Ibu dan anak merupakan sosok yang seakan tak bisa terpisahkan. Bagaimana tidak, selama sembilan bulan lebih anak berada dalam kandungan sang ibu. Kemudian dilanjutkan dengan diasuh dan diajari berbagai macam pengetahuan. Akan tetapi saat anak mulai tumbuh dewasa keadaan seakan menjadi berbeda. Hingga mulai muncul tanda hubungan ibu anak tidak harmonis yang terjadi di beberapa keluarga. Sebenarnya banyak faktor yang membuat hal tersebut dapat terjadi. Misalnya seperti pola pikir anak yang tidak lagi sama. Hal tersebut sampai membuka kemungkinan untuk memicu timbulnya perbedaan pendapat antara seorang anak dengan sang ibu. Berikut pembahasan mengenai beberapa pertanda yang muncul dari hubungan antara ibu dan anak yang tidak harmonis: 1. Ibu Terlalu Menuntut Anak Hal pertama yang menjadi tanda hubungan ibu anak tidak harmonis yaitu sang ibu yang terkesan menuntut kepada anaknya. Contoh kecilnya adalah seperti ketika anak tengah dalam masa remaja, ibu selalu ingin sang anak menghubunginya setiap saat. Sedangkan kategori anak yang kurang memiliki rasa pengertian terhadap hal tersebut. Diindikasikan dengan lebih sibuk dengan dunia pertemanannya jika dibandingkan dengan keluarga. Keadaan dimana saling menuntut satu sama lain inilah yang memicu hadirnya keadaan kurang harmonis. 2. Anak Sering Berbohong Apabila keadaan memperlihatkan bahwa anak mempunyai sikap yang kerap tidak jujur bahkan dengan ibunya. Maka hal ini menunjukkan bahwa anak kurang akrab dan memiliki pikiran bahwa ibu tidak bisa menerima apa adanya keadaan anak. Lebih baik anak berkata apa adanya ketimbang harus berbohong apabila menginginkan sesuatu. Jika pun ibu tidak setuju anak bisa mencoba untuk melakukan diskusi atau memberikan penjelasan terkait maksud yang diinginkan. Pasalnya orang yang tumbuh menuju dewasa dibutuhkan rasa tanggung jawab yang tinggi sebagai bentuk konsekuensi dari perbuatan yang dilakukan. 3. Menghindar Dari Ibu Jika seorang anak mengalami perasaan tidak nyaman ketika berada di dalam rumah. Maka keadaan ini bisa jadi pertanda bahwa hubungan yang dijalin sang anak memang kurang baik dengan anggota keluarga termasuk ibu. Pasalnya secara umum anak dan orang tua terutama ibu jika bertemu akan merasa senang dan pertemuan tersebut merupakan waktu yang dinantikan. Jika jauh akan merasa rindu serta perasaan seakan kurang sesuatu atau tidak lengkap. Namun jika perasaan senang tersebut telah menghilang, kemungkinan terdapat masalah pada hubungan dengan ibu. 4. Ibu Terlalu Ikut Campur Secara umum hidup ini merupakan sebuah pilihan. Sementara seorang anak yang telah mengalami masa menuju dewasa dapat dilihat salah satunya dari kemampuan dalam memilih perkara yang paling baik. Serta mampu untuk bersikap tanggung jawab terhadap pilihan yang telah ditunjuknya tersebut. Namun banyak dari orang tua yang masih ikut terlibat dalam urusan anaknya. Jangan sampai anak nantinya melakukan sesuatu hal yang terpaksa akibat terlalu ikut campurnya orang tua saat mengambil keputusan. 5. Perhatian Terlalu Berlebihan Peduli terhadap anak memang tidak ada salahnya bahkan hal tersebut cukup dibutuhkan sebagai bentuk rasa kasih sayang ibu terhadap anak. Akan tetapi jika porsi yang diberikan terlalu berlebihan bisa dibilang kurang baik. Misalnya saat menghubungi anak via telepon, bisa dilakukan saat anak tengah dalam situasi yang tidak sibuk dan lainnya. Demikian ulasan mengenai beberapa tanda hubungan ibu anak tidak harmonis yang perlu diwaspadai. Bagaimana pun keadaannya, ibu merupakan orang tua yang telah banyak berjasa dalam kehidupan ini. Dengan banyaknya faktor perbedaan seorang anak lebih baik bersikap pengertian. Jika pendapat yang diutarakan oleh ibu kurang berkenan coba cari solusi dengan memberi penjelasan atau mengajak ibu berdiskusi.