Merasa cemas ketika ada di atas ketinggian tanpa pengaman sesungguhnya adalah hal yang normal. Hal ini dapat dialami oleh siapa pun ketika ada di lokasi yang tinggi. Tetapi, rasa cemas itu dapat timbul dengan amat berlebihan sampai mengakibatkan timbulnya rasa takut dan kepanikan. Inilah yang dinamakan dengan acrophobia ataupun fobia pada ketinggian. Lalu, apa saja tanda dan penyebab fobia pada ketinggian? Tanda Fobia Ketinggian Keadaan fobia ketinggian yang diderita oleh tiap-tiap orang relatif beragam. Ada yang mulai merasa cemas ketika naik sarana permainan yang tinggi ataupun cemas pada waktu naik pesawat. Tetapi, ada juga yang merasa cemas pada waktu naik tangga walaupun cuma sejenak saja. Seseorang yang menderita fobia ketinggian umumnya akan mengalami ciri utama berbentuk rasa gugup dan takut saat ada di lokasi yang tinggi. Cuma dengan membayangkan tengah ada di tempat tinggi saja, orang yang menderita fobia ketinggian akan langsung merasa takut, cemas, dan malahan menderita serangan gugup. Pemilik fobia ketinggian sesungguhnya mengetahui bahwa kekhawatiran dan ketakutan yang mereka alami tidaklah wajar. Tetapi, mereka tetap tak dapat menghilangkan ketakutan itu. Malahan, keadaan fobia ketinggian pun dapat mengakibatkan sejumlah ciri yang dapat kelihatan lebih jelas secara raga. Yup, di bawah ini merupakan gejala ataupun tanda acrophobia: Takut dan gugup yang tak terkendali Sakit kepala dan merasa seperti kehilangan kestabilan Mual dan pusing ketika ada di lokasi yang tinggi Detak jantung naik tajam terhadap ketika ada di lokasi yang tinggi ataupun ketika memikirkan ketinggian Badan berkeringat khususnya di area kaki dan telapak tangan Pingsan Badan gemetar Sesak nafas, Dada terasa nyeri Penyebab Fobia Ketinggian Terdapat sejumlah aspek yang dapat menimbulkan seseorang merasa takut pada ketinggian. Tiap-tiap orang yang menderita acrophobia mempunyai dalih khusus kenapa mereka dapat mengalami ketakutan yang amat besar ketika ada di lokasi yang tinggi. Di bawah ini ialah sejumlah hal yang dapat menimbulkan seseorang fobia terhadap ketinggian: Memiliki Trauma di Saat Kecil Hingga saat ini, sesungguhnya masih ada berbagai perdebatan tentang apa penyebab pasti dari fobia ketinggian. Tetapi, sejumlah psikolog mempercayai bahwa keadaan itu lebih diakibatkan oleh pengalaman traumatis di waktu kecil. Pengalaman tersebut dapat berbentuk menderita jatuh dari pohon, menyaksikan orang lainnya jatuh dari atas ketinggian, ataupun sempat mengalami sakit yang amat hebat. Sesudah merasakan pengalaman itu, maka seseorang bisa menderita rasa cemas yang berlebihan sampai akhirnya timbul rasa fobia ketinggian. Menyaksikan Pengalaman Orang di Sekeliling Keadaan lainnya yang dipercaya selaku penyebab fobia ketinggian ialah karena pengalaman orang lainnya yang berada di sekeliling. Contohnya ialah saat seorang anak melihat orang tuanya yang merasa ketakutan saat ada di tempat yang tinggi. Pengalaman yang diderita oleh anak itu amat memungkinkan untuk menjadikan pribadinya turut menderita fobia pada ketinggian. Dengan lain kata, seorang anak yang lahir dari orang tua yang takut dengan ketinggian condong lebih mudah menderita fobia terhadap ketinggian pula. Demikianlah tanda dan penyebab fobia pada ketinggian. Rasa takut berlebihan terhadap ketinggian sebenarnya diderita oleh tidak sedikit orang. Tetapi, bukan artinya keadaan ini tak bisa dipulihkan. Karena, terdapat sejumlah cara yang dapat dijalankan untuk menanggulangi ataupun meringankan fobia ketinggian. Bila fobia ketinggian yang diderita telah merusak kegiatan setiap hari, hendaknya lakukan konsultasi dengan psikolog ataupun psikiater untuk memperoleh anjuran penindakan yang baik dan benar. Acrophobia umumnya ditangani dengan konseling, pengobatan pemaparan, pengobatan sikap kognitif, sampai pemberian obat pereda.