Serangan di Selat Hormuz Bikin Harga Minyak Naik Lebih dari 5 PersenBerita Internasional by Maman Soleman - July 11, 2026July 8, 20260 Serangan di Selat Hormuz bikin harga minyak naik lebih dari 5 persen. Kenaikan ini terjadi dalam waktu singkat. Pasar energi dunia langsung bereaksi keras. Ketegangan di kawasan Teluk Persia kembali memanas. Kapal-kapal tanker jadi sasaran serangan. Situasi ini memicu kekhawatiran baru soal pasokan energi global. Kronologi Serangan di Selat Hormuz Insiden bermula dari serangan terhadap tiga kapal komersial. Serangan ini terjadi di dekat perairan Oman. Wilayah tersebut menjadi jalur keluar-masuk Selat Hormuz. Kapal yang Menjadi Sasaran Dua dari tiga kapal itu mengangkut komoditas energi. Salah satunya kapal pengangkut gas alam cair. Kapal itu berbendera Kepulauan Marshall milik Qatar. Sementara itu, kapal lainnya adalah kapal tanker minyak mentah raksasa. Kapal ini milik perusahaan asal Arab Saudi. Kedua kapal dilaporkan menonaktifkan sistem identifikasi otomatis saat serangan terjadi. Respons Otoritas
Jika Selat Hormuz Ditutup Akibat Perang Iran, Apa Dampaknya bagi Indonesia?Berita InternasionalBerita Nasional by Algi Zaki - March 6, 2026March 9, 20260 Selat Hormuz, Jalur Energi Paling Penting di Dunia Ketegangan di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat memunculkan kekhawatiran baru terhadap keamanan jalur energi global. Salah satu titik paling strategis dalam konflik ini adalah Selat Hormuz, jalur laut sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab. Jalur ini dikenal sebagai salah satu rute perdagangan minyak paling penting di dunia. Diperkirakan sekitar 20 persen perdagangan minyak global melewati jalur ini setiap hari. Karena itu, setiap ancaman terhadap Selat Hormuz dapat berdampak besar pada stabilitas energi dunia. Mengapa Selat Hormuz Sangat Penting? Selat Hormuz merupakan jalur utama ekspor minyak bagi negara-negara penghasil energi di kawasan Timur Tengah seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Irak. Jika jalur ini terganggu akibat konflik militer, maka distribusi