You are here
Home > Berita Nasional >

Informasi Terkait Pertanda Serta Penanganan Gejala Bipolar Pada Remaja

Masa remaja memang tergolong rentan dalam menghadapi berbagai macam gangguan. Salah satunya seperti gangguan bipolar pada remaja yang bisa dipicu oleh sejumlah faktor dan diperlihatkan melalui beberapa pertanda
Bagikan Artikel Ini

Masa remaja memang tergolong rentan dalam menghadapi berbagai macam gangguan. Salah satunya seperti gangguan bipolar pada remaja yang bisa dipicu oleh sejumlah faktor dan diperlihatkan melalui beberapa pertanda. Pada dasarnya bipolar tidak hanya bisa dialami oleh para remaja saja, beragam kalangan pun masih berkemungkinan untuk mengalami hal tersebut. 

Lebih mudahnya bipolar dapat dikatakan sebagai gangguan mood yang tergolong kronis. Biasanya pertanda yang ditunjukkan oleh orang yang mengalami bipolar adalah seperti seringnya terjadi perubahan yang termasuk ekstrim terkait suasana hati. Berikut informasi terkait pertanda dan juga solusi penanganan remaja yang mengalami gejala bipolar:

Gejala Bipolar Yang Muncul Pada Remaja

Menurut sebagian orang, remaja yang mengalami bipolar memang cukup merepotkan karena dinilai dapat memicu hadirnya masalah. Berikut ulasan gejala bipolar yang terjadi pada masa remaja:

1. Depresi 

Gejala ini dapat dikatakan sebagai gejala bipolar pada remaja yang pertama, karena keadaan ini masih berkemungkinan untuk berkembang. Perilaku yang ditampilkan remaja bipolar yang depresi tidak hanya berupa raut kesedihan ataupun tiba-tiba merasa marah saja. Melainkan juga dapat diperlihatkan berupa keadaan dimana remaja merasa bersalah yang tergolong berlebihan, terganggu mentalnya dan seterusnya.

2. Manik 

Pertanda yang ditemui pada orang yang mengalami manik adalah seperti berbicara tanpa berpikir terlebih dahulu. Bisa juga berupa irit dalam berbicara, mudah marah dan lainnya. Apabila penderita manik telah memasuki fase yang lebih serius biasanya akan dirawat dalam rumah sakit. Mengingat adanya rasa yang dimiliki keluarga terdekat apabila penderita melakukan hal yang gegabah dan berakibat fatal.

3. Hypomania 

Untuk gejala bipolar satu ini tidak terlalu ekstrim, mengingat tidak seluruh remaja melewati fase ini. Ciri-ciri penderita dari Hypomania ini tidak jauh berbeda dari orang normal yaitu berbicara dalam kadar yang lumayan banyak. Bahkan dapat dibilang cukup produktif, namun terkadang juga merasa murung serta gampang tersinggung. Dengan uraian tersebut gejala ini memang tidak mengganggu serta sulit dideteksi.

4. Fase Campuran 

Pada tahap ini penderita mengalami perpaduan antara gejala yang dialami pada fase manik dan juga fase depresi. Biasanya akan ditunjukkan dengan suasana hati yang kian merasa tertekan. Namun di sisi lain penderita juga banyak bicara serta banyak berpikir juga. Ditambah pula dengan seringnya merasa cemas yang berlebihan.

5. Psikosis 

Tahap gejala terakhir ini dipicu oleh keadaan dari fase manik dan juga depresi yang telah tergolong akut. Tanda yang sering dijumpai yakni penderita mengalami halusinasi atau delusi. Jika hal tersebut terjadi terkadang salah saat melakukan diagnosis hingga menganggapnya sebagai skizofrenia.

Penanganan BIpolar

Untuk penderita yang melalui sejumlah gejala yang disebutkan di atas bisa dilakukan penanganan dalam dua macam. Pertama dengan tindakan terapi yang meliputi beberapa jenis. Diantaranya seperti psikoterapi atau yang banyak dikenal dengan sebutan terapi berbicara. Ada juga terapi untuk perilaku penderita secara kognitif. 

Ketiga ada terapi yang dinamakan interpersonal yang lebih berfokus pada memperkecil permasalahan keluarga. Selain terapi penderita juga bisa melakukan pengobatan dengan berbekal dari resep yang telah disiapkan oleh dokter. 

Itu tadi pembahasan mengenai gejala bipolar pada remaja yang diperlihatkan dengan sejumlah pertanda seperti tingkah laku dan juga tingkat emosi. Ulasan di atas dapat menjadi referensi bagi para orang tua yang memiliki anak usia remaja. Tentu ingin anak yang dimiliki tetap sehat baik secara fisik maupun mental. Beberapa pertanda tersebut dapat menjadi kewaspadaan agar jika terjadi segera bisa dilakukan penanganan.

 

 

lilik sumarsih
Petualang,photographer dan penulis artikel tentang traveling dan alam liar

Leave a Reply

Top