Kabar duka seolah terus tersiar seiring dengan meningkatnya kasus COVID-19 di tanah air. Kali ini berita kehilangan tersiar dari aktor senior Anwar Fuadi. Putra sulung dari aktor berusia 74 tahun tersebut meninggal dunia akibat infeksi COVID-19. Anwar Fuadi berduka dan kehilangan ini terjadi untuk kedua kalinya dalam kurun waktu yang berdekatan. Didahului Kepergian Istri Sebelumnya, pada tanggal 18 Juli 2021 lalu Anwar Fuadi merasakan duka mendalam karena kepergian belahan jiwanya. Sang istri, Farida Cosim, dinyatakan meninggal dunia akibat penyebab yang sama yakni infeksi COVID-19. Sebelum dikabarkan meninggal dunia, Farida memang telah diketahui memiliki penyakit komorbid yang menyebabkan kondisinya memburuk. Kepergian Farida Cosim tentu saja meninggalkan kesedihan mendalam bagi sang aktor. Istri tercintanya harus mengakhiri perjuangan melawan COVID-19 karena menderita penyakit bawaan ginjal. Dinyatakan meninggal di usia 69 tahun, Farida Cosim meninggalkan banyak kenangan bagi sang suami dan keluarga besar. Kembali Berduka dengan Kepergian Sang Putra Belum genap satu minggu sejak kepergian istri tercinta, Anwar Fuadi berduka lagi. Kali ini sang putra sulung Ferry Senapati pergi menyusul sang ibu dengan faktor penyebab yang sama. Ferry juga dinyatakan terinfeksi COVID-19 sebelum akhirnya meninggal dunia pada pukul 13:41 WIB tanggal 21 Juli 2021 lalu. Kabar duka kepergian putra sulung Anwar Fuadi ini langsung tersebar melalui pesan broadcast WhatsApp. Ferry menghembuskan nafas terakhirnya di RS Bhakti Asih Ciledug. Kepergian Ferry jelas menjadi pukulan yang mengejutkan bagi Anwar Fuadi. Dalam waktu yang berdekatan, ia harus kehilangan dua orang anggota keluarga yang begitu dicintainya akibat serangan COVID-19. Berita kehilangan yang datang bertubi-tubi dalam waktu satu minggu saja membuat Anwar Fuadi harus berusaha untuk tetap tegar. Bahkan dirinya sempat menjawab beberapa pertanyaan dari media sehubungan dengan kabar meninggalnya putra sulung tercinta. Meskipun terlihat jelas raut kesedihan di wajahnya, namun sang aktor tetap berusaha memberikan keterangan dengan tegas. Sempat Memakamkan Sang Ibu Sebelum dinyatakan meninggal dunia, Ferry sendiri disebutkan dalam keadaan sehat dan segar. Anwar menyebutkan bahwa anaknya tersebut berada dalam kondisi tubuh yang biasa saja bahkan cenderung sangat sehat. Ferry juga dikabarkan sempat mengikuti pemakaman sang ibu dalam kondisi yang sangat baik. Hal inilah yang membuat Anwar merasa kaget dengan kepergian Ferry. Hanya saja memang Ferry dikabarkan telah mengalami beberapa gejala saat dilarikan ke rumah sakit. Selama perawatan juga sang putra menderita berbagai gejala yang membuat kondisinya terus menurun hingga kemudian dinyatakan meninggal dunia. Usia yang masih tergolong muda dan kondisi tubuh yang masih terbilang kuat membuat kepergian Ferry mengejutkan banyak pihak. Namun, kondisi sesak napas yang dialami Ferry tampaknya memang menjadi penyebab utama tubuhnya tak bisa bertahan. COVID-19 akhirnya merenggut nyawa Ferry setelah menerima perawatan untuk sesaat di RS Bhakti Asih. Satu Liang Lahat Anwar Fuadi harus kehilangan dalam waktu yang berdekatan. Ia pun harus merelakan sang putra untuk menyusul istri tercintanya. Pemakaman Ferry dilakukan dalam suasana yang begitu kalut karena duka mendalam untuk sang istri masih begitu terasa. Jenazah Ferry pun dimakamkan dalam satu liang lahat berdampingan bersama Farida Cosim. Infeksi COVID-19 bukanlah kasus yang ringan dan bisa disepelekan. Siapa saja dapat terinfeksi dan mendapatkan gejala yang berat. Beberapa waktu belakangan ini berita kehilangan begitu banyak tersiar. Bahkan Anwar Fuadi berduka kehilangan anggota keluarganya secara berurutan. Mari, bersama-sama saling sadar untuk menjaga satu sama lain dan lebih kuat memerangi pandemi ini.