You are here
Home > Berita Nasional >

Lurah di Depok Buat Hajatan, Satpol PP Segel Tempat Resepsi!

Lurah di Depok Buat Hajatan Satpol PP Segel Tempat
Bagikan Artikel Ini

Pojokjakarta.comTengah viral seorang lurah di Depok sedang mengadakan hajatan di tengah kondisi PPKM Darurat. Kabar ini tentu saja miris terjadi di tengah kondisi masyarakat yang panik dan darurat Covid-19.

Maka tidak heran jika Satpol PP langsung menindak dengan tegas hajatan tersebut. Putusan Satpol PP menyegel tempat itu dan memberikan Lurah di Depok yang mengadakan hajatan.

Hajatan untuk Resepsi Pernikahan

Resepsi yang digelar oleh lurah di Depok tersebut adalah resepsi pernikahan. Acara direncanakan akan berjalan sesuai dengan rencana. Pelaksanaannya tentu saja hampir seperti tidak ada Covid-19.

Tentu saja, hal tersebut menuai respon keras di masyarakat. Mengingat sekarang adalah masa PPKM Darurat yang dilakukan untuk menekan kasus positif Covid-19. Malah lurah di Depok tersebut mengundang massa dan tentunya melawan ketentuan ini.

Apapun acaranya, pada dasarnya di masa yang seperti ini tentunya sangat berbahaya diadakan sebuah hajatan. Apalagi pernikahan yang besar dan mengundang banyak orang yang memicu sebuah perkumpulan dan pelanggaran prokes.

Tampak terlihat nyaman-nyaman saja, acara tersebut dihadiri oleh banyak orang dan ramai. Sehingga membuat video tersebut viral. Bukan karena apa, sebab tidak ada orang yang akan berani melakukan tindakan seperti itu. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini.

Pejabat Pemerintahan yang Lalai

Setelah disegel, resepsi pernikahan tersebut dihentikan oleh Satpol PP. Pihak yang mengadakan hajatan (dalam hal ini Lurah), ditindak oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Kelalaian pejabat pemerintahan ini tentunya menuai kritik. Jika bagian pemerintahannya saja seperti itu, apalagi rakyatnya?

Tidak ada jaminan siapapun yang melakukan pelanggaran Prokes di masa Pandemi ini akan diciduk. Termasuk dalam hal ini Lurah yang bersangkutan. Meskipun ia adalah lurah, aturan dibuat untuk ditegakkan, sehingga ketika ia lalai, maka harus ditindak dengan tegas.

Satpol PP tentunya tidak mengurusi hal tersebut. Satpol PP hanya bertugas di lapangan dalam hal penyekatan dan penyegelan tempat resepsi. Setelah itu, semua warga yang berada di tempat tersebut dibubarkan.

Penyegelan Ketika Acara Berlangsung

Satpol PP yang bertugas di acara resepsi Lurah di Depok tersebut bertugas ketika acara berlangsung. Sehingga peringatan tersebut benar-benar dilakukan dengan tegas dan lugas. Sehingga bisa menimbulkan dampak yang baik bagi masyarakat.

Satpol PP membuat masyarakat sekitar takut dan jera untuk mengunjungi acara-acara semacam itu di masa Pandemi Covid-19. Apalagi dalam hal ini, lurah yang bersangkutan juga ikut diamankan.

Lurah saja diciduk, apalagi masyarakat biasa. Hal itulah yang hendak ditanamkan petugas pada masyarakat sekitar agar lebih tunduk dan patuh melakukan aturan-aturan dari kebijakan Presiden terkait PPKM Darurat ini.

Pada saat penyegelan tersebut, masyarakat benar-benar melihat secara runtut bagaimana prosesnya. Sehingga, kejadian semacam ini tidak akan terulangi lagi di lingkungan masyarakat lain.

Masyarakat Berjoget Bersama

Sebelum proses penyegelan, terlihat masyarakat tengah sibuk berjoget bersama.  Menari-nari tanpa berpikir akan terjadi apa-apa. Hal tersebut adalah sebuah bentuk ketidakpedulian  masyarakat dengan Pandemi ini.

Mungkin bisa dikatakan, mereka sudah bosan menerapkan protokol kesehatan dan tetap mengambil resiko untuk bersenang-senang dan berkerumun di sebuah acara hajatan pernikahan.

Namun setelah disegel, mereka semua dibubarkan dan acara dihentikan. Seharusnya, penyegelan ini tidak sampai terjadi. Kesadaran harus dimiliki oleh semua lapisan masyarakat, sehingga terjadi simbiosis yang sempurna untuk menekan angka positif Covid-19.

Tidak Menggunakan Masker

Satu hal yang disayangkan juga dari acara tersebut adalah kondisi masyarakat yang benar-benar terkesan tidak peduli dengan Pandemi Covid-19. Bahkan dari mereka tidak menggunakan masker ketika berjoget.

Sehingga, jangankan menerapkan protokol kesehatan, memakai masker saja tidak. Apalagi menjaga jarak ataupun protokol kesehatan lainnya. Maka tidak heran jika Satpol PP benar-benar menindak tegas acara tersebut.

Mengingat Depok adalah salah satu daerah yang berpotensi besar terjadi penularan Covid-19, maka tidak heran jika acara tersebut dihentikan. Karena memang sangat berbahaya acara-acara yang sama sekali tidak menerapkan protokol seperti itu.

Pada dasarnya, menggunakan masker adalah sebuah tindakan yang sangat simpel dan sederhana. Namun masyarakat di daerah tersebut sudah tidak peduli. Sehingga mereka tidak memikirkan PPKM Darurat ketika berjoget saat sebelum penyegelan dilakukan.

Petugas Bubarkan Tamu

Di dalam video tersebut, terlihat petugas juga berusaha untuk membubarkan tamu yang ada di acara resepsi. Hal ini tentu saja merupakan tindakan tegas dari masyarakat untuk menggagalkan acara-acara yang berpotensi menyebabkan mewabahnya Pandemi ini.

Mengingat sedang ada varian Covid-19 yang lebih kuat, masyarakat harusnya semakin mawas diri. Tidak malah mengadakan acara-acara semacam itu yang membuat potensi penularan semakin besar. Apalagi seorang pejabat pemerintahan sekelas lurah.

Lurah seharusnya menjadi contoh untuk masyarakatnya. Seorang pimpinan harus bisa menekan keinginan agar menjadi percontohan warganya. Jika pemerintah yang memberikan kebijakan PPKM darurat, maka seharusnya semua elemen masyarakat tunduk dan patuh terhadap keputusan tersebut.

Karena jika pemerintahannya saja tidak kompak, apalagi masyarakatnya. Tidak heran kasus ini menuai kritik dari masyarakat. Sosok lurah di Depok tersebut seharusnya tidak menjadi contoh. Karena bagaimanapun, kondisi ini semua adalah konsekuensi bersama.

Tidak ada yang kebal hukum dari keputusan pemerintah yang sudah dibuat bulat. Maka dari itu, entah lurah dari Depok maupun lurah dari daerah lainnya, harusnya menjadi percontohan publik jika pemerintah di lapisan paling bawah sekalipun benar-benar yakin jika PPKM darurat ini bisa menjadi promotor perlawanan Covid-19 yang paling efektif.

 

Leave a Reply

Top