You are here
Home > Berita Nasional >

Kebakaran Kantor Terra Drone Kemayoran: Tragedi yang Merenggut 22 Nyawa

Bagikan Artikel Ini

Tragedi kebakaran mengguncang Jakarta Pusat pada Selasa, 9 Desember 2025. Kantor PT Terra Drone di Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, dilalap api hebat yang mengakibatkan 22 orang meninggal dunia. Kebakaran kantor terra drone terjadi saat jam makan siang ini menjadi salah satu kebakaran paling mematikan di ibu kota dalam beberapa tahun terakhir.

Kronologi Kejadian Kebakaran Terra Drone

Kebakaran pertama kali dilaporkan sekitar pukul 12.40 WIB. Saksi mata di lokasi, Ani (53), menjelaskan bahwa sebelum api membesar, listrik di gedung tiba-tiba padam. Tak lama kemudian, teriakan minta tolong terdengar dari dalam gedung yang disusul asap tebal mengepul dari bangunan.

Menurut Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, api diduga berasal dari baterai drone yang terbakar di gudang lantai satu. Saat kejadian, sebagian karyawan sedang makan siang di luar gedung, sementara yang lain beristirahat di lantai 2, 3, dan 6.

Para karyawan sempat berupaya memadamkan api menggunakan lima unit alat pemadam api ringan (APAR). Namun, usaha tersebut tidak membuahkan hasil. Api justru semakin membesar dan asap pekat menyebar cepat ke seluruh lantai gedung berlantai enam tersebut.

Korban Tewas dan Proses Evakuasi

Total 22 orang tewas dalam insiden ini, terdiri dari 15 perempuan dan 7 laki-laki. Salah satu korban adalah seorang ibu hamil. Seluruh korban merupakan karyawan Terra Drone yang sebagian besar ditemukan di lantai 3 dan 4.

Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu Megantara, menyebutkan bahwa korban diduga meninggal akibat sesak napas dan kehabisan oksigen, bukan karena luka bakar. Proses evakuasi berlangsung dramatis dengan petugas menggunakan tangga mobil pemadam kebakaran untuk menyelamatkan korban yang terjebak di lantai atas.

Sebanyak 19 orang berhasil diselamatkan dari gedung. Salah satu korban selamat, SA (20), menceritakan bahwa ia mendengar ledakan dari lantai bawah saat berada di lantai 3. Berkat keputusan cepatnya untuk langsung turun, ia menjadi satu-satunya karyawan yang selamat dari lantai tersebut.

Dugaan Penyebab Kebakaran

Petugas Damkar menduga kebakaran berawal dari baterai litium yang berada di gudang lantai satu. Baterai drone yang terbakar kemudian menyebar karena lokasi gudang menyimpan banyak baterai sejenis. Api dengan cepat merambat ke lantai atas, sementara asap tebal memenuhi seluruh bangunan.
Meski demikian, tim Laboratorium Forensik Polri masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui titik sumber api pertama dan penyebab pasti kebakaran. Hasil investigasi diharapkan dapat memberikan gambaran lengkap mengenai faktor-faktor yang menyebabkan kebakaran menjadi begitu besar dan mematikan.

Permasalahan Keselamatan Gedung

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyoroti minimnya standar keselamatan di gedung Terra Drone. Ia menyatakan bahwa gedung enam lantai tersebut tidak memiliki kesiapan memadai terkait jalur evakuasi dan sistem keamanan kebakaran.

Hasil penyelidikan Puslabfor Polri menemukan bahwa gedung hanya memiliki satu pintu akses untuk keluar-masuk yang terletak di lantai dasar. Kondisi ini mempersulit upaya evakuasi ketika api dan asap telah memenuhi bangunan. Pemerintah DKI Jakarta kini mendesak semua gedung bertingkat untuk mematuhi standar keselamatan yang lebih ketat.

Profil Terra Drone Indonesia

Terra Drone Indonesia, sebelumnya PT Aero Geosurvey Indonesia, adalah perusahaan penyedia layanan drone industri yang fokus pada survei udara untuk berbagai sektor seperti minyak dan gas, konstruksi, pertambangan, dan perkebunan. Perusahaan ini merupakan bagian dari jaringan global Terra Drone Corporation yang berkantor pusat di Tokyo, Jepang.

Dalam lima tahun terakhir, Terra Drone Indonesia telah menyelesaikan survei udara di lebih dari 600.000 hektar konsesi dan 2.500 kilometer koridor. Perusahaan ini dikenal sebagai salah satu penyedia jasa drone terbaik di Indonesia dengan klien besar seperti Pertamina, Chevron, dan SKK Migas.

**************

Kebakaran kantor Terra Drone menjadi pengingat keras akan pentingnya standar keselamatan bangunan dan prosedur evakuasi yang memadai. Insiden yang memakan waktu hampir lima jam untuk dipadamkan ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan seluruh masyarakat Jakarta. Semoga tragedi ini mendorong perbaikan sistem keselamatan di seluruh gedung perkantoran untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.

Leave a Reply

Top