You are here

Alasan Biden Tunjuk Wanita Jadi Jenderal, Karena Memiliki Pencapaian yang Luar Biasa

Biden Tunjuk Wanita Jadi Jenderal
Bagikan Artikel Ini

Kabar mengejutkan datang dari Presiden negara AS, Joe Biden. Dirinya memberitahu jika akan mencalonkan dua orang jenderal perempuan, sebagai pemimpin kemiliteran Amerika Serikat. Pengumuman mengenai aksi Biden tunjuk wanita jadi Jenderal, cukup mengejutkan banyak pihak. Pasalnya pemimpin kemiliteran perempuan, masih nampak asing di mata banyak orang.

Dua perempuan hebat yang dicalonkan oleh Biden, yakni Laura dan Jacqueline. Biden menilai jika kedua perempuan tersebut, mampu untuk menjadi pemimpin kemiliteran AS.

Informasi Singkat Mengenai Laura dan Jacqueline

Calon pertama ialah Jacqueline. Dirinya memiliki pangkat Jenderal, dari satuan AU Amerika Serikat. Jacqueline ialah satu-satunya perempuan perwira, yang bisa meraih berpangkat paling tinggi. Sekarang pangkat Jacqueline di kemiliteran AS, ialah Jenderal dengan empat bintang. Dirinya dipilih Joe Biden, sebagai Kepala Ustranscom atau Mandat Transportasi.

Lalu perempuan hebat yang selanjutnya ialah Laura Richardson. Saat ini Laura memiliki pangkat Letnan Jenderal, berasal dari Angkatan Darat AS. Laura baru saja dinaikkan pangkat, dari Bintang Tiga menjadi empat bintang. Dirinya dipilih Joe Biden, sebagai Pemimpin Southcom atau Mandat Selatan.

Kepemimpinan Laura akan mencakup Amerika Tengah dan juga Latin. Perlu diketahui agar bisa jadi mandat komando kemiliteran AS, harus punya pangkat Jenderal dengan empat bintang. Kesebelas mandat kemiliteran AS yang sekarang, seluruhnya punya pangkat Jenderal dengan empat bintang.

Alasan Biden Tunjuk Wanita Jadi Jenderal Kemiliteran AS

Banyak masyarakat bertanya-tanya, mengapa Joe menunjuk kedua perempuan tersebut. Joe Biden pun membeberkan alasannya. Dirinya menilai kedua perempuan ini, merupakan sosok cinta negara dan pahlawan yang luar biasa. Kedua perempuan hebat tersebut, juga dinilai memiliki kualitas yang sangat tinggi. Jadi sangat pantas untuk dicalonkan, sebagai pemimpin mandat militer AS.

Selain itu kedua wanita hebat tersebut, juga dinilai memiliki integritas dan keterampilan. Biden juga menyebutkan, keduanya mampu memimpin karir dan yakin akan menjalankan kewajibannya dengan sangat baik.

Perempuan Generasi Baru Dalam Memimpin Kemiliteran AS

Jika Laura dan juga Jacqueline disetujui oleh Senat AS, maka keduanya akan menjadi pemimpin seperti Robinson Lori. Robinson ialah perempuan pertama, yang menjadi pemimpin komando kemiliteran Amerika Serikat. Diketahui jika Robinson pernah memimpin Northcom atau Komando di Utara, dan pensiun di tahun 2018.

Jadi Laura dan juga Jacqueline, akan menjadi perempuan generasi berikutnya yang menjadi pemimpin Kemiliteran AS. Ketiganya dinilai sebagai wanita hebat dan tangguh. Maka dari itu ketiganya diberi kepercayaan, untuk memimpin Komando Kemiliteran AS.

Sudah Dicalonkan Sejak Awal

Menurut kabar dari The NY Times, Jacqueline dan Laura telah dicalonkan sejak Februari 2020. Yang mencalonkan keduanya di awal tahun, ialah Pentagon. Namun pengumuman untuk pencalonan keduanya, ditunda sampai pemilu presiden AS selesai. Akhirnya pengumuman pencalonan tertunda hingga November 2020.

Alasan dibalik ditundanya pencalonan, ialah karena kekhawatiran Mark Esper. Mark selaku Menhan saat itu, takut jika Donald Trump tidak mau setuju. Kala masih menjabat menjadi Presiden AS, Donald Trump dikenal cukup keras. Jadi Mark takut, Donald tidak akan setuju karena melihat gender.

Lalu setelah pemilu AS selesai, keduanya diajukan kembali. Dan presiden kali ini Joe Biden, setuju dengan pencalonan kedua perempuan tersebut. Kini keduanya hanya perlu menunggu konfirmasi dari Senat Amerika. Jika disetujui maka Laura dan Jacqueline, akan menjadi pemimpin mandat kemiliteran AS selanjutnya.

Banyak yang yakin kedua perempuan hebat ini, akan menjadi pemimpin militer hebat. Meski terkejut, banyak yang setuju dengan aksi Biden tunjuk wanita jadi Jenderal kemiliteran. Ini merupakan bentuk, dalam menjalankan kesetaraan antara wanita dan pria.

 

lilik sumarsih
Petualang,photographer dan penulis artikel tentang traveling dan alam liar

Leave a Reply

Top