You are here
Home > Berita Nasional >

Momen Harga LM Antam Naik bisa Dijadikan Ladang Investasi

Harga LM Antam Naik
Bagikan Artikel Ini

Dewasa ini emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) tengah digandrungi masyarakat. Penggunaannya mulai dari mahar pernikahan ataupun investasi. Diketahui pada Sabtu, 3 April 2021 harga LM Antam naik daripada harga sebelumnya.

Harga pecahan satu gram emas Antam sendiri berada pada nilai Rp 922.000 tidak mengalami perubahan. Sementara harga buyback emas Antam berada dinilai Rp 810.000 per gram. Tentu nominal yang ditawarkan cukup menarik untuk dijadikan pertimbangan investasi emas.

Antam menjual emas dan perak batangan dalam beberapa ukuran berat misalnya 1 gram, 2 gram, dan 500 gram. Biasanya harga per gram emas Antam akan berbeda tergantung berat batangnya. Perbedaan ini terjadi karena ada biaya tambahan untuk pencetakan, sehingga Antam batang kecil lebih mahal dari batang yang lebih besar.

Harga pecahan satu gram emas Antam sendiri berada pada nilai Rp 922.000 tidak mengalami perubahan. Sementara harga buyback emas Antam berada dinilai Rp 810.000 per gram. Nominal tentunya menggiurkan terlebih untuk dijadikan investasi.

Ekonom Satria Sambijantoro Berpendapat tentang Harga Emas

Ahli ekonomi Bahana Sekuritas Putera Satria Sambijantoro memperkirakan harga emas batangan antam akan terus naik. Menurutnya harga akan menembus level Rp 1,3 juta – Rp 1,4 juta di akhir tahun 2021. Kondisi ini, lantas menimbulkan pertanyaan apakah sekarang adalah waktu yang tepat untuk membeli emas.

Satria menuturkan, emas tetap diperlukan untuk mendiversifikasi portofolio aset. Jadi, tidak ada salahnya jika membeli emas saat ini mengingat bernilai investasi. Dirinya bahkan menilai ini adalah momen yang sangat pas walaupun tidak perlu membeli dalam jumlah besar.

Satria juga memproyeksi, harga emas bakal mengalami koreksi lanjutan dalam jangka pendek mengingat inflasi masih rendah. Di sisi lain, suku bunga obligasi terus merangkak naik yang membuat real yield makin menurun. Sebagai informasi, real yield adalah imbal hasil obligasi dikurangi inflasi.

Mudahnya, saat real yield menurun maka harga emas cenderung ikut menurun. Namun saat inflasi melampaui tingkat suku bunga atau negative real yield, maka harga emas akan menguat. Terlebih jika inflasi mulai naik, harga LM Antam naik meski masih ada penurunan harga emas dalam jangka pendek.

Lebih lanjutnya, akan ada kenaikan inflasi pada tahun 2021 menyusul gencarnya vaksinasi yang dilakukan. Hal inilah yang membuat harga emas diprediksi naik pada akhir tahun 2021. Harga emas dunia juga diproyeksi mencapai 2.700 dollar per troy ons dari 1.600 dollar AS per troy ons saat ini.

Bangkit Meski Sempat Mengalami Penurunan Sebelumnya

Kenaikan harga emas pada akhir tahun mampu mencapai 50 persen hingga 60 persen. Meski dua hari sebelumnya yakni pada Kamis, 1 April 2021 harga Antam menurun di Pegadaian. Misalnya harga emas 24 karat Antam dibanderol Rp952.000, anjlok hingga Rp9.000.

Setelah turun selama dua hari berturut-turut, harga emas di Pegadaian kembali menguat sebanyak Rp5.000 hari itu. Keesokan harinya, harga jual emas di Pegadaian tercatat di angka Rp860.000 dengan buyback Rp834.000 per gram. Penguatan ini sempat menjadi angin segar bagi para peminat emas Antam sendiri.

Sebelumnya pada Selasa, 30 Maret 2021 harga emas di Pegadaian mengalami penurunan sebanyak Rp2.000 menjadi Rp 862.000 untuk harga jual. Sementara terpatok Rp836.000 untuk harga beli emas tersebut. Penurunan harga terus berlanjut hingga sebanyak Rp7.000 dengan harga jual di angka Rp855.000 dan buyback Rp829.000.

Berdasarkan informasi pada laman resmi Pegadaian, harga emas 24 karat UBS ukuran terkecil yakni 0,5 gram dipatok seharga Rp 483.000. Emas Antam terkecil sendiri yang dipatok Rp524.000, turun Rp4.000. Bahkan ukuran emas Antam paling besar, yaitu 1.000 gram menjadi Rp 880.326.000.

 

lilik sumarsih
Petualang,photographer dan penulis artikel tentang traveling dan alam liar

Leave a Reply

Top