Ibu di Tangerang Niat Jual Ginjal Akibat Terlilit Pinjol dan Utang Bank KelilingBerita Nasional by Liana Sandev - December 29, 20210 Bagikan Artikel IniPojokjakarta.com – Lilitan pinjaman online kembali menelan korban. Kali ini, terjadi pada seorang ibu di Tangerang yang niat jual ginjal akibat terlilit pinjol. Hutang yang ia miliki sebesar Rp 65 juta.Sebab kebutuhan ekonomi dan tidak memiliki suami (menjanda), ibu empat anak di Tangerang terpaksa menghutang untuk kehidupan sehari-hari. Namun karena minimnya penghasilan, akhirnya ibu tersebut tidak bisa membayar hutangnya.Meminjam ke Banyak Pinjol dan BankPerempuan berusia 41 tahun tersebut mengaku menemukan pinjaman online di Google. Selain itu, ia juga meminjam pada bank harian, bank duduk, bank online. Dimana, hasil pinjaman tersebut diputar untuk gali lobang tutup lobang.Ia mengaku sudah mencoba sebuah usaha, namun bangkrut. Sedangkan pekerjaannya sebagai buruh cuci gosok tidak cukup untuk menutup hutang yang segitu banyaknya. Akhirnya, ia pun tidak tahu bagaimana cara melunasi hutang-hutang tersebut.Dalam pengakuannya, ia rala menjual ginjal untuk mengentaskan semua hutang yang melilit keluarganya tersebut. Tidak ada jalan lain, ia merasa jika ini jalannya untuk menutup semua hutangnya, ia ikhlas. Sebab ia merasa tidak memiliki sesuatu yang bisa dipinjam.Parahnya, dia juga mengaku tidak memiliki tabungan sama sekali pasca ditinggal sang suami. Saat ditinggal, masih ada cicilan angsuran motor dan hutang mingguan. Akhirnya, ia meminta bantuan ke berbagai pihak. Namun tidak ada hasil.Ia mengaku sudah meminta lampiran surat ke DKM Masjid setempat, meminta bantuan ke bapak lurah setempat, meminta ke Polsek. Namun, semuanya tidak menghasilkan solusi sama sekali.Hampir semua barang berharga yang dia miliki dijual. Bahkan ia juga meminjam emas milik tetangga dan menjual handphone miliki anaknya. Tindakan tersebut semata-mata dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.Ia pun juga mengaku jika anak-anaknya tidak mengizinkan menjual ginjal. Namun dia sudah menjelaskan baik-baik jika sudah tidak bisa membayar dan sudah merasakan hidup yang tidak nyaman. Bank keliling pun juga sudah menagih setiap hari.Bahaya Mengutang di Pinjol dan DilemanyaSaat ini banyak sekali pinjol (legal maupun ilegal) yang menawarkan solusi peminjaman uang secara instan. Hal tersebut di satu sisi sangat menguntungkan, namun di sisi lain juga mencekik peminjamnya.Ibu di Tangerang ini salah satunya. Ia niat jual ginjal akibat terlilit pinjol. Disisi lain, ia memang butuh pinjaman tersebut, sehingga tidak punya banyak pilihan. Sebuah kondisi dilematis yang sulit diatasi.Kejadian semacam ini tentunya tidak hanya dirasakan oleh Ibu di Tangerang tersebut. Masih banyak masyarakat di luar sana yang merasakan nasib yang sama. Beberapa malah memutuskan untuk mengakhiri hidup karena tidak sanggup diteror debt collector dengan kegalakannya.