You are here

Aksi Balasan Hamas Untuk Israel Dengan Serangan Sejumlah Roket

Balasan Hamas Untuk Israel
Bagikan Artikel Ini

Belakangan memang banyak beredar kabar tentang bentrokan yang terjadi di wilayah Yerusalem antara pihak Israel dan Palestina. Dari kondisi yang ada diketahui terjadi balasan Hamas untuk Israel sebagai protes penggusuran yang dilakukan. Kejadian dari aksi penggusuran tersebut dilakukan secara paksa kepada para warga yang tinggal di wilayah Shaikh Jarrah.

Pihak Israel yang diwakilkan oleh para polisinya melakukan serbuan dengan sejumlah senjata. Diantaranya seperti gas air mata, ada juga peluru dari karet serta granat kejut serta lainnya. Dari situ polisi Israel menuturkan bahwa para pengunjuk rasa yang berasal dari warga Palestina menjalankan aksi lempar batu pada jalan raya terdekat. Berikut informasi tentang balasan Hamas untuk Israel:

Roket Dari Hamas Menghantam Gedung Yang Bertempat Di Tel Aviv

Tindakan protes dilakukan oleh pihak dari Hamas sebagai aksi balasan terhadap serangan yang dilakukan oleh pihak Israel sebelumnya. Dimana terdapat sejumlah tiga belas rumah susun ditempati oleh warga sipil menjadi target dari serangan melalui udara oleh pihak Israel. Menurut laporan yang diutarakan pihak Israel bahwa ada sebuah gedung yang berlokasi di Tel Aviv wilayah Holon terkena hantaman roket.

Berdasarkan pengakuan yang dituturkan Hamas bahwa pihaknya telah melakukan serangan roket dengan jumlah 200 buah. Ditujukan pada daerah Tel Aviv sebanyak 110 raket serta 100 roket lagi menargetkan daerah Beersheva. Hal ini dilakukan oleh pihak Hamas mengingat apa yang telah dilakukan oleh Israel pada warga sipil Palestina.

Tanggapan Jubir Al Qassam

Adapun Abu Ubayda selaku juru bicara dari pihak Al Qassam turut memberikan tanggapannya pada hari Selasa kemaren. Untuk tanggapan tersebut berisi mengenai hal peringatan apabila pihak musuh tetap bersikeras melakukan pengeboman pada permukiman yang ditempati oleh warga sipil. Maka Tel Aviv harus bersiap untuk merasakan serangan yang lebih keras jika dibandingkan yang diterima oleh Ashkelon.

Bahkan tanggapan akan hal tersebut juga telah dikutip oleh media lain seperti yang berasal dari negara Rusia pada hari Rabu tanggal 12 bulan Mei tahun 2021. Paula Slier yang berasal dari Rusia memberikan laporan berupa bus terhantam oleh serangan yang dilakukan di daerah Holon.

Pihak Hamas mengakui bahwa akibat dari balasan Hamas untuk Israel yang dilakukan. Telah berhasil melukai sejumlah orang serta menewaskan 2 orang yang merupakan warga Israel. Dimana itu adalah dampak dari serangan roket yang ditujukan kepada wilayah Ashkelon dan juga Ashdod. Media semacam channel 12 dari Israel memperlihatkan bahwa terdapat asap mengepul yang berwarna hitam berkibar di langit Tel Aviv.

Dampak Serangan Balasan

Sebelumnya diketahui bahwa sebuah video yang beredar telah menangkap gambar yang menunjukkan bahwa pinggiran kota Rishon Letzion telah terkena hantaman roket. Untuk itu beberapa tindakan dilakukan seperti pemberhentian penerbangan yang terdapat pada bandara Tel Aviv. Misi balasan Hamas untuk Israel mengakibatkan penerbangan pesawat dialihkan ke wilayah Sirpus.

Itulah keterangan yang diungkapkan oleh pihak otoritas penerbangan. Oleh karena itu diperoleh sebuah konfirmasi berupa sejumlah 2 warga tewas serta 30 lainnya mengalami luka yang berlokasi di daerah Israel bagian selatan. Roket yang diletakkan ke beberapa bagian wilayah Israel telah membuat perjuangan pertahanan rudal bekerja lebih keras.

Ternyata hal ini juga memantik perhatian Perdana Menteri negara Israel bernama Benjamin Netanyahu. Dalam Sampaian yang dilakukan tersebut bahwasanya akan dilakukan pertambahan akan jumlah serangan melalui udara menuju pada Gaza. Baik meningkat dalam hal frekuensi maupun dalam hal kekuatan.

Pihak dari Hamas yang dilengkapi dengan kelompok lainnya yang bertempat di jalur Gaza memulai untuk melepaskan roket. Hal tersebut dilakukan pada hari Senin setelah peristiwa kebakaran terjadi di area luar Masjid al-Aqsa. Kejadian tersebut membuat sebatang pohon menjadi terbakar ketika bentrokan berlangsung antara polisi negara Israel dengan sejumlah warga sipil dari Palestina.

Respon Pimpinan Hamas

Ismail Haniyeh selaku pimpinan dari Hamas mengutarakan bahwasanya kelompok yang dipimpinnya telah siap apabila pihak Israel memilih langkah eskalasi. Dalam wawancara yang dilakukan kepada sebuah saluran televisi, Ismail mengungkapkan bahwa jika pihak Israel ingin melakukan yang namanya eskalasi maka dirinya beserta kelompoknya juga siap.

Serta sebaliknya apabila pihak lawan dalam hal ini Israel tidak ingin berhenti untuk melakukan serangan. Maka pihaknya juga siap untuk melakukan pertahanan. Pasalnya Ismail mengakui bahwa terdapat kekuatan baru yang dapat menyeimbangkannya. Pihak dunia dari PBB juga telah melakukan pertemuan pribadi untuk melakukan pembahasan terkait konflik tersebut.

Komandan Senior Tewas

Salah satu hal yang membuat konflik semakin memanas serta balasan Hamas untuk Israel beberapa waktu lalu dilatar belakangi oleh sang Komandan yang meninggal dunia. Komandan tersebut tewas akibat serangan udara yang dilesatkan oleh pihak Israel sebelumnya. Selain Komandan Senior serangan udara tersebut juga diketahui membuat hancur gedung bertingkat yang terletak di jalur Gaza.

Akibat dari semakin bertambahnya intensitas bentrokan yang terjadi antara kedua belah pihak hingga membuat balasan Hamas untuk Israel. Mendorong pihak PBB untuk segera melakukan peringatan. Pasalnya mengingat bawa korban terus berjatuhan seperti 65 orang yang ada di Gaza telah tewas. Diantaranya ada sejumlah 14 anak-anak serta 7 orang yang diketahui warga Israel juga ikut tewas.

Puncak dari serangan terjadi di wilayah kota suci bagi agama Islam dan juga Yahudi. Tindak kekerasan yang lebih juga terjadi di wilayah Israel itu sendiri karena terdiri dari warga campuran antara Arab dan Yahudi. Hal ini juga berakibat pada tindakan penangkapan terhadap sejumlah 374 orang serta sekitar 36 petugas mengalir luka.

Perdana Menteri dari Israel juga mengatakan bahwa dirinya mempunyai sebuah rencana untuk melakukan pengiriman sejumlah pasukan. Guna membantu para polisi berjaga dan menertibkan beragam kota yang sedang mengalami kekerasan. Dalam pidato yang dilakukan Perdana Menteri tersebut juga menjelaskan bahwa tidak dapat dibenarkan tindakan orang arab melakukan serangan kepada orang Yahudi serta sebaliknya.

Demikian pembahasan terkait balasan Hamas untuk Israel yang dilakukan beberapa waktu lalu. Balasan tersebut dilakukan bukan tanpa alasan yang jelas. Pasalnya diketahui bahwa pihak Israel telah melakukan serangan melalui jalur udara sebelumnya. Hingga mengakibatkan beberapa bangunan hancur dan Korban jiwa berjatuhan. Untuk itu pihak Hamas mengambil tindakan dengan melakukan serangan balik.

 

lilik sumarsih
Petualang,photographer dan penulis artikel tentang traveling dan alam liar

Leave a Reply

Top