Mudik Lebaran Akan Dikoordinasikan dengan Satgas Covid-19Berita Nasional by Liana Sandev - March 17, 2021March 17, 20210 Bagikan Artikel IniPojokjakarta.com – Lebaran 2021 akan tiba. Akan banyak orang yang bekerja di kota pulang kampung untuk bertemu dengan sanak keluarga. Mudik lebaran akan dikoordinasikan dengan satgas Covid-19 karena memang kondisinya masih Pandemi.Hal tersebut dilakukan demi mencegah adanya penyebaran Covid-19 yang lebih luas. Karena, tidak ada jaminan jika orang yang berada di perantauan tidak membaca virus ketika mereka pulang ke kampung halaman. Maka dari itu, protokol mudik akan dikoordinasikan.Kemenhub Tidak Melarang dan MengizinkanKementerian Perhubungan, tidak melarang ataupun mengizinkan masyarakat untuk mudik. Sehingga, silahkan saja mudik namun tetap harus tes dan menjaga protokol kesehatan. Jika dinyatakan positif, maka isolasi terlebih dahulu dan tidak diperkenankan untuk mudik.Kedepannya, Kemenhub akan membahas permasalahan mudik lebaran 2021 ini. Karena memang harus terlebih dahulu dikoordinasikan. Sehingga satgas bisa memberikan protokol yang jelas dalam aturan mudik lebaran 2021 ini.Penerapan Prokes dan Tracing Secara KetatDalam rangka antisipasi lonjakan penumpang pada masa mudik lebaran 2021, pemerintah akan tetap menerapkan protokol kesehatan dan tracing secara ketat. Hal itu semata-mata agar rantai penularan Covid-19 bisa terputus.Sehingga masyarakat yang mudik tidak menyebarkan Virus Covid-19 ke kampung halaman mereka. salah satu langkahnya adalah mempersingkat masa berlaku alat skrining Covid-19. Sehingga antisipasi tersebut bisa membuahkan hasil yang baik.Tetap Harus Menegakkan Protokol KesehatanDalam kondisi apapun, termasuk mudik, menjaga protokol kesehatan tentu harus tetap ada. Maka dari itu, Kemenhub memberikan satu isyarat kepada masyarakat yang mudik untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Sehingga diharapkan untuk tetap menjaga jarak, memakai masker, dan menggunakan pakaian yang safety.Dalam kondisi Pandemi seperti ini, mudik tetap diperbolehkan. Namun tetap harus mematuhi protokol kesehatan. Jika masyarakat yang mudik tidak mematuhi aturan tersebut, maka akan ada sebuah tindakan tegas. Karena hal tersebut bisa berpotensi menularkan virus Covid-19.Mengingat virus Covid-19 sudah mengalami mutasi beberapa kali, maka masyarakat harus lebih sadar. Jika kita semua tidak mawas diri, maka bukan mustahil virus ini akan kembali menyerang dan menjangkiti masyarakat Indonesia.Penanganan Masih dalam PembahasanJuru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan jika kebijakan mudik lebaran 2021 ini masih dalam tahap pembahasan. Sehingga, kedepannya akan muncul kebijakan terkait mudik ini. Masyarakat dihimbau untuk mentaatinya.Satgas Covid-19 tentu akan sangat meninjau tentang aturan mudik 2021. Langkah ini diambil demi mencegah melonjaknya angka Covid-19 yang pernah terjadi di tahun sebelumnya. Budaya Mudik di Indonesia ini memang harus ditindak dengan bijak.Masyarakat yang bekerja di kota, diharapkan untuk mematuhi segala aturan yang nantinya diambil oleh satgas bersama pemerintah. Hal tersebut semata-mata untuk mencegah lonjakan kenaikan kasus Covid-19 di tahun kedua ini.Masyarakat Diimbau Tetap Mawas DiriSetelah diberitakan oleh banyak kanal berita akan mutasi Virus Covid-19, masyarakat diimbau tidak acuh pada covid-19 ini. Penularan bisa terjadi dimanapun, sehingga masyarakat tidak boleh lupa diri jika kita masih berada di era Pandemi Covid-19.Apapun yang dilakukan, termasuk mudik, jangan lupakan untuk mentaati protokol kesehatan. Memakai masker yang baik akan menghambat penularan Covid-19. Sehingga, semua pihak dimohon untuk bersinergi.Berita mudik lebaran akan dikoordinasikan dengan satgas Covid-19 ini tentu menjadi kabar bahagia untuk masyarakat. Namun, tetap harus menegakkan protokol kesehatan dan menaati aturan yang dibuat oleh pemerintah.