China Cari Jalan Pintas ke Selat Hormuz Lewat Rute ArktikBerita Internasional by Maman Soleman - August 21, 2026August 17, 20260 Ketegangan di Timur Tengah membuat China cari jalan pintas ke Selat Hormuz. Selat ini menjadi jalur vital pengiriman minyak dunia. Gangguan di kawasan tersebut mendorong China mencari alternatif baru. China kini melirik koridor laut es Arktik sebagai solusi. Langkah ini muncul setelah pejabat Amerika Serikat menyinggung wacana rute alternatif. China bergerak cepat memanfaatkan koridor laut utara Arktik untuk menghindari risiko keamanan di Selat Hormuz. Rute Arktik Mulai Diuji Coba Perusahaan pelayaran China mulai menguji jalur es Arktik secara komersial. Uji coba ini menandai babak baru strategi pengiriman barang China. Perusahaan pelayaran asal China, Sea Legend, menjajal koridor sepanjang 5.500 kilometer itu sebagai rute transit reguler antara Asia dan Eropa. Rute ini membelah lautan beku di utara. Waktu Tempuh Jauh Lebih Singkat Kecepatan menjadi daya tarik utama
Negara Teluk Terpaksa Terima Iran Kendalikan Selat HormuzBerita Internasional by Maman Soleman - August 13, 2026August 12, 20260 Negara Teluk terpaksa terima Iran kendalikan Selat Hormuz. Kenyataan pahit ini kini dihadapi kawasan Teluk Persia. Ekspor minyak anjlok drastis akibat eskalasi konflik. Para pejabat kawasan memilih kompromi daripada perang terbuka. Sikap ini diambil demi menghindari kehancuran ekonomi yang lebih besar. Selat Hormuz adalah jalur energi paling vital dunia. Sekitar seperlima minyak dunia melewati selat ini. Kini arus kapal tanker merosot tajam. Iran menegaskan kendali mereka bersifat permanen. Ketegangan ini membuat pasar energi global ikut cemas. Ekspor Minyak Kawasan Teluk Anjlok Tajam Data komoditas mencatat penurunan ekspor sangat signifikan. Kondisi ini memukul ekonomi negara-negara penghasil energi. Banyak pihak kini mengkaji ulang strategi distribusi energi mereka. Data Kpler Soal Penurunan Volume Volume ekspor turun dari 8,5 juta barel menjadi 2,2 juta barel per hari. Penurunan tajam
Serangan di Selat Hormuz Bikin Harga Minyak Naik Lebih dari 5 PersenBerita Internasional by Maman Soleman - July 11, 2026July 8, 20260 Serangan di Selat Hormuz bikin harga minyak naik lebih dari 5 persen. Kenaikan ini terjadi dalam waktu singkat. Pasar energi dunia langsung bereaksi keras. Ketegangan di kawasan Teluk Persia kembali memanas. Kapal-kapal tanker jadi sasaran serangan. Situasi ini memicu kekhawatiran baru soal pasokan energi global. Kronologi Serangan di Selat Hormuz Insiden bermula dari serangan terhadap tiga kapal komersial. Serangan ini terjadi di dekat perairan Oman. Wilayah tersebut menjadi jalur keluar-masuk Selat Hormuz. Kapal yang Menjadi Sasaran Dua dari tiga kapal itu mengangkut komoditas energi. Salah satunya kapal pengangkut gas alam cair. Kapal itu berbendera Kepulauan Marshall milik Qatar. Sementara itu, kapal lainnya adalah kapal tanker minyak mentah raksasa. Kapal ini milik perusahaan asal Arab Saudi. Kedua kapal dilaporkan menonaktifkan sistem identifikasi otomatis saat serangan terjadi. Respons Otoritas
Jika Selat Hormuz Ditutup Akibat Perang Iran, Apa Dampaknya bagi Indonesia?Berita InternasionalBerita Nasional by Algi Zaki - March 6, 2026March 9, 20260 Selat Hormuz, Jalur Energi Paling Penting di Dunia Ketegangan di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat memunculkan kekhawatiran baru terhadap keamanan jalur energi global. Salah satu titik paling strategis dalam konflik ini adalah Selat Hormuz, jalur laut sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab. Jalur ini dikenal sebagai salah satu rute perdagangan minyak paling penting di dunia. Diperkirakan sekitar 20 persen perdagangan minyak global melewati jalur ini setiap hari. Karena itu, setiap ancaman terhadap Selat Hormuz dapat berdampak besar pada stabilitas energi dunia. Mengapa Selat Hormuz Sangat Penting? Selat Hormuz merupakan jalur utama ekspor minyak bagi negara-negara penghasil energi di kawasan Timur Tengah seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Irak. Jika jalur ini terganggu akibat konflik militer, maka distribusi