Akan Langgeng

Bercerai tampaknya akan jadi babak baru bagi Melinda karena akhirnya bisa berdiri sendiri tanpa bayang-bayang Gates. Pada pengajuan perceraiannya, ia bahkan menyebut pernikahannya sudah tidak bisa diperbaiki lagi. Walaupun nantinya tetap aktif di yayasan yang mereka bangun bersama, Melinda akan memilih jalur solo sebagai aktivis untuk hak-hak perempuan.

Di awal pernikahannya, Melinda merasakan kesulitan membagi peran antara mengelola rumah tangga dan menjadi ibu. Bil, dikatakannya, akhirnya bersedia membantunya seperti mengantar anak ke sekolah yang kemudian menjadi rutinitas suaminya itu. Apa yang dilakukan pucuk pimpinan Microsoft itu ternyata menginspirasi ayah-ayah lain. Selain itu, ia juga membantu pekerjaan rumah.

Bukannya mereka tidak berusaha menjaga kesetaraan, contohnya adalah keputusan untuk selalu tampil bersama dalam wawancara-wawancara terkait yayasan amal mereka. Namun, seiring waktu, pernikahan mereka tampaknya terus memburuk dan tidak bisa diperbaiki.

Sebenarnya, apa yang mungkin bisa jadi penyebab Bill Gates dan Melinda cerai padahal sudah menikah begitu lama? Pasalnya, Jeff Bezoz juga belum lama ini memutuskan bercerai dari istrinya. Ini daftar kemungkinan pemicunya:

1. Tindakan Perselingkuhan

Berlaku tidak jujur terhadap pasangan kemudian menaruh hati pada orang lain seringkali jadi penyebab retaknya rumah tangga tak perduli berapa lama usianya. Kehadiran pihak ketiga ini bisa dipicu karena hubungan yang mulai membosankan, datar, dan kurang intim. Pasangan mencari apa yang tak bisa ia dapat kepada orang luar.

Terkadang, hal ini terjadi tanpa disengaja dan ditengarai merupakan tanda atau gejala adanya masalah dalam rumah tangga. Jika tidak disikapi dengan bijak, perselingkuhan ini pasti berakhir dengan perpisahan.

2. Mendambakan Hal yang Lebih Baik

Menjalani pernikahan selama puluhan tahun tidak menjamin bahwa tujuan hidup tetap sama. Umumnya, sebelum menikah seseorang memiliki cita-cita atau hal yang harus dicapai. Dengan berjalannya waktu perkawinan, tujuan itu bisa mengalami perubahan yang disebabkan oleh berbagai hal seperti pengaruh lingkungan, keadaan sesudah menikah, dan lain-lain.

Contohnya, ketika usia menginjak 50an, bisa jadi keinginan berbeda dengan saat awal menikah di usia 25 tahun misalnya. Seringkali pasangan tidak sejalan menanggapi keinginan ini. Titik temu yang tak kunjung ada membuat banyak pasangan memilih mengakhiri pernikahan.

3. Ingin Membebaskan Diri

Pernikahan tidak jarang menjadi belenggu tersendiri untuk beberapa orang. Misalnya, istri yang sebelumnya bekerja terpaksa berhenti ketika menikah. Disaat ia kembali mendapatkan pekerjaan, istri merasa lebih kuat berdiri sendiri tanpa adanya dukungan suami. Apalagi jika suami termasuk yang protektif dan terlalu membatasi.

Keinginan untuk bebas ini jika tidak disikapi secara dewasa dan bijak bisa membuat pernihakan berakhir. Perceraian sering dipilih oleh pasangan yang tidak sanggup lagi mengkomunikasikan masalah kebebasan diri ini. Padahal, walaupun sudah menikah, seseorang tetaplah individu yang memiliki keinginan dan hasrat pribadi dan harus terpenuhi.

4. Ada Rasa Kosong Karena Anak Sudah Besar

Buah hati adalah penguat pernikahan. Ketika mereka kecil, suami istri bahu membahu membesarkan dan mendidik mereka. Ketika anak beranjak dewasa, mandiri, dan menikah, mereka akan pergi meninggalkan rumah. Tinggalah pasangan berdua saja dan ini bisa menimbulkan kekosongan apalagi jika jalinan emosi antara orang tua dan anak tidak kuat.

Kekosongan ini memunculkan keinginan untuk berpetualang mencari sesuatu yang baru. Hal inilah yang terkadang tidak sejalan dengan apa yang diinginkan pasangan. Tidak jarang suami merasa tidak kenal lagi dengan istri begitu pula sebaliknya.

5. Masa Pensiun

Menikmati waktu berdua tanpa disibukkan dengan pekerjaan tampaknya adalah impian indah. Namun bagi sebagian pasangan, ini justru menimbulkan kejemuan. Setiap hari melihat orang yang sama justru tidak menimbulkan sensasi rindu lagi. Maka, tidak jarang perceraian dipilih karena tidak ingin terjebak bersama orang yang sama selamanya.

Bill Gates dan Melinda cerai memang menggemparkan serta membuat publik bertanya-tanya. Tetapi, perceraian keduanya justru bisa dijadikan pelajaran bagi para pasangan agar lebih menghargai komitmen yang dibuat ketika menikah dulu.

Sumber:

https://health.grid.id/read/352680167/bill-dan-melinda-gates-bercerai-5-alasan-mengapa-menikah-puluhan-tahun-bisa-pisah?page=all

https://www.bbc.com/news/world-us-canada-56975466#:~:text=Bill%20and%20Melinda%20Gates%20have,marriage%2C%22%20the%20pair%20tweeted.

https://www.scmp.com/news/world/united-states-canada/article/3132163/bill-and-melinda-gates-divorce-look-back-how-they

https://www.reuters.com/world/us/bill-gates-melinda-gates-say-have-made-decision-end-their-marriage-2021-05-03/

 

lilik sumarsih
Petualang,photographer dan penulis artikel tentang traveling dan alam liar

Leave a Reply

Top