You are here
Home > Berita Nasional >

Kuliner UMKM di Kesawen Menjelma Jadi The Kitchen of Asia

Kuliner UMKM di Kesawan
Bagikan Artikel Ini

Keberadaan kuliner UMKM di Kesawen, menurut Wali Kota Medan, Bobby Nasution akan menjelma jadi The Kitchen of Asia. Peluang ini sangat baik dalam situasi saat ini dimana perekonomian mulai bangkit. Pengelolaan serta penataan kawasan Kesawan ke depan akan menjadi tanggung jawab pemerintah kota Medan dengan jajaran Organisasi Perangkat Daerah atau ODP Medan.

Optimalisasi Kuliner UMKM di Kesawen

Kesawen merupakan daerah di kota Medan yang akan menjadi pusat kuliner untuk menopang perekonomian UMKM. Dimana usaha mikro bisa mengembangkan bisnisnya. Daerah Kesawen juga merupakan situs bersejarah serta kota tua yang ada di Medan ini menjadi pusat kuliner yang paling luas.

Menurut wali kota Medan, upaya tersebut dilakukan agar masyarakat mulai memutar roda perekonomian terutama di sektor mikro. Yang mana kuliner ini bisa jadi alternatif tujuan wisata kota Medan. Tidak hanya akan menikmati ragam kuliner tapi juga menikmati keindahan lukisan dinding sepanjang daerah Kesawen.

Untuk meningkatkan pendapatan daerah, daerah Kesawen memang menjadi target adanya pengelolaan tata kota. Juga menggandeng banyak UMKM untuk turut serta dalam mewujudkan The Kitchen of Asia di kota Medan. Sebenarnya, tidak hanya di daerah Kesawen saja, namun wali kota Medan juga akan melakukan optimalisasi di berbagai titik strategis yang ada di Medan.

Keberadaan pusat kuliner kota Medan ini tentu akan menarik perhatian para wisatawan. Roda perekonomian semakin maju serta mampu memberikan dampak yang baik terutama bagi pelaku UMKM Kesawen. Menciptakan pusat kuliner dengan konsep yang menarik sekaligus wisata bisa jadi daya tarik baru bagi kota Medan.

Peran Serta Kuliner UMKM di Kesawen

Kesawen City Walk yang menjadi bagian dari tempat menampung semua kuliner UKMK Kesawen diKota Medan harus jelas pengelolaannya. Menurut Ali, Anggota DPR Medan mengatakan bahwa kejelasan Kesawen City Walk yang berubahn mejadi The Kitchen of Asia serta menampung seluruh kuliner di Medan.

Dengan adanya pusat kuliner ini, sudah pasti menjadi peluang baru dan tempat paling sering dikunjungi. Daerah Kesawen yang berubah jadi daerah kuliner wisata Medan menarik perhatian para wisatawan untuk berkunjung ke Medan. Kemudian adanya City Walk di kesawen ini akan menambah pendapatan asli daerah atau PAD untuk kota.

Upaya pemerintah kota Medan dalam memberikan peluang baru UKMK di Indonesia sangat penting saat ini. Pasalnya sebelum pandemi, UMKM  sempat terpuruk dan semakin melemah, tidak hanya di Medan saja tapi juga di kota lainnya. Keberadaan UMKM menjadi tonggak perekonomian yang ada di kota manapun salah satunya Medan.

Dukungan Berbagai Pihak

Kebangkitan UMKM di setiap kota, apalagi Medan memberikan solusi untuk bisa menambahkan pendapatan pribadi serta daerah. Dukungan UMKM juga datang dari Koperasi dimana ada sekitar 113 UMKM yang berada pada kawasan City Walk Medan.

Wali Kota Medan, Bobby juga mulai meresmikan pembayaran parkir secara elektronik yang sudah usai dengan fasilitas lainnya. harapan dari pemkot Medan adanya kebangkitan UMKM ini bisa mengembalikan roda perekonomian dan daya beli masyarakat.

Sebanyak 102 pedagang sudah mengikuti vaksinasi sebagai upaya untuk melindungi diri dari covid-19. Juga memulai kondisi yang lebih baik lagi untuk bisa terus optimalisasi berjualan di kawasan Kesawen tersebut. Hal ini juga memicu daerah lainnya untuk bisa menerapkan perkembangan usaha di sektor UMKM.

Bobby, selaku Walikota Medan juga mengajak para warga lainnya untuk ikut berdagang dengan syarat yang telah ditetapkan. Seperti, usaha milik pribadi, domisili Medan, melampirkan fotocopy KTP, KK serta izin usaha. Yang nantinya persyaratan tersebut berguna untuk meloloskan perizinan di Kesawen.

 

 

lilik sumarsih
Petualang,photographer dan penulis artikel tentang traveling dan alam liar

Leave a Reply

Top