You are here
Home > Berita Nasional >

3 Pasar Tradisional di Jogja yang Jadi Incaran Wisatawan

3 Pasar Tradisional di Jogja yang Jadi Incaran Wisatawan
Bagikan Artikel Ini

Yogyakarta tidak hanya terkenal dengan candi dan istananya. 3 pasar tradisional di Jogja yang jadi incaran wisatawan menawarkan pengalaman unik. Pasar-pasar ini menjadi destinasi wajib bagi pelancong domestik maupun mancanegara.

Berbeda dengan mal modern, pasar tradisional punya pesona tersendiri. Wisatawan bisa merasakan kehidupan lokal yang autentik dan meriah. Interaksi dengan pedagang lokal menciptakan kenangan tak terlupakan.

Pasar Beringharjo: Ikon Belanja Jogja

Pasar Beringharjo menjadi pasar tertua dan paling ikonik di Yogyakarta. Lokasinya strategis di jantung kota, dekat dengan Malioboro. Pasar ini sudah berdiri sejak zaman Kesultanan Yogyakarta.

Wisatawan berburu batik berkualitas dengan harga terjangkau di sini. Ratusan toko batik menawarkan motif tradisional hingga kontemporer. Pedagang ramah membantu pembeli memilih batik sesuai selera.
Selain batik, pasar ini juga menjual kerajinan tangan khas Jogja. Wayang kulit, topeng kayu, dan perhiasan perak tersedia lengkap. Pengunjung bisa menawar harga untuk mendapat kesepakatan terbaik.

Bagian bawah pasar menjual kebutuhan dapur dan jajanan tradisional. Aroma rempah-rempah khas Jawa menyambut setiap pengunjung. Gudeg, yangko, dan bakpia menjadi oleh-oleh favorit wisatawan.

Pasar Kembang: Surga Bunga 24 Jam

Pasar Kembang beroperasi sepanjang hari tanpa henti setiap hari. Lokasinya di Jalan Senopati, tidak jauh dari Alun-alun Selatan. Pasar ini menjadi pusat perdagangan bunga terbesar di Yogyakarta.
Ribuan jenis bunga segar dipajang dengan warna-warni menawan. Mawar, anggrek, melati, hingga bunga impor tersedia di sini. Harga bunga sangat terjangkau dibanding toko bunga modern.

Suasana malam di pasar ini sangat istimewa dan romantis. Lampu-lampu menerangi deretan bunga yang tertata rapi. Banyak fotografer datang untuk mengabadikan momen di pasar ini.

Selain bunga potong, pasar ini juga menjual tanaman hias. Kaktus, sukulen, dan tanaman langka menarik minat kolektor. Wisatawan mancanegara sering kagum dengan keragaman flora di sini.

Pasar Ngasem: Destinasi Pecinta Hewan

Pasar Ngasem terletak di kawasan Kraton Yogyakarta yang bersejarah. Tempat ini dikenal sebagai surga bagi pecinta burung. Berbagai jenis burung berkicau dijual dengan harga beragam.

Kenari, love bird, cucak rowo menjadi primadona di pasar. Pedagang dengan sabar menjelaskan karakteristik setiap jenis burung. Sangkar burung dengan desain artistik juga dijual di sini.

Selain burung, pasar ini menjual berbagai hewan peliharaan lain. Kucing ras, ikan hias, hamster, dan reptil tersedia lengkap. Perlengkapan hewan peliharaan juga dijual di berbagai kios.

3 pasar tradisional di Jogja yang jadi incaran wisatawan ini punya keunikan masing-masing. Pasar Beringharjo menawarkan batik dan kerajinan tradisional. Pasar Kembang memanjakan mata dengan keindahan bunga berwarna-warni.

Sementara itu Pasar Ngasem menjadi destinasi favorit pecinta hewan dan burung berkicau. Ketiga pasar ini memberikan pengalaman wisata belanja yang autentik. Wisatawan bisa merasakan kehangatan interaksi dengan masyarakat lokal.

Berkunjung ke pasar tradisional adalah cara terbaik mengenal budaya Jogja. Harga terjangkau dan kualitas barang menjadi daya tarik utama. Jangan lewatkan ketiga pasar ini saat berkunjung ke Kota Gudeg. Pengalaman berbelanja di sini akan menjadi kenangan manis liburan Anda.

 

Leave a Reply

Top