Pojokjakarta.com – Beberapa waktu lalu, sempat ada isu jika beberapa pasien Covid-19 di India terkena serangan infeksi Jamur Hitam. Ternyata, infeksi tersebut sudah ada sebelum pandemi Covid-19. Dimana, jamur hitam tersebut merupakan salah satu penyebab infeksi jamur yang sangat cepat menyebar. Menjadi salah satu penyebab organ diangkat karena proses menjalarnya sangat cepat dan berbahaya. Namun, infeksi ini tidaklah menular lewat udara. Seseorang hanya bisa terkena ketika menyentuh spora dari jamur tersebut. Selain itu, jarang ditemukan jamur hitam di udara. Lebih banyak ditemukan di tanah dan tempat-tempat kotor. Infeksi Jamur Hitam dan Covid-19 Meskipun tidak bisa ditularkan lewat udara, infeksi jamur hitam ini hanya berpotensi terhadap seseorang yang mengalami penurunan daya tahan tubuh. Dimana, hal tersebut terjadi pada pasien Covid-19. Sehingga, jika seseorang mengalami penurunan imun, maka potensi infeksi jamur hitam ini terjadi semakin besar. Pasien Covid-19 yang terkena jamur hitam bisa memperparah gejala yang ditimbulkan dan dampak yang diakibatkan. Maka dari itu, penting bagi kita untuk terus menjaga kesehatan tubuh. Sehingga kualitas imun kita semakin meningkat. Akhirnya, tidak ada virus maupun jamur yang bisa masuk ke tubuh kita dengan mudah. Di masa pandemi ini, jamur hitam menyebar dan menginfeksi beberapa pasien Covid-19. Meskipun demikian, jamur hitam tidak hanya menyerang pasien Covid-19, sehingga kita perlu berhati-hati. Bisa Sebabkan Kebutaan Satu dampak yang parah dari infeksi jamur hitam adalah kebutaan. Jamur ini bisa tumbuh di belakang mata manusia, sehingga menutup dan merusak jaringan-jaringan mata. Akhirnya, dampak yang terjadi adalah bisa mengalami kebutaan. Persentase kebutaan yang dialami oleh orang yang terinfeksi adalah 20-30 persen. Sehingga jamur hitam ini tidak bisa disepelekan sebagai jamur biasa. Pada dasarnya, jamur tersebut tidak hanya menginfeksi mata. Akan tetapi, banyak sekali organ lain yang bisa diinfeksi oleh jamur hitam. Bahkan jamur ini adalah masalah serius bagi seseorang yang transplantasi organ. Pertumbuhannya yang sangat cepat, menyebabkan dokter memutuskan untuk mengangkat organ yang diinfeksi agar tidak menjalar ke organ lainnya. Selain mata, organ lain yang berpotensi diinfeksi adalah: wajah, hidung,dan otak. Karena hal itu, jamur hitam dikatakan sebagai salah satu jamur yang sangat berbahaya. Apalagi bagi seseorang yang memiliki imun rendah. Jika kalian tidak enak badan, maka pastikan untuk menjaga diri dari lingkungan yang kotor. Gejala yang Ditimbulkan Adapun gejala yang ditimbulkan oleh infeksi jamur hitam ini adalah sebagai berikut: Wajah membentak (tapi di satu sisi) Hidung tersumbat Sinusitis Ada lesi hitam pada batang hidung atau dalam mulut Kepala sakit Beberapa gejala tersebut terjadi bila jamur hitam tumbuh di sinus dan otak. Namun jika menginfeksi paru-paru, dampak yang terjadi adalah: Demam Batik Nyeri dada Sesak nafas Maka jika Anda mendapati beberapa gejala yang kami sebutkan diatas, segeralah untuk melakukan konsultasi pada dokter. Sehingga bisa segera diidentifikasi apakah Anda benar-benar terserang oleh infeksi jamur hitam atau tidak. Jika iya, maka segera lakukan perawatan yang direkomendasikan oleh dokter. Sebab, jika terlambat maka bisa jadi masalah serius. Apalagi jika daya tahan tubuh Anda sedang dalam kondisi yang lemah. Orang yang Berpotensi Terinfeksi Pada dasarnya, tidak ada demografi umur dari serangan infeksi jamur hitam ini. Pastinya, orang-orang yang memiliki imun yang rendah, akan sangat berpotensi terserang oleh jamur hitam. Maka dari itu, Anda perlu terus meningkatkan daya tahan tubuh. Tidak hanya untuk melawan virus Covid-19, akan tetapi juga untuk menjaga tubuh dari serangan jamur seperti jamur hitam ini. Persentase resiko terkena infeksi jamur ini lebih tinggi terjadi pada seseorang yang positif Covid-19 dengan komorbiditas kanker, gagal ginjal,diabetes, dan jantung. Sehingga harus dilakukan penanganan yang benar dan khusus. Meskipun berbahaya, infeksi jamur hitam yang tidak terlalu parah, bisa diobati dengan obat antijamur. JIka tidak dilakukan pembedahan pada jaringan yang terinfeksi. Namun jika sudah parah dan menjalar, maka harus dilakukan pengangkatan. Bahkan hal tersebut tidak mustahil dilakukan pada bola mata. Sehingga seseorang akan buta permanen jika diangkat sebab infeksi jamur hitam. Mencegah Infeksi Jamur Hitam Agar terhindar dari infeksi ini, Anda harus hindari area berdebu. Dimana ada potensi jamur hitam hidup dan berkembang. Beberapa tempat tersebut adalah konstruksi bangunan ataupun penggalian. Selain itu, Anda juga bisa melakukan beberapa hal di bawah ini: 1. Jaga Kebersihan Penting bagi Anda untuk menjaga kebersihan. Mulai dari mencuci tangan, baju, dan lingkungan. Sehingga jamur hitam tidak bisa hidup karena selalu Anda bersihkan setiap hari. Hal ini juga bisa Anda lakukan untuk mencegah virus Covid-19. 2. Gunakan Perlengkapan Jika Anda ingin berkebun ataupun bekerja di wilayah-wilayah yang berpotensi ada jamur hitam, maka gunakanlah perlengkapan yang benar. Mulai dari masker, sarung tangan, baju lengan panjang, dan sepatu. 3. Menjaga Makanan Langkah pencegahan terhadap infeksi jamur hitam selanjutnya adalah menjaga makanan. Entah itu dari segi kebersihan maupun nilai gizi. Sebab, pola makan adalah bagian penting agar Anda memiliki daya tahan tubuh yang kuat. 4. Olahraga Rutin Salah satu cara meningkatkan imun sehingga bisa menangkal jamur hitam adalah olahraga yang rutin. Hal tersebut penting Anda lakukan untuk mendapatkan vitamin D sehingga pertahanan tubuh Anda bisa kuat. Dengan melakukan beberapa hal di atas, kalian akan terhindar dari infeksi jamur hitam. Jika Anda sudah dinyatakan positif Covid-19, maka tetap ikuti anjuran dokter dan jangan lupa untuk menjaga motivasi untuk tetap semangat menggapai kesembuhan.