You are here
Home > Berita Nasional >

Laporkan Tindak Korupsi, Nurhayati Malah Jadi Tersangka

Nurhayati Malah Jadi Tersangka
Bagikan Artikel Ini

Pojokjakarta.com – Viral sebuah video dari seorang yang bernama Nurhayati yang mengaku kecewa dengan penegak hukum. Dirinya membuat video tersebut usai berusaha melaporkan tindak korupsi, Namun Nurhayati malah jadi tersangka.

“Saya ingin mengungkap kekecewaan saya terhadap aparat penegak hukum, dimana mempersangkutkan saya. Saya pribadi tidak mengerti akan hukum itu merasa janggal, karena saya sendiri sebagai pelapor.” Kata Nurhayati di videonya pada Jumat (18/2/2022).

Video tersebut akhirnya viral di jagat media sosial dan mendapatkan respon yang beragam dari netizen. Ibu sekaligus seorang Kaur Keuangan desa Citemu, Mundu, Kabupaten Cirebon tersebut malah jadi tersangka setelah melaporkan tindak kejahatan korupsi yang dilakukan oleh kepala desa setempat.

Nurhayati Mengaku Membantu Proses Penyidikan

Dari video itu pula, Nurhayati mengaku sudah dua tahun membantu proses penyidikan dugaan kasus korupsi yang dilakukan oleh kepala desa Citemu yang berinisial S. Namun akhirnya, pada akhir tahun 2021 kemarin, Nurhayati malah dijadikan tersangka.

Tentu saja, hal itu tidak diterima oleh Nurhayati yang merasa tidak melakukan tindak korupsi. Ungkapannya yang merasa janggal dengan penegak hukum juga mendapatkan simpati dari banyak netizen saat membaca beritanya.

Dalam birokrasi desa memang masalah keuangan sedikit riskan. Terlebih dalam masalah ini, kepala desa setempat yang melakukan tindakan korupsi yang tentu saja merugikan negara, meskipun dilakukan di skala desa dengan besaran Rp800 sekian juta.

Sehingga, ketika pihak berwajib memproses laporan Nurhayati, ada pihak yang ingin Nurhayati diperiksa juga. Dari proses pemeriksaan tersebut, akhirnya Nurhayati dinyatakan sebagai tersangka juga karena melakukan sebuah kesalahan sebagai bendahara keuangan di desa tersebut.

“Di ujung akhir tahun 2021, saya ditetapkan sebagai tersangka atas dasar karena petunjuk dari Kejari,” Ungkap Nurhayati dalam videonya dengan nada yang sedikit sedih berbalut kecewa.

Banyak netizen juga beropini jika Nurhayati adalah korban. Beberapa netizen malah mengungkap jika dalam masalah korupsi, tidak perlu melapor. Karena sangat sensitif dan berbahaya bagi si pelapor karena rentan.

Pihak Kepolisian Terus Mengusut Kasus

Beberapa pihak melakukan kritik terhadap penegak hukum. Beberapa mengungkap jika bukti-bukti belum jelas, maka proses penetapan tersangka tidak boleh dilakukan. Sebab, dalam kasus ini Nurhayati adalah pelapor yang terbukti membantu proses penyidikan.

Bahkan jika belum memiliki bukti yang kuat, maka penetapan tersangka tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Imbas buruknya tentu akan berefek pada penegakan kasus korupsi di Indonesia. Seakan-akan, orang yang hendak melapor menjadi terancam sehingga banyak yang tahu tindak korupsi lantas enggan melapor.

Kasus yang membuat Nurhayati malah jadi tersangka yang awalnya pelapor ini tentu harus diusut hingga selesai. Sebab kasusnya sudah viral. Jangan sampai nantinya Nurhayati adalah pelapor yang tertuduh sebagai pelaku. Sehingga pihak berwenang harus hati-hati dalam kasus ini.

 

Leave a Reply

Top