Sertu Ichwan Asal Magelang Gugur di Lebanon, Tinggalkan Istri dan Bayi 7 BulanBerita Nasional by Maman Soleman - April 1, 20260 Bagikan Artikel IniKabar duka kembali menyelimuti dunia militer Indonesia. Sertu Ichwan asal Magelang gugur di Lebanon pada Senin, 30 Maret 2026. Prajurit TNI yang bernama lengkap Muhammad Nur Ichwan ini tewas saat menjalankan misi perdamaian PBB.Sertu Ichwan merupakan warga Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Ia meninggalkan seorang istri dan bayi perempuan berusia tujuh bulan.Kronologi Gugurnya Sertu Ichwan di LebanonInsiden tragis terjadi saat konvoi yang ditumpangi Sertu Ichwan terkena ledakan ranjau. Saat itu, rombongan tengah melakukan misi evakuasi. Mereka hendak mengevakuasi jenazah Praka Farizal Romadhon yang gugur lebih dulu.Kendaraan Sertu Ichwan berada di posisi depan konvoi. Ketika melintas di jalur rawan konflik, ledakan dahsyat terjadi. Nyawa tenaga kesehatan TNI ini tidak dapat diselamatkan.Selain Sertu Ichwan, satu prajurit lain juga gugur. Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar turut menjadi korban. Dua prajurit lainnya mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.Profil dan Karier Militer AlmarhumSertu Ichwan adalah bintara muda berusia 25 tahun. Ia lahir di Magelang pada 12 Mei 2000. Karier militernya dimulai sejak muda.Almarhum tercatat menempuh pendidikan militer pada Secaba PK Tahun 2019. Ia bertugas di Kesdam Udayana, Bali dengan jabatan Bakesdam IX/Udayana.Sertu Ichwan menjalankan misi di Lebanon sejak April 2025. Keberangkatannya tidak lama setelah perayaan Lebaran. Seharusnya ia pulang ke Tanah Air pada Mei 2026.Sosok Sertu Ichwan di Mata KeluargaHanadita Anjani, istri almarhum berusia 26 tahun. Ia mengenang suaminya sebagai sosok yang luar biasa. Sertu Ichwan sangat penyayang dan mencintai keluarga.Komunikasi keduanya tetap terjaga meski terpisah jarak. Almarhum bahkan membeli kartu khusus agar bisa tetap berkomunikasi. Pesan terakhirnya sangat menyentuh hati.Sertu Ichwan sempat mengirim pesan panjang berisi ucapan terima kasih. Ia berterima kasih kepada istrinya yang setia mendampingi. Pesan itu menjadi kenangan terakhir yang tak terlupakan.Tanggapan Masyarakat dan PejabatBupati Magelang dan Forkopimda menyampaikan duka cita mendalam. Mereka melayat ke rumah duka di Mertoyudan. Sertu Ichwan disebut sebagai putra terbaik bangsa.Ketua RT setempat, Safrodin, mengenang Sertu Ichwan sebagai sosok baik. Almarhum dikenal sopan dan beretika baik di masyarakat.Rumah duka di Desa Deyangan ramai dikunjungi pelayat. Warga memasang tenda dan menyiapkan tempat pemakaman. Karangan bunga memenuhi halaman rumah duka.Proses Pemulangan JenazahJenazah Sertu Ichwan masih berada di Lebanon. Proses pengurusan dokumen pemulangan sedang dilakukan. Keluarga meminta agar almarhum dimakamkan di daerah asal.Jenazah direncanakan tiba pada Kamis, 2 April 2026. Pemakaman akan dilakukan secara militer. TNI masih menunggu penunjukan petugas upacara.Almarhum akan dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Deyangan. Lokasi persemayaman terakhir di Kecamatan Mertoyudan, Magelang. Warga setempat siap menyambut kepulangan sang pahlawan.Gugurnya Sertu Ichwan asal Magelang di Lebanon menambah daftar panjang korban. Pengabdiannya sebagai pasukan perdamaian PBB patut dihormati. Meski kepergiannya meninggalkan duka, jasa dan pengorbanannya akan selalu dikenang bangsa.