Bertempur di All England Open 2021, Para Skuad Garuda Fokus Bentuk Daya TahanBerita NasionalOlah Raga by lilik sumarsih - March 17, 20210 Bagikan Artikel IniGelaran All England Open tahun ini, akan dimulai pada (17/3/2021). Para skuad Garuda telah bersiap, untuk menghadapi All England Open 2021. Setelah sampai di Birmingham, para pemain langsung berolahraga untuk membentuk daya tahan. Selain latihan, olahraga juga dinilai sangat penting, untuk menghadapi pertandingan di All England Open.Membangun Daya Tahan KardiovaskularIwan Hermawan, selaku Kepala Bidang Pengembangan Sport, memimpin latihan para atlet Indonesia. Dirinya memberikan latihan kardio, untuk membangun daya tahan Kardiovaskular. Menurut Iwan, daya tahan Kardiovaskular akan berpengaruh ke pernapasan. Karena memang daya tahan Kardiovaskular, berhubungan dengan paru-paru dan jantung.Iwan juga memilih program olahraga, yang dapat membangun daya tahan atlet. Pasalnya daya tahan, merupakan modal dasar kekuatan para atlet. Program olahraga yang dilakukan para atlet, lebih banyak dilakukan di sepeda dan treadmill. Dengan intensitas yang lumayan tinggi, namun durasinya tidak panjang.Iwan menilai, jika berolahraga terlalu lama, dapat membuat atlet kelelahan. Jadi yang paling bagus ialah dilakukan dalam intensitas lumayan tinggi, dengan durasi yang tidak terlalu panjang. Dengan begitu kondisi fisik para atlet, bisa kembali fit dan bugar.Waktu dan Kapasitas Berolahraga DikurangiSkuad Garuda diketahui berolahraga, di gym yang berada di hotel. Akibat dari adanya Covid-19, hotel yang ditempati pemain Indonesia, sangat menjaga protokol kesehatan. Jadi kapasitas berolahraga dalam gym, dibatasi atau dikurangi. Dalam satu kali latihan, hanya enam atlet yang boleh berolahraga dalam gym.Selain kapasitas orang yang dikurangi, hotel tersebut juga mengurangi durasi. Seharusnya para atlet bisa berolahraga selama satu jam, namun kini hanya diperbolehkan 45 menit. Dikurangi 15 menit, karena waktu tersebut digunakan untuk mensterilkan gym, sebelum dipakai atlet lain. Meski dikurangi, hal tersebut tidak menghalangi para atlet.Iwan selaku pelatih para atlet, berusaha untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Para atlet berolahraga dan latihan, guna membangun daya tahan. Jadi meski terbatas, para atlet Indonesia tetap bisa memanfaatkannya.Para Atlet Indonesia Latihan Sekaligus BeradaptasiApriyani sebagai salah satu atlet, mengatakan jika para pemain harus latihan sambil beradaptasi. Adaptasi dilakukan agar para atlet bisa terbiasa dengan cuaca, angin, hingga lampu di lapangan. Tentu saja hal tersebut tidak mudah, lantaran cuaca disana sedang dingin. Namun Apriyani yakin, jika skuad Garuda bisa beradaptasi dengan cepat.Tidak Ingin Terlalu excited dan Akan Bermain SantaiPara atlet merasa sangat senang dan excited, bisa bertanding di All England Open 2021 kembali. Salah satunya ialah Apriyani, dirinya mengaku sangat excited. Namun dirinya berusaha, untuk mengontrol rasa excited tersebut. Menurutnya rasa excited yang berlebihan tidak bagus, apalagi sampai terbawa ke lapangan.Apriyani bersama partnernya Greysia Polii, yakin bisa melewati pertandingan di All England Open. Dirinya sangat percaya diri, karena persiapan yang telah matang. Selain Apriyani, pemain ganda campuran juga menyatakan hal yang sama. Praveen dan Melati merupakan juara bertahan, pemain ganda campuran Indonesia.Sebagai juara bertahan, Praveen dan Melati tetap menjadikan kemenangan sebagai target. Namun keduanya tidak ingin terlalu berambisi, dan ingin bermain dengan santai. Keduanya ingin bermain santai, agar tidak merasa stres dan terbebani. Melati dan Praveen sangat optimis, bisa tetap mempertahankan juaranya.Para atlet Indonesia telah mempersiapkan, kurang lebih satu bulan. Jadi para atlet sangat optimis, bisa menjuarai pertandingan All England Open 2021 ini. Tidak hanya para atlet, masyarakat Indonesia juga mengharapkan gelar juara tersebut. Diharapkan agar seluruh atlet Indonesia, bisa membawa pulang gelar juara.