You are here
Home > Berita Nasional >

Polisi Smackdown Mahasiswa di Tangerang, Langsung Pingsan!

Polisi Smackdown Mahasiswa di Tangerang
Bagikan Artikel Ini

 

Pojokjakarta.com – Demo yang terjadi di depan kantor Bupati Tangerang tidak terelakan. Demo tersebut berujung ricuh. Banyak potongan-potongan video yang beredar di media sosial. Salah satunya adalah video polisi smackdown mahasiswa yang berdemo.

Awalnya, mahasiswa tersebut diseret. Setelah dibawa ke tempat yang lebih terbuka, polisi mengangkat tubuh mahasiswa tersebut dan membantingnya ke tanah. Adegan tersebut tampak seperti adegan olahraga keras smackdown. Sehingga, hastag smackdown hingga saat ini tren menghiasi twitter.

Viralnya video tersebut menuai pro dan kontra di kalangan warganet. Banyak yang tidak setuju dengan tindakan polisi tersebut. Apalagi mahasiswa yang di­-smackdown tersebut pingsan dan sempat diberikan pertolongan pertama oleh beberapa polisi lain di sekitarnya.

Netizen Menghujat Tindakan Keras Polisi

Saking viralnya video tersebut di twitter, berbagai pihak merasa tindakan tersebut salah. Polisi dinilai terlalu keras terhadap pendemo, apalagi adegan tersebut terlihat sangat brutal untuk oknum sekelas polisi.

Sehingga tidak heran, informasi terkini mengatakan jika oknum polisi tersebut akan dikenakan sanksi. Tindakan semacam itu tidak layak dilakukan oleh seorang polisi kepada pendemo. Apalagi, tindakan tersebut disertai dengan kekerasan lain yang menyebabkan pendemo terluka, apalagi pingsan.

Aksi tersebut dipicu oleh saling dorong mahasiswa dengan aparat kepolisian. Hal tersebut menjadikan demo mulai ricuh dan akhirnya insiden polisi smackdown mahasiswa pun terjadi dan viral di jagat media sosial.

Meskipun tindakan tersebut adalah untuk mendamaikan pendemo, namun hal tersebut dinilai berlebihan. Bantingan polisi tersebut tampak sangat keras hingga membuat mahasiswa tersebut terhentak dan akhirnya pingsan.

Hingga saat ini, beberapa mahasiswa diamankan oleh polisi. Tindakan tersebut mungkin dilakukan untuk menghentikan kericuhan aksi demo yang terjadi di Pemkab Tangerang. Karena tindakan polisi itu juga, mahasiswa lain tersulut dan semakin membenci pihak kepolisian.

Polisi bahkan dinilai sebagai aparatur hukum yang tidak pro dengan rakyat. Berbagai narasi-narasi yang menjelekkan polisi di twitter terus sahut-menyahut. Beberapa orang bahkan mengatakan jika polisi bisanya main tangkap saja untuk menyelesaikan masalah.

Mahasiswa Masih dalam Kondisi Sehat

Di dalam berita tersebut, seorang polisi memastikan pemuda tersebut dalam kondisi baik-baik saja. Namun, pemuda tersebut mengaku masih merasakan pegal di tubuhnya karena tindakan polisi tersebut.

Meskipun demikian, video tersebut sudah viral di jagat media maya dan menyulut emosi berbagai pihak. Bahkan beberapa fraksi partai juga ikut ambil andil menyayangkan kejadian tersebut bisa terjadi. Anggota fraksi dari Partai Demokrat juga berharap agar kejadian tersebut tidak terjadi kedepannya.

Ia berpendapat jika pihak Kapolri perlu memberikan sanksi kepada polisi tersebut jika memang terbukti bersalah. Hal tersebut perlu dilakukan demi menjaga martabat kepolisian. Sehingga, masyarakat tetap memberikan kehormatan yang tinggi kepada aparat kepolisian Indonesia.

Leave a Reply

Top