You are here
Home > Berita Nasional >

Ketua KPI Ungkap Saipul Jamil Boleh Tampil di Televisi Sebagai Predator

Ketua KPI Ungkap Saipul Jamil Boleh Tampil di Televisi Sebagai Predator
Bagikan Artikel Ini

Pojokjakarta.com – Jakarta (09/09/2021), Agung Suprio selaku Ketua KPI saat ini mengatakan jika Saipul Jamil boleh tampil di televisi sebagai untuk edukasi bahaya predator. Tentu ungkapan tersebut menjadi viral di jagat dunia maya.

Mantan terdakwa pelaku pencabulan bocah Saipul Jamil telah dibebaskan. Ketika proses pembebasan tersebut, terjadi glorifikasi yang menyebabkan banyak pihak merasa ada yang salah. Sebab Saipul Jamil secara hukum adalah mantan terdakwa pedofilia.

Setelah terjadi pemboikotan terhadap dirinya, Saipul Jamil merasakan kerugian. Pihak KPI juga mengatakan tetap melaran Saipul Jamil tampil di televisi dalam konteks hiburan. Sebab, ia memiliki kasus yang tidak layak secara etis.

Saipul Jamil Seharusnya Meminta Maaf

Satu hal yang sangat disayangkan oleh Agung adalah terjadinya Glorifikasi pada saat Saipul Jamil bebas. Ia disambut bahkan lebih meriah daripada peraih medali emas yang telah membanggakan Indonesia.

Sebelumnya, Saipul Jamil mengungkapkan “Saya Maafkan” terhadap korban. Hal tersebut tentu membuat publik emosi, termasuk ketua KPI saat hadir di Podcast Deddy Corbuzier. Seharusnya, Saipul Jamil tidak mengungkapkan hal tersebut. Ia seharusnya meminta maaf pada korban, bukan malah memposisikan diri sebagai orang yang berhak memaafkan. Sebab secara hukum dan etis, ia sudah didakwa sebagai pelaku.

Agung mengatakan jika ada beberapa masyarakat yang membandingkan kasus Saipul Jamil ini hampir sama seperti kasus narkoba atau sejenisnya . Sehingga ia bisa kembali tampil di televisi seperti semula.

Namun dalam podcast tersebut Dedy mengatakan jika pelaku Narkoba adalah korban, bukan pelaku. Sedangkan Saipul Jamil sudah dinyatakan sebagai pelaku tindak kejahatan asusila. Sehingga konteksnya berbeda.

Meskipun demikian,dapat dipastikan jika orang yang menolak Saipul Jamil jauh lebih banyak ketimbang yang menerima. Hal tersebut disebabkan karena kasus yang sudah ia lakukan tidak bisa dianggap sebagai kasus biasa.

Ketua KPI: “Gue Muntah”

Saat ditanya oleh Deddy tentang pendapatnya perihal Saipul Jamil, ia menjawab, “Gue Muntah. Gua tidak suka tayanan itu.”

Pihak KPI hingga saat ini sudah melakukan beberapa rapat untuk mengulas hal tersebut. Agung mengungkapkan jika sudah berkaca di luar negeri. Ada pembatasan yang dilakukan pada pelaku tindakan asusila di mata publik.

“Bahkan pelaku kejahatan seksual dipasangi pelacak karena perilaku seperti ini bisa muncul kembali,” Kata Agung di Podcast Deddy Corbuzier.

Meskipun demikian, banyak netizen yang tetap tidak setuju jika Saipul Jamil boleh tampil di televisi. Tindakan yang ia lakukan bukanlah bisa menjadi sebuah masalah dalam sudut pandang etis masyarakat Indonesia.

Mau bagaimanapun, Saipul Jamil sudah resmi didakwa sebagai pelaku kejahatan seksual. Maka dari itu, meskipun ia sudah keluar dari penjara, tetap saja mata publik harus meninjau dari segi etika bagi mantan pelaku tindak kejahatan asusila.

Leave a Reply

Top