Pojokjakarta.com – Selasa (29/3/2022), pengumuman SNMPTN usai dilakukan. Saat ini tentu banyak yang bersuka ria dan banyak juga yang sedih sebab tak lolos SNMPTN. Jangan khawatir, jika tidak lolos SNMPTN, masih ada SBMPTN. Maka dari itu, mari dipersiapkan dengan matang. Masuk ke perguruan negeri impian tentu menjadi keinginan anak kelas 12 SMA sederajat saat ini. Berkesempatan menjadi salah satu mahasiswa perguruan negeri tentu menjadi sebuah hal yang sangat menarik bagi siswa-siswi SMA. Namun, jalur SBMPTN tidak bisa dianggap sepela. Jalur ini membutuhkan banyak usaha. Sebab, jalur ini tidak mengandalkan sekolah, nilai raport, dan yang lainnya. Kalian wajib belajar soal-soal SBMPTN agar lancar ketika mengerjakannya nanti. Jadwal SBMPTN 2022 Sebelum mempersiapkan semua hal, Kalian wajib tahu terlebih dahulu kapan pendaftaran UTBK-SBMPTN 2022 dimulai. Berikut ini adalah jadwal yang perlu kalian tahu: Registrasi : 14 Februari s/d 17 Maret 2022 Pendaftaran: 23 Maret s/d 15 April 2022 Pelaksanaan Gel.1 : 17 s/d 23 Mei 2022 Pelaksanaan Gel 2: 28 Mei s/d 3 Juni 2022 Pengumuman: 23 Juni 2022 Unduh Sertifikat: 25 Juni s/d 31 Juli Catat tanggal-tanggal penting tersebut dan mulai petakan waktu kalian. Pastikan Anda punya waktu untuk mempersiapkan materi-materi yang perlu dipelajari. Sebab, di SBMPTN banyak sekali soal yang harus Anda pahami. Jika memang tidak bisa memahami semua soalnya, kalian sebisa mungkin harus memahami beberapa sub soal yang sekiranya paling mudah dikerjakan. Sehingga, kemungkinan kalian lolos semakin tinggi. Seperti tahun-tahun sebelumnya, SBMPTN ini dikenakan biaya. Jadi, pastikan kalian sudah mempersiapkan biaya tersebut agar tidak lupa nantinya. Adapun untuk biaya yang harus Anda keluarkan untuk ikut SBMPTN adalah: Kategori Saintek atau Soshum (satu saja) : Rp200.000,- Kategori Ujian campuran: Rp300.000,- Pelaksanaan dan Materi Soal Sedangkan untuk pelaksanaanya tentu masih menyesuaikan kondisi. Jika Pandemi Covid-19 sudah mereda, maka kemungkinan dilaksanakan secara offline. Sehingga kalian harus datang ke tempat ujian. Namun jika Pandemi Covid-19 naik lagi, maka kemungkinan besar akan dilaksanakan secara online. Tentu kalian harus siap dengan komputer atau PC di rumah untuk mengikuti tesnya. Materi yang perlu Kalian pelajari antara lain sebagai berikut: Tes Potensi Skolastik (TPS) Ujian Tes Kemampuan Bahasa Inggris Tes Kemampuan Akademik (TPA) Alokasi waktu untuk Saintek atau Soshum (hanya satu) adalah 195 menit. Sedangkan jika campuran maka 285 menit. Dengan waktu yang terbatas tersebut, kalian harus memaksimalkan pengerjaan. Jadi, jika kalian tak lolos SNMPTN, tetaplah belajar dan jangan khawatir. Masih banyak cara lain untuk masuk ke perguruan negeri impian. Modalnya hanya satu, yakni belajar. Namun tetap dibarengi dengan usaha mendaftar dan berdoa ya!