Sudahkah Anda mengetahui bagaimana adab menasihati teman? Karena adab merupakan hal penting yang mesti diutamakan. Saat Anda menasihati dengan adab, maka nasihat yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh orang lain. Sehingga mereka juga tak merasa sakit hati terhadap apa yang kita ucapkan. Lalu adab apa sajakah yang mesti kita miliki? Inilah delapan adab menasihati teman supaya tidak menyakiti hatinya. Berniat untuk Mengingatkan Ketika akan menasihati teman, sebaiknya niatkan hal itu untuk mengingatkan, bukannya untuk menunjukkan keegoisan belaka. Berbeda sekali bila seseorang memberikan nasihat dengan tujuan untuk memperbaiki. Hal ini jauh lebih baik ketimbang cuma untuk memperlihatkan bahwa dirinya lebih baik, lebih benar serta lebih berilmu. Nasihati Ketika Sedang Berdua Adab menasihati teman selanjutnya, hendaknya nasihat disampaikan ketika Anda sedang berdua. Hal ini dilakukan untuk menjaga harga dirinya. Karena bila Anda menasihatinya di depan umum, walau ia teman dekat Anda, cuma akan mengaibkan dirinya. Gunakan Bahasa yang Sopan Sekalipun teman Anda bersalah, janganlah menasihatinya dengan bahasa yang kasar atau kurang sopan. Adab menasihati teman dengan tepat ialah menggunakan bahasa yang sopan. Saat Anda menasihatinya dengan cara berteriak, merendahkan, atau bahkan memaki, itu bukanlah adab yang baik. Tunggu Waktu yang Tepat Adab menasihati teman yang lainnya yakni dengan menunggu saat yang tepat. Usahakan untuk tidak menasihati saat teman Anda sedang dalam kondisi lelah, sedang bincang-bincang dengan orang lain, emosi, atau kondisi lainnya. Ada baiknya tunggulah hingga menemukan saat yang tepat. Hal ini bertujuan supaya orang yang Anda nasihati tak merasa risih dengan tindakan Anda. Pilih Kata-kata yang Tepat Meskipun Anda sedang menasihati teman yang telah amat dekat, bukan artinya Anda dapat menasihatinya dengan terus terang. Seperti diri Anda yang ingin dihargai, teman Anda pun tentu ingin dihargai. Jadi pastikanlah Anda memilih kata-kata yang tepat dan tak menyinggung hatinya. Lantaran penerimaan orang lain pada suatu perkataan itu berlainan, tidak semua orang dapat menerima nasihat dengan gaya bicaranya yang tegas serta pedas. Nasihati Menurut Ilmu yang Dimiliki Menasihati sesuai dengan ilmu yang dipunyai adalah salah satu adab menasihati teman yang mesti kita ketahui. Karena sering kali beberapa orang justru menasihati tanpa dengan pengetahuan yang cukup. Mereka cuma menasihati menurut anggapannya saja. Sedapat mungkin, nasihat disampaikan menurut keilmuan yang dimiliki dan bisa dipertanggungjawabkan. Supaya kelak tidak melukai hati atau justru malah jadi suatu bumerang. Ingat, Selalu Ada Batasan Anda mesti tahu hingga mana batas untuk menasihati teman Anda. Karena sebagaimana yang kita ketahui bahwa setiap orang mempunyai batasannya sendiri-sendiri dalam menerima saran atau nasihat dari orang lain, meskpun itu merupakan teman dekatnya. Di samping itu Anda pun mesti memahami tentang urusan seperti apa yang boleh dan tidak boleh Anda campuri. Jangan sampai kelak Anda justru menasihati dia pada sebuah hal yang cuma menjadi urusan dia sendiri. Bersabar Tak ada alasan untuk memberikan nasihat. Walaupun banyak hal yang sudah Anda sampaikan, belum juga dapat diterima. Tetapi sabar merupakan salah satu adab dalam menasihati teman maupun orang lain yang mesti Anda punyai. Alhasil janganlah pernah letih untuk menasihati di dalam kebaikan. Laksana sebuah batu yang keras, tentu akhirnya akan berlubang juga saat ada tetesan air yang terus-menerus menghujaninya, terlebih hati manusia. Itu dia beberapa adab menasihati teman yang penting diaplikasikan dalam kehidupan setiap hari. Dahulukanlah adab sebelum menyampaikan nasihat kepada siapa saja supaya mereka bisa menerimanya dengan hati senang.