You are here

Mengenal Profil Apriani Rahayu, Pebulutangkis Asal Sulawesi Tenggara Peraih Emas Ganda Putri Di Olimpiade Tokyo

Profil Apriani Rahayu
Bagikan Artikel Ini

Pada hari senin tanggal 2 bulan Agustus kemarin menjadi hari yang istimewa bagi segenap warga Indonesia. Hal ini lantaran lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang di Tokyo Jepang setelah perwakilan atlet cabang bulu tangkis ganda putri berhasil membawa pulang medali emas. Dari hal inilah banyak orang yang mulai mencari tahu terkait profil Apriani Rahayu dan Greysia Polii. 

Dalam laga final yang dijalani oleh kedua atlet badminton Indonesia ini diketahui bahwa lawan yang dihadapi tersebut merupakan atlet asal China. Yakni pasangan Chen Qingchen dengan Jia Yi Fan. Raihan medali emas tersebut adalah kali pertama dalam sejarah Indonesia di ajang kejuaraan Olimpiade. Bagi yang penasaran, berikut informasi terkait profil dari seorang Apriyani Rahayu:

Biodata 

Atlet yang bermain sebagai pasangan Greysia Polii dalam kejuaraan Olimpiade Tokyo kemarin ini ternyata merupakan sosok yang berasal dari daerah Sulawesi Tenggara. Lahir di Kabupaten Konawe pada tanggal 29 bulan April tahun 1998, sehingga saat ini Apriyani tengah berusia 23 tahun. 

Adapun partai spesialis dari atlet yang baru saja memperoleh emas ini yaitu ganda putri dan juga ganda campuran untuk level junior. Sementara untuk level senior yang dijalani saat ini Apriyani lebih banyak bermain dalam partai ganda putri. 

Karier 

Dari catatan profil Apriani Rahayu menyebutkan bahwa atlet ini memulai karirnya dalam cabang olahraga badminton pada tahun 2011 lalu dengan masuk di Klub Pelita Bakrie. Waktu terus berlalu hingga di tahun 2014 Apriyani mulai bergabung dengan tim Indonesia sampai dengan tahun 2016 untuk level junior. 

Pada level tersebut perempuan yang banyak dikenal akan tampilan rambut cepaknya ini mengawali prestasinya dengan perolehan medali perak. Di ajang Kejuaraan Dunia Junior yang digelar pada tahun 2014 silam. Pada saat itu Apriyani tengah berpasangan dengan atlet bernama Rosyita Eka Putri Sari yang bermain dalam partai ganda putri. 

Sampai sekarang ini diketahui bahwa medali emas yang telah berhasil didapatkan oleh seorang Apriyani tercatat sebanyak 2 lali. Pertama terjadi di tahun 2019 silam ketika mengikuti ajang kejuaraan Asian Games yang diselenggarakan di negara tetangga, Filipina. Sementara untuk kali kedua emas yang diperoleh Apriyani baru saja terjadi di ajang Olimpiade Tokyo 2020. 

Daftar Pasangan 

Sosok atlet dengan nama Apriyani Rahayu ini tercatat sebanyak delapan kali sempat berganti pasangan bermain. Pertama ada nama Rosyita Eka Putri Sari, kemudian disusul dengan nama Fachriza Abimanyu, selanjutnya ada atlet Rinov Rivaldy. 

Lalu dilanjutkan dengan nama Jauza Fadhila Sugiarto. Nama berikutnya diisi oleh Agripinna Prima Rahmanto Putra, serta sempat juga bermain bersama atlet Panji Akbar Sudrajat dan yang baru-baru ini berpasangan dengan Greysia Polii. 

Prestasi 

Dari banyaknya medali serta ajang kejuaraan yang sempat diikuti oleh Apriyani Rahayu bersama dengan pasangan. Diantaranya adalah peroleh medali perunggu saat ajang kejuaraan tingkat dunia BWF sebanyak 2 kali berturut-turut. 

Yakni terjadi di tahun 2018 dan tahun 2019 dalam kategori yang sama yakni ganda putri. Saat digelar kejuaraan yang bertempat di Malaysia di tahun 2017 silam, atlet ini juga berhasil membawa pulang medali perunggu. Serta masih banyak lagi prestasi dan medali yang berhasil didapatkan oleh Apriyani di sejumlah kompetisi. 

Demikian ulasan terkait profil Apriani Rahayu yang merupakan pasangan Greysia Polii saat memperoleh medali emas di Olimpiade Tokyo kemarin. Namanya banyak dibicarakan hingga tidak sedikit orang mulai penasaran dan mencari tahu sosok atlet kelahiran Sulawesi Tenggara tersebut. Perjalanan panjang telah dilalui oleh Apriyani hingga berhasil membuat bendera merah putih berkibar di Tokyo, Jepang.

 

lilik sumarsih
Petualang,photographer dan penulis artikel tentang traveling dan alam liar

Leave a Reply

Top