You are here
Home > Berita Nasional >

Bikin Konten Panggil Arwah Vanessa Angel, Paranormal Dikecam

Panggil Arwah Vanessa Angel
Bagikan Artikel Ini

Pojokjakarta.com – Kematian Vanessa Angel akibat kecelakaan mengundang kontroversi. Setelah netizen gundah atas kepergiannya, kali ini adalah seorang paranormal yang bikin konten panggil arwah Vanessa Angel. Tentu saja, konten tersebut langsung menyulut perhatian publik.

Atas konten tersebut, paranormal tersebut dikecam. Meskipun saat ini konten tersebut sudah dihapus, namun netizen sudah marah-marah dan mengecam paranormal yang ‘sok’ bisa memanggil arwah tersebut.

Beberapa orang menganggap paranormal tersebut sangat tidak sopan dan tega banget membuat konten seperti itu. Terlebih, saat ini sang anak masih dirundung kesedihan atas kepergian kedua orang tuanya.

Paranormal Sok Tahu Dunia Ghaib

Saat ini, konten-konten semacam itu memang menjadi salah satu genre konten di Youtube yang memiliki penonton tersendiri. Maka dari itu, orang-orang yang mengaku paranormal rela membuat berbagai video yang menyangkut hal-hal ghaib.

Entah hal tersebut benar atau tidak, namun yang pasti banyak orang yang tidak setuju. Terlebih orang-orang yang mengerti tentang agama. Orang yang meninggal dunia akan masuk ke alam baru dan tidak bisa kembali lagi ke dunia dalam bentuk arwah.

Maka dari itu, banyak netizen yang menganggap paranormal tersebut benar-benar jahat membuat kesedihan orang lain sebagai konten. Apalagi mencari penghasilan dari Youtube, link, ataupun pengikut.

Masalah yang terbesar, banyak keluarga dari Vanessa Angel bisa saja melihat konten tersebut. Terlebih, banyak yang repost video tersebut dan akhirnya konten tersebut tidak bisa terhapus. Hal itulah yang membuat sedih keluarga Vanessa dan beberapa sempat speak up untuk menghentikan konten yang mempermainkan kesedihan orang lain.

Saking sudah viralnya, MUI juga sempat berbicara. Bahkan Wasekjen MUI, Muhammad Ziyad mengatakan jika ada hadits yang melarang setiap orang mencela mayat atau orang yang sudah meninggal dunia. Ziyad meminta kepada semua pihak, terutama content creator di platform apapun untuk tidak mencela. Seharusnya, kita berempati kepada keluarga yang sedang berduka, bukan malah main-main bikin konten seperti itu.

Ahli psikologi pun juga turut berbicara jika tindakan ini adalah opportunism yang mengeksploitasi situasi tanpa memikirkan konsekuensi yang dirasakan oleh orang lain. Seharusnya, kematian seseorang menjadi pengingat dan orang yang masih diberikan hidup harus mendoakan yang terbaik. Bukan malah sebaliknya.

Pembuat Konten Mengklarifikasi dan Meminta Maaf

Setelah merasakan kecaman bertubi-tubi, akhirnya si pembuat konten panggil arwah Vanessa Angel mengklarifikasi tindakan dan meminta maaf atas konten tersebut. Namun hal tersebut tidak akan menghapus jejak digital yang sudah mereka buat.

Sehingga, dengan kejadian tersebut, seharusnya bisa dijadikan pelajaran. Kesedihan orang lain sepatutnya dipahami dan dirasakan. Kita tidak boleh mengambil keuntungan sepihak dari berbagai kesedihan yang dialami oleh orang lain. Sepatutnya sebagai manusia, menanamkan empati dalam hati adalah sebuah kewajiban yang harus dilakukan.

Leave a Reply

Top