Benjamin Netanyahu telah resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Perdana Menteri Israel pada Minggu, 13 Juni 2021 lalu. Jejak politik Netanyahu selama 12 tahun menempati posisi penting di Israel tentu mencatatkan banyak sejarah. Kini Israel berada di bawah kendali Perdana Menteri yang baru, Naftali Bennett dunia sangat penasaran bagaimana Israel setelah masa kekuasaan Netanyahu berakhir. Riwayat Masa Muda Netanyahu merupakan putra dari seorang sejarawan yang bergerak aktif dalam kelompok zionis sayap kanan. Ia dilahirkan pada tanggal 21 Oktober 1949 silam. Masa kecilnya dihabiskan di Yerusalem hingga akhirnya pindah sekeluarga ke Amerika Serikat. Di sanalah Netanyahu juga mengenyam pendidikan, salah satunya di sekolah menengah Philadelphia. Netanyahu sempat menjadi kapten unit elit tentara Israel di tahun 1973. Ia ikut mengambil peran dalam pertempuran Yom Kippur. Catatan pendidikan Netanyahu juga sangat memuaskan. Ia melanjutkan kuliah di Massachusetts Institute of Technology. Program pendidikan yang diambil adalah doktor ilmu politik. Setelah lulus pada tahun 1976 dirinya memutuskan untuk kembali ke Israel. Menteri Termuda Perannya di dunia politik begitu jelas terlihat mengingat sikap Netanyahu yang tegas dan pemberani. Pada tahun 1993, Netanyahu dengan penuh percaya diri mengajukan kritik terhadap kesepakatan damai Oslo. Ia pun dipilih menjadi pemimpin untuk partai sayap kanan Likud. Tepat pada tahun 1996, nampaknya jejak politik Netanyahu semakin kuat dan menuliskan sebuah sejarah. Pada tahun tersebut dirinya diangkat sebagai Perdana Menteri termuda di Israel. Benjamin Netanyahu resmi memangku jabatan penting ini di usia 46 tahun. Pada saat itu tokoh yang menduduki jabatan presiden adalah Ezer Weizman. Sayangnya masa jabatan Netanyahu sebagai Perdana Menteri berakhir dalam waktu singkat. Ia dinyatakan kalah dalam pemilu 1999 dan posisinya digantikan oleh Ehud Barak. Meskipun begitu, kiprah Netanyahu dalam dunia politik tak berhenti. Kalah dari pemilu, ia kembali lagi ke pemerintahan dan menempati posisi menteri di sana. Netanyahu tercatat pernah menduduki posisi menteri sebanyak dua kali. Pada periode 2002-2003, dirinya menempati tanggung jawab sebagai Menteri Luar Negeri. Sementara itu pada tahun 2003-2005, Netanyahu menempati jabatan sebagai Menteri Keuangan Israel. Pada tahun 2006-2009, dirinya tercatat sebagai pemimpin oposisi sebelum akhirnya maju ke pemilu 2009. 12 Tahun Menjabat Benjamin Netanyahu kembali mendapatkan posisinya sebagai Perdana Menteri setelah menang di pemilu 2009. Kali ini ia menempati jabatan ini untuk waktu yang lama yaitu 12 tahun. Selama 12 tahun masa jabatan yang tak terputus ini, Netanyahu telah mencatat banyak sejarah yang tak akan dilupakan dunia. Pada tahun 2015, Netanyahu mengutuk negosiasi nuklir yang terjadi antara Barack Obama dan Iran. Ia menyampaikan hal tersebut dalam sebuah pidato kontroversial di hadapan Kongres. Empat tahun setelahnya, Netanyahu didakwa karena tindakan penipuan, penyuapan, serta pelanggaran kepercayaan publik. Dirinya diselidiki atas tuduhan korupsi selama 3 tahun lamanya. Akhir Jabatan Tahun 2021 ini, Netanyahu harus meletakkan masa jabatannya sebagai Perdana Menteri. Rekor jabatan 12 tahun ini harus diakhiri setelah adanya mosi percaya pada 13 Juni lalu yang membuat kubu koalisi bersatu melawan kekuasan dari Benjamin Netanyahu. Naftali Bennett dinyatakan resmi menempati posisi Perdana Menteri setelah memenangkan voting mosi percaya dengan hasil 60-59 suara. Tipis memang, namun pada kenyataannya hasil voting ini mengakhiri jejak politik Netanyahu sebagai Perdana Menteri. Merasa tak puas, Netanyahu menolak untuk hadir dalam pelantikan Naftali Bennett yang akan menggantikannya. Netanyahu menyatakan bahwa pemerintahan baru ini tak akan bertahan lama dan dirinya akan kembali segera.