You are here
Home > Berita Nasional >

Cara Pengajuan BLT UMKM Mudah, Pahami 5 Hal Ini

Cara Pengajuan BLT UMKM
Bagikan Artikel Ini

Kementerian Koperasi dan UKM memberikan bantuan ekonomi kepada pelaku dari UMKM hingga 12,8 juta. Lalu bagaimana cara pengajuan BLT UMKM tersebut, maka harus pahami beberapa hal penting agar BTL bisa cair. Kesempatan terbuka untuk seluruh UMKM yang tersebar di Indonesia, jadi pelaku UMKM bisa mempersiapkan syarat dan mengikuti prosedur.

1. Perhatikan Syarat yang Berlaku

Berdasarkan peraturan dari Menkop No 2 Th 2021 pada pasal 8 mengatakan bahwa untuk bisa lolos bantuan bisa usul dinas setempat atau koperasi setempat. Yang mana selanjutnya setelah mengajukan usulan tersebut akan terus tersalurkan ke pusat. Adapun UMKM  mengajukan harus memperhatikan ketentuan yang berlaku tersebut.

Untuk memulai juga bisa mendaftar pelaku UMKM memiliki, NIK, alamat secara lengkap, domisili tempat tinggal, juga bidang usaha juga nomor telepon aktif. Selanjutnya syarat tersebut yang harus sesuai serta memenuhi apa yang sudah diatur saat pengajuan BLT untuk keperluan UMKM. Spesifikasi dan cara pengajuan BLT UMKM ini mengacu pada individu pemilik usaha mikro.

2. Pastikan Lolos Syarat Penerima BPUM

Mempersiapkan ketentuan tersesuai dari BPUM, memperhatikan kepentingan ini. Yaitu WNI, punya KTP Indonesia. Selanjutnya mempunyai usaha kecil juga pengantar surat berisi usulan rekomendasi BPUM juga terlampirnya jadi satu. Tidak sedang jadi ASN juga tidak dalam menerima bantuan lain seperti KUR.

Saat melakukan proses seleksi, pemberkasan data dari calon BLT UMKM dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UMKM. Dengan melakukan verifikasi terkait dokumen juga identitas secara lengkap pada calon yang telah mengajukan syarat tersebut.

3. Memahami Prosedur Pengecekan

Cara pengajuan BLT UMKM ini dengan memahami bagaimana prosedur ceking yang ada sama dengan ketentuan. Dimana masyarakat langsung mengakses ke halaman website BRI sebagai bank resmi yaitu eform.bri.co.id. Apakah akun terdata atau tidak pada halaman tersebut.

Adanya link untuk pengecekan program BLT ini maka tinggal mempersiapkan no KTP serta kode verifikasi. Lalu langsung masuk ke proses selanjutnya apa berhak menerima bantuan atau tidak, tinggal cek secara langsung.

4. Tandai Saat Terkonfirmasi

Setelah memasukkan data dengan benar selanjutnya masyarakat bisa cek apakah sudah terkonfirmasi atau tidak. Jika terdata sebagai penerima BLT UMKM maka halaman yang ada di form akan berubah berwarna hijau dan terdapat keterangan. Semetara jika tidak terdata maka halaman yang ada di form BRi tersebut tertanda berwarna merah.

Jadi masyarakat akan langsung paham saat dinyatakan lolos menerima bantuan. Saat ini bantuan hanya diakses via form BRI tidak lagi diberikan melalui SMS sejak tahun 2020 lalu. Jadi penerima BLT dimanapun berada bisa lebih dimudahkan dan tidak terkait oleh SMS yang masuk di no HP.

5. Lakukan Pencairan

Setelah memastikan mendapatkan bantuan untuk UMKM ini, maka pelaku yang terdaftar langsung bisa ke BRI setempat. Dimana pencairan tersebut akan langsung diberikan kepada penerimanya untuk masuk langsung ke rekening BRI. Jadi penerima  tinggal membawa KTP dan data usaha yang terdaftar kemudian tinggal menunggu pencairan.

Bantuan yang tersalurkan senilai 1,2 juta untuk per pelaku UMKM yang telah terdata dan terdaftar BPUM. Juga sudah mulai tersalurkan melalui perwakilan cabang BRI terdekat yang ada di seluruh Indonesia. Jadi masyarakat penerima bantuan tersebut dimudahkan dalam melewati proses pencairan dana yang ada saat ini.

Pemerintah telah menyalurkan dana sekitar 6,2 Triliun juga menyalurkannya untuk pemberian bantuan kepada 900.000 UKMK yang tersebar di Indonesia. Dengan adanya program BLT UMKM ini harapannya UMKM bisa bangkit dan terus berupaya dalam meningkatkan perekonomian. Bantuan BLT UMKM ini merupakan bantuan di masa pandemi untuk menyokong UMKM secara menyeluruh.

 

lilik sumarsih
Petualang,photographer dan penulis artikel tentang traveling dan alam liar

Leave a Reply

Top