Pertolongan Pertama pada Orang Tenggelam di Air, Warga Diimbau Paham Tindakan DaruratBerita Nasionalkesehatan by Algi Zaki - November 7, 2025November 27, 20250 Bagikan Artikel IniKasus orang tenggelam masih sering terjadi di Indonesia, terutama saat musim hujan, banjir, atau aktivitas wisata air. Penanganan yang cepat dan tepat sangat menentukan keselamatan korban. Banyak insiden fatal terjadi bukan karena ketiadaan pertolongan, tetapi karena tindakan yang keliru di lapangan.Petugas SAR dan tenaga medis menegaskan bahwa masyarakat harus memahami dasar pertolongan pertama pada orang tenggelam, terutama karena detik-detik pertama sangat menentukan aliran oksigen ke otak. Kerusakan permanen dapat terjadi hanya dalam waktu 4–6 menit tanpa oksigen.Berikut panduan lengkap yang bisa dilakukan siapa pun sebelum bantuan profesional tiba.1. Pastikan Keselamatan PenolongJangan langsung menerjang air tanpa perhitungan. Penolong harus memastikan area aman dan tidak berisiko ikut terseret arus. Gunakan alat bantu seperti tongkat, ban, tali, atau papan sebelum turun ke air.2. Angkat Korban ke Tempat AmanJika memungkinkan, tarik korban ke tepi menggunakan alat bantu. Jika harus berenang, dekati dari belakang untuk menghindari korban yang panik mencengkeram penolong.3. Periksa Kesadaran dan NafasSetibanya di daratan:Panggil korban dengan suara kerasCek napas dan denyut nadiJika tidak bernapas, segera lakukan tindakan lanjutanVictim assessment harus dilakukan cepat karena setiap detik berarti peluang hidup.4. Bersihkan Jalan NapasLonggarkan pakaian di sekitar leher, bersihkan mulut dari pasir, lumpur, atau benda asing. Posisi tubuh korban dimiringkan untuk membantu air keluar dari saluran napas atas.5. Lakukan CPR (Jika Korban Tidak Bernapas)Tindakan CPR sangat krusial:Letakkan korban di tempat datarTekan dada 30 kali (kedalaman ±5 cm)Beri 2 kali napas bantuanUlangi hingga korban bernapas atau bantuan medis tibaPenolong disarankan mengikuti teknik 30:2 sesuai standar internasional.6. Jika Korban Bernapas, Hangatkan TubuhnyaKorban tenggelam rentan hipotermia. Selimuti tubuh, ganti pakaian basah jika memungkinkan, dan posisikan korban berbaring miring untuk mencegah muntah masuk ke saluran napas.7. Hubungi Layanan DaruratSegera hubungi:112 (darurat nasional)SAR / PMIAtau rumah sakit terdekatWalau korban tampak sadar, pemeriksaan lanjutan tetap wajib karena air bisa masuk paru-paru tanpa gejala awal (secondary drowning).8. Jangan Lakukan Mitos BerbahayaBeberapa tindakan keliru perlu dihindari:❌ Membalik korban berulang kali❌ Menggantungkan korban terbalik❌ Memberi minum saat korban belum stabil❌ Pijatan berlebihan pada perutSemua ini justru menghambat pernapasan dan memperburuk kondisi korban.