Terlalu Lama Olahraga Tidak Baik Untuk Tubuh, Benarkah?Olah Raga by Maman Soleman - May 27, 20210 Bagikan Artikel IniHidup sehat mendatangkan beragam manfaat untuk tubuh. Tidak cuma mengkonsumsi makanan bergizi, rahasia hidup sehat yang lainnya ialah menyeimbangkan aktivitas tubuh. Salah satunya adalah dengan melakukan olahraga. Olahraga rutin yang dilakukan secara benar dapat mencegah tubuh dari penyakit dan menyebabkan kita menjadi lebih produktif. Lalu bagaimana jika terlalu lama olahraga, apakah baik ataukah tidak bagi tubuh?Setiap kali membahas olahraga kita masih sering menemui orang-orang yang beranggapan bahwa kian lama durasi olahraga yang dilakukan dalam suatu waktu maka hasilnya akan semakin baik. Padahal pada faktanya yang terjadi malah sebaliknya.Alasan Terlalu Lama Olahraga tidak Baik untuk TubuhPenting untuk diketahui kalau seluruh jenis latihan fisik atau olahraga yang dilakukan cuma akan berbahaya bila Anda melakukannya tanpa istirahat dan terus-terusan dalam suatu waktu. Dengan kata lain terlalu lama olahraga tidak baik untuk tubuh. Mengapa tidak baik dan berbahaya bagi tubuh?Dikutip dari laman Mayo Clinic, setiap olahraga mempunyai durasi maksimal yang berbeda-beda, berdasarkan jenis olahraga yang dilakukannya. Jika dari Kementerian Kesehatan Amerika Serikat durasi untuk olahraga telah dianjurkan menurut jenisnya, yakni olahraga intensitas tinggi dan olahraga aerobik.Rekomendasi Durasi yang Baik untuk OlahragaNah, untuk olahraga aerobik yang membutuhkan banyak oksigen dan mengikutsertakan banyak otot besar dianjurkan supaya melakukannya selama 150 menit dalam seminggu. Atau kira-kira 30 menit setiap hari. Contoh olahraga aerobik antara lain senam aerobik, bersepeda, berenang, jalan cepat dan olahraga tim misalnya sepakbola, voli, dan basket.Sementara itu untuk olahraga intensitas tinggi semisal lari, Anda dapat melakukannya selama 75 menit setiap minggu. Ingat, sebetulnya setiap olahraga tidak mesti dituntaskan dalam satu waktu yang panjang. Anda dapat mengatur durasi olahraga Anda secara bertahap setiap hari menurut kemampuan tubuh Anda. Membagi waktu olahraga berdasarkan porsi kemampuan tubuh akan memberi Anda jeda untuk istirahat sekalian dapat menjaga mood dan semangat supaya tidak jenuh.Bahayanya Berolahraga Terlalu LamaLalu, apa bahayanya bila Anda berolahraga dengan durasi yang terlalu lama?Meskipun telah ada rekomendasi yang berhubungan dengan lamanya durasi untuk berolahraga, tetap saja angka-angka itu tak bisa menjadi patokan pasti mengingat ketahanan tubuh setiap orang berbeda. Intinya, bila setiap kali usai olahraga Anda merasakan nyeri sendi, kram, atau nyeri otot yang tidak kunjung hilang, ada kemungkinan Anda baru saja melakukan olahraga terlampau keras.Jadi, ingat bila waktu olahraga Anda merasa dehidrasi atau napasnya bertambah ngos-ngosan hendaknya segera kurangi intensitas olahraga agar selaras dengan kemampuan tubuh Anda.Bila Anda tetap ngotot workout dan tak ingin berhenti, apa yang terjadi? Otot tubuh yang dipaksa melakukan olahraga terlalu lama bisa mengalami overtraining atau stres. Walhasil tubuh Anda mungkin lelah berkelanjutan, cedera otot, tidur tidak nyenyak dan kerapkali disertai dengan menurunnya selera makan.Hal lainnya yang membahayakan dari terlalu lama olahraga atau diforsir ialah berisiko menderita gangguan irama jantung yang bisa berakhir pada kematian. Ketika berolahraga wajar, pembuluh arteri bergerak lentur menyuplai darah sehingga menjaga tekanan darah tetap biasa. Namun saat badan berolahraga terlalu keras, arteri menjalani tekanan berarti sehingga bisa mendorong penimbunan plak dan kalsium di dalam pembuluh darah. Keadaan inilah yang merangsang kelainan jantung.Cara Mencegah OvertrainingGuna menghindari badan menjadi overtraining, hendaknya ubah cara pandang Anda pada olahraga. Tanamkan kalau dalam olahraga yang paling penting ialah kualitas ketimbang kuantitas. Bila Anda telah melakukan zumba di pagi hari selama 1 jam, Anda tidak usah menambah jadwal olahraga lagi pada siang ataupun sore harinya.Demikianlah, jadi jelas sudah bahwa terlalu lama olahraga tidak baik untuk tubuh. Ingat, olahraga itu seharusnya dinikmati. Bukan malah menjadi beban agar Anda tidak kehilangan makna dari olahraga dan dapat betul-betul hidup sehat.