Duterte Ancam Mengusir Tentara AS Terkait VaksinBerita Internasional by Maman Soleman - December 30, 20200 Presiden Filipina Rodrigo Duterte menekan Pemerintah Amerika Serikat (AS) berhubungan dengan kesiapan vaksin Covid-19. Duterte ancam mengusir tentara AS bila tak dapat menyediakan 20 juta vaksin Covid-19. Menanggapi kritik dari dalam negeri, Duterte memanfaatkan perjanjian militer sebagai alat barter untuk mendapatkan vaksin Covid-19 dari AS. Seperti kita ketahui, dua perusahaan AS memproduksi massal vaksin Covid-19, yaitu Pfizer dan Moderna. Sekarang AS dan Filipina terikat kerja sama pakta militer VFA (Visiting Forces Agreement). Kerja sama itu sudah berlangsung lebih dari 20 tahun. Di Balik Duterte Ancam Mengusir Tentara AS Pada awal 2020 Filipina telah memberi tahu AS akan mengakhiri perjanjian VFA. Tetapi Juni lalu Duterte menunda rencana itu sebab mempertimbangkan perkembangan keadaan politik di kawasan. Durtete menegaskan, AS mengetahui Visiting Forces Agreement telah kadaluarsa. Bila penghentian
Mengapa Vaksin Covid-19 Tidak Gratis Seluruhnya?Berita Nasional by Maman Soleman - December 18, 2020December 18, 20200 Beberapa negara berencana untuk menggratiskan vaksin Covid-19 bagi seluruh warga negaranya. Tetapi tak begitu halnya dengan Indonesia. Mengapa vaksin covid-19 tidak gratis seluruhnya? Pemerintah menetapkan untuk memberikan vaksin Covid-19 melewati dua skema yaitu gratis dan berbayar. Ketentuan ini juga memanen kritik dari beragam kalangan masyarakat. Adapun persentase penduduk yang mesti membayar guna memperoleh vaksin adalah 70% atau kira-kira 75 juta jiwa dari 107 penduduk berumur 18-59 tahun yang ditargetkan pemerintah sebagai penerima vaksin Covid-19. Ketetapan pemerintah ini dikuatirkan memunculkan reaksi penolakan sehingga tujuan herd immunity yang diharapkan tak akan berhasil. Alasan Vaksin Covid-19 Tidak Seluruhnya Gratis Merespon hal ini, juru bicara program vaksinasi sekaligus Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi menyatakan APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) Indonesia tak
Moderna akan Banderol Vaksin Covid-19 TerjangkauBerita Internasional by Maman Soleman - November 24, 20200 Moderna, perusahaan farmasi Jerman akan membandrol calon vaksin Covid-19 sebesar USD25-37 atau kira-kira Rp 354 ribu-Rp 524 ribu setiap dosis. Stephane Bancel, CEO Moderna menyatakan, harga itu bervariasi menurut jumlah pemesanan yang dilakukan. “Karena itu harga vaksin buatan kami hampir sama dengan vaksin flu yang dipasarkan seharga USD10-50 (kira-kira Rp 141 ribu-708 ribu),” ujar Bancel sebagaimana dikutip dari Weltam Sonntag (WamS) di Jakarta, Minggu 22 November 2020 lalu. Vaksin Covid-19 Dibandrol Murah Bancel menceritakan, pada hari Senin 16 November 2020, salah seorang pejabat dari Uni Eropa menyatakan kalau Komisi Eropa ingin menjalin kontrak suplai jutaan dosis calon vaksin dengan Moderna yang harganya di bawah USD25 tiap dosis. “Belum ada yang ditandatangani, tetapi kami nyaris mencapai kontrak dengan Komisi Uni Eropa. Kami ingin menyalurkankan ke Eropa