You are here

Mata Uang Crypto Coinbase, Trading Cyptocurrency Paling Mudah

Mata Uang Crypto Coinbase
Bagikan Artikel Ini

Belakangan ini, sektor investasi semakin menarik bagi kaum muda. Apalagi semakin banyak bentuk dan keuntungan yang ditawarkan. Mata uang crypto coinbase adalah salah satunya. Sejak melantai di bursa saham pada 15 April 2021 kemarin, membuat Coinbase jadi penyedia transaksi crypto pertama di AS yang sukses menembus pasar saham.

Menariknya, Coinbase mendaftar ke bursa secara langsung tanpa underwriters seperti yang biasa dilakukan perusahaan saat akan IPO. Penjualan dengan cara seperti ini terbukti sukses dan Coinbase memiliki nilai saham sekitar USD 323,28 atau setara dengan 4,5 juta Rupiah.

Awal Mula Kemunculan Coinbase

Cryptocurrency mulai booming sejak munculnya Bitcoin yang sebenarnya sudah ada sejak 2009. Namun memang baru pada akhir 2019 mata uang crypto ramai diperbincangkan. Dianggap sebagai salah satu aset investasi yang mudah dan menguntungkan, semakin banyak orang yang bermain dan membelinya. Fenomena ini memunculkan jenis usaha baru yaitu trading crypto.

Coinbase adalah sebuah perusahaan atau aplikasi yang menyediakan transaksi jual beli cryptocurrency. Mata uang crypto Coinbase yang ada di aplikasi ada bermacam-macam, mulai dari Bitcoin sampai Ethereum. Saat ini, jumlah pengguna platform ini mencapai 56 juta atau meningkat dari yang tadinya 43 juta di akhir 2020.

Dulunya, Coinbase ada untuk memudahkan orang membeli Bitcoin. Selain itu fungsinya adalah sebagai dompet digital. Namun, seiring perkembangannya, platform ini melayani pembelian mata uang crypto yang lain. Dengan terus meningkatnya pengguna aplikasi ini, valuasi perusahaan pun terus meningkat mencapai USD 8 miliar.

Karena eksposur yang semakin besar pada mata uang crypto, perusahaan ini berani untuk menjual sahamnya secara langsung. Artinya, saham dijual dulu kepada karyawan dan juga shareholders yang sudah ada. Cara ini terbilang sangat berani untuk penyedia jasa jual beli cryptocurrency.

Cara Menggunakan Coinbase

Penggunaan platform atau aplikasi trading ini sangat mudah dan semua orang pasti bisa melakukannya. Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengunduh aplikasi Coinbase di perangkat, bisa smartphone atau PC. Kemudian, lakukan registrasi dan pembuatan akun. Setelah selesai, jual beli bisa langsung dilakukan. Ya, semudah itu.

Tidak perlu ada yang diunduh untuk hal-hal terkait dengan software trading karena semuanya sudah ada dalam aplikasi. Bahkan untuk platform yang lebih tinggi, pengguna bisa dengan mudah menaikkan level ke Coinbase Pro. Menariknya lagi, interface dari app ini juga sangat simple dan mudah dipahami.

Ketika masuk ke halaman pertama, pengguna akan langsung disuguhi tampilan soal portfolio balance dan performanya. Terdapat beberapa jenis performa yang bisa dipilih mulai dari per jam, 24 jam, seminggu, dan juga setahun. Kemudian, terdapat juga fitur Wallet yang memungkinkan user untuk menerima dan mengirim crypto. Jelas ini adalah terobosan baru untuk trading crypto.

Di Coinbase, terdapat banyak sekali jenis crypto yang bisa dibeli oleh pengguna. Platform ini berencana untuk terus menambah jenis crypto-nya selama sesuai dengan permintaan pasar. Jadi, tidak hanya crypto besar macam Bitcoin dan Ethereum saja, tapi juga EOS, Dash, Ripples, dan masih banyak lagi.

1. Membeli Cryptocurrency

Berikut ini adalah bagaimana cara membeli mata uang crypto Coinbase melalui aplikasi.

  • Asumsikan sudah mengunduh, maka buka app-nya.
  • Pilih Get Started di bagian atas layar
  • Muncul pilihan crypto, silahkan pilih yang diinginkan.
  • Masukkan berapa banyak jumlah pembelian
  • Klik Preview Buy
  • Masuk ke laman Review the Order
  • Setelah selesai mereview order, klik Buy Now. Selesai

2. Menjual Asset di Coinbase

Cara menjual crypto yang sudah dibeli juga sangat mudah namun pengguna perlu menunggu selama 8 hari untuk bisa melakukannya. Berikut ini caranya:

  • Klik logo lingkaran biru di halaman utama dimana setelahnya akan muncul dua anak panah.
  • Pilih Sell
  • Tentukan asset apa yang akan dijual. Pastinya harus sesuai dengan crypto yang sudah dimiliki.
  • Masukkan nominal atau jumlah berapa banyak yang akan dijual. Bisa juga pilih Max jika ingin menjual semuanya.
  • Masuk ke menu review dan perhatikan fee-nya.
  • Setelah selesai, klik Sell Now.

3. Melakukan Penarikan (Withdraw)

Di Coinbase, pengguna tidak hanya bisa membeli atau menjual tapi bisa menarik asset yang sudah dikumpulkan beserta keuntungannya. Caranya juga sangat mudah, seperti langkah berikut ini:

  • Di laman home page, klik portfolio balance yang ada di bagian atas layar
  • Pilih USD dan jika pengguna sudah pernah menjual crypto-nya, maka nilai yang akan tampil disini tidak mungkin 0.
  • Klik Withdraw
  • Pilih Preview Withdraw
  • Masukkan atau tentukan rekening bank tujuan. Proses transfer dimulai.

Lama uang masuk setelah transfer dilakukan biasanya kurang lebih 3 hari. Pengguna juga bisa memasukkan opsi debit card untuk penarikan instant dan juga biaya yang lebih murah. Sebegitu mudahnya bertransaksi di Coinbase.

Pro Kontra Mata Uang Crypto Coinbase

Pengguna aplikasi ini terus meningkat karena memang kemudahan bertransaksi yang ditawarkan. Belum lagi banyaknya varian asset cryptocurrency yang ada disana membuat orang leluasa memilih dan membandingkan. Sedikitnya ada 25 jenis crypto untuk trading, investasi, dan juga staking atau pertaruhan.

Kemudian, hal menarik lainnya adalah liquidity-nya yang tinggi. Coinbase sangat konsisten bertengger di peringkat teratas diantara bursa-bursa likuid lainnya. Hal ini tentu memberikan perlindungan kepada para investor dari price slippage atau terjadinya gejolak pasar.

Tetapi, sebaik-baiknya aplikasi, tentu ada kekurangannya. Yang pertama adalah bahwa pengguna kerap mengeluhkan tingginya fee pada jenis aplikasi reguler. User harus beralih dulu ke Coinbase Pro untuk mendapat fee yang lebih rendah. Jika dibandingkan dengan aplikasi sejenis, maka biaya disini tampak lebih besar.

Kemudian juga yang menjadi kontra dari aplikasi ini adalah pada fitur wallet. Pengguna rupanya tidak memiliki kendali atas “uang”nya di dompet Coinbase. Perusahaanlah yang memiliki kontrol penuh atas wallet tersebut yang tampaknya bertentangan dengan etos keuangan atau uang yang terdesentralisasi. Jika ingin menghindari ini, segera tarik uang dan pindahkan ke dompet yang sebenarnya.

Kekurangan yang selanjutnya adalah terbatasnya pilihan untuk altcoin. Bagi trader pemula yang masih ingin bermain di altcoin bisa jadi kecewa. Pasalnya tidak ditemukan banyak opsi di aplikasi ini. Kedepannya, Coinbase memang berencana menambah koleksinya pada aset yang satu ini.

Mata uang crypto Coinbase benar-benar sedang naik daun seiring melantainya platform ini di bursa. Nilai saham yang serta valuasi perusahaan yang tinggi membuat pasar menaruh kepercayaan terhadap mereka. Tertarik mencoba investasi cryptocurrency, jajal saja Coinbase.

Sumber:

https://www.investopedia.com/tech/coinbase-what-it-and-how-do-you-use-it/

https://www.cnbc.com/2021/04/14/what-is-coinbase-how-to-use-it.html

https://tekno.kompas.com/read/2021/04/15/10310067/dompet-mata-uang-kripto-coinbase-resmi-melantai-di-bursa-saham?page=all

https://www.suara.com/bisnis/2021/04/16/100600/apa-itu-coinbase-ini-sejarah-pengguna-dan-harga-sahamnya?page=all

 

 

lilik sumarsih
Petualang,photographer dan penulis artikel tentang traveling dan alam liar

Leave a Reply

Top