Sumatera Barat terkenal dengan beragam kuliner khasnya: rendang, sate padang, dendeng batokok, hingga minuman tradisional kaya manfaat — Teh Talua.
Minuman ini populer di Pariaman, Padang, Payakumbuh, hingga Bukittinggi, dan kerap dinikmati sebagai penambah stamina, pemulih tenaga, serta penghangat tubuh.
Teh Talua memiliki ciri khas:
menggunakan kuning telur ayam kampung
diseduh bersama teh panas pekat
diberi perasan jeruk nipis
teksturnya creamy, lembut dan wangi
Bagi yang belum pernah mencoba, rasanya unik — gabungan antara teh manis susu telur tanpa susu, namun tetap creamy!
Bahan-Bahan Teh Talua (1 Gelas)
1 butir kuning telur ayam kampung
1–2 sdt gula pasir
1 gelas teh hitam panas pekat
1–2 tetes air jeruk nipis
opsional: kayu manis atau madu
Tips:
Semakin fresh telurnya, semakin harum hasilnya.
Kalau ingin lebih creamy, banyak kedai memakai dua kuning telur.
Cara Membuat Teh Talua Asli Minang
Siapkan gelas tinggi bersih.
Masukkan kuning telur + gula pasir.
Kocok kuat-kuat menggunakan sendok atau whisk kecil hingga berbusa putih pekat (di Minang disebut “didamui”).
Seduh teh hitam pekat panas.
Perlahan tuangkan teh ke dalam busa telur sambil tetap diaduk.
Tambahkan setetes jeruk nipis untuk menghilangkan bau amis.
Sajikan panas.
Aroma wangi, busa lembut, dan rasa manis legit akan langsung terasa!
Tips Anti Amis
Jangan pakai telur lama — pilih telur kampung baru.
Jeruk nipis cukup 1–2 tetes agar rasa telur tidak mengganggu.
Aduk hingga busa benar-benar naik.
Manfaat Teh Talua
Masyarakat Minang percaya minuman ini membantu:
menambah stamina
menghangatkan tubuh kala hujan
mengurangi masuk angin
penambah energi pekerja berat
Kapan Teh Talua Disajikan?
sarapan pagi
menemani soto Padang
minuman nongkrong malam
dianggap minuman “laki-laki”, tapi semua orang boleh minum
Kesimpulan
Teh Talua bukan sekadar minuman — ini tradisi Minang.
Rasanya creamy, manis, wangi, dan menghangatkan tubuh.
Dengan bahan sederhana, semua orang kini bisa membuatnya di rumah.