Iran saat ini berada di bawah tekanan global yang besar, baik dari sisi ekonomi, politik, maupun geopolitik. Sebagai negara berpengaruh di kawasan Timur Tengah, Iran menghadapi sanksi internasional berkepanjangan, ketegangan dengan negara Barat, serta dinamika politik dalam negeri yang terus berkembang. Kondisi ini menjadikan masa depan Iran sebagai salah satu isu penting dalam peta politik global. Sanksi Ekonomi dan Dampaknya bagi Iran Tekanan terbesar terhadap Iran datang dari sanksi ekonomi internasional yang membatasi sektor energi, perbankan, dan perdagangan. Sanksi tersebut berdampak langsung pada perekonomian nasional. Nilai mata uang melemah, inflasi meningkat, dan biaya hidup masyarakat ikut naik. Meski berada dalam tekanan, pemerintah Iran berupaya menjaga stabilitas ekonomi dengan meningkatkan produksi dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada impor. Kebijakan ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan
Tag: Iran
Dukung Iran, China Nasihati Trump untuk Tak Cawe-cawe Negara Lain
Beijing kembali menyuarakan penentangan keras terhadap kebijakan Amerika Serikat. China nasihati Trump untuk tak cawe-cawe negara lain, khususnya Iran. Langkah ini diambil setelah Presiden Donald Trump mengancam tarif 25 persen bagi negara yang berbisnis dengan Teheran. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, menyampaikan sikap tegas Beijing. China menolak campur tangan pihak luar dalam urusan internal negara lain. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers rutin di Beijing. China Tolak Sanksi Sepihak Amerika China menegaskan penolakannya terhadap sanksi sepihak yang melanggar hukum internasional. Kedutaan Besar China di Washington menyebut kebijakan Trump sebagai langkah ilegal. Beijing menilai perang tarif tidak memiliki pemenang sama sekali. Pemerintah China berjanji melindungi kepentingan nasionalnya dengan tegas. Mao Ning menyatakan bahwa pendekatan koersif tidak bisa menyelesaikan masalah. China akan mengambil
Nilai Mata Uang Iran Rial Merosot Tajam: Krisis Ekonomi Memburu
Nilai mata uang Iran rial merosot tajam hingga mencapai titik terendah sepanjang sejarah. Kondisi ekonomi Iran semakin memburuk dengan inflasi tinggi dan sanksi internasional yang membelit negara tersebut. Pelemahan drastis ini memicu gelombang protes massal di berbagai wilayah Iran. Pada awal 2026, nilai tukar rial anjlok hingga 1,04 juta rial per dolar AS. Angka ini menunjukkan penurunan drastis dibandingkan akhir 2025. Masyarakat Iran kini menghadapi krisis ekonomi yang semakin parah. Daya beli rakyat terus merosot akibat inflasi yang tak terkendali. Perbandingan Nilai Tukar Rial dengan Rupiah Penurunan nilai mata uang Iran rial juga terlihat jelas terhadap rupiah Indonesia. Per 14 Januari 2026, satu rupiah dihargai sekitar 63 rial. Kondisi ini sangat berbeda dengan Mei 2025 lalu. Pada masa itu, nilai rial masih relatif
Makanan Khas Iran yang Menggugah Selera
Iran bukan hanya terkenal karena sejarah dan budayanya yang kaya, tetapi juga karena kuliner khasnya yang unik dan menggugah selera. Masakan Iran dikenal akan perpaduan rasa yang kompleks, penggunaan rempah-rempah yang lembut, serta tampilan yang menggoda. Dalam setiap sajian, makanan khas Iran mencerminkan harmoni antara rasa, warna, dan aroma yang telah diwariskan selama berabad-abad. Berikut beberapa makanan khas Iran yang wajib diketahui dan dicoba: 1. Chelo Kebab Chelo kebab adalah hidangan nasional Iran yang paling populer. Makanan ini terdiri dari nasi putih berbumbu (chelo) yang disajikan bersama daging panggang (kebab), biasanya daging sapi, kambing, atau ayam. Kebab dibumbui dengan rempah khas dan dibakar di atas arang hingga matang sempurna. Hidangan ini biasanya disajikan dengan tomat panggang, mentega, dan kuning telur asin. 2. Fesenjan Fesenjan adalah
AS Serang Iran: 3 Fasilitas Utama Nuklir Jadi Sasarannya
Ketegangan di Timur Tengah mencapai puncaknya ketika Amerika Serikat melancarkan serangan udara terhadap tiga fasilitas nuklir utama Iran pada 21-22 Juni 2025. Operasi militer besar-besaran ini menandai eskalasi dramatis dalam konflik regional yang telah memanas akibat ketegangan Iran-Israel. Akhirnya AS serang Iran dan tiga fasilitas utama nuklir negara tersebut jadi sasarannya. Target Serangan AS Tiga situs pengayaan nuklir Iran yang menjadi sasaran serangan adalah Natanz, Fordo, dan Isfahan. Ketiga fasilitas ini merupakan tulang punggung program nuklir Iran dan memiliki peran strategis dalam pengembangan teknologi nuklir negara tersebut. Fasilitas Natanz dikenal sebagai pusat pengayaan uranium terbesar Iran, sementara situs bawah tanah Fordo merupakan instalasi yang sangat terlindung dan dijaga ketat. Isfahan, sebagai kompleks nuklir ketiga, juga memainkan peran penting dalam program nuklir Iran. Detail Operasi
2 Tokoh Ini Dirumorkan Sebagai Pengganti Ali Khamenei
Rumor belakangan ini mengenai kesehatan Pemimpin Tertinggi Iran, yakni Ayatollah Ali Khamenei. Kabar burung menimbulkan pernyataan berhubungan dengan apa yang terjadi bila sakitnya terlampau parah sehingga ia tidak dapat memimpin atau wafat. Siapakah pengganti Ali Khamenei jika ia mangkat? Pria berumur 81 tahun ini merupakan pemimpin politik paling tinggi di Iran. Iran, salah satu negara terkuat di kawasan Timur Tengah. Siapa saja yang menggantikannya amat penting untuk Iran, kawasan TimTeng dan seluruh dunia. Siapa Pengganti Ali Khamenei Sebagai Pemimpin Tertinggi Beberapa faksi politik di negara republik Islam tersebut mempunyai minat yang tinggi dalam pergantian kekuasaan selanjutnya. Akan tetapi tak ada satu figur yang kuat yang bisa berperan seperti pemimpin guna menghindari kemelut. Lantaran tak mempunyai aliansi yang sama seperti pelopornya, Ali Khamenei menjaga pengaruhnya
Iran Tuduh Israel Bunuh Mohsen Fakhrizadeh
Iran menuduh Israel serta kelompok oposisi yang diasingkan memakai senjata yang dikontrol melalui jarak jauh untuk membunuh Mohsen Fakhrizadeh, ilmuwan nuklir terkenal, pada Jumat 27 November 2020 silam. Kepala Keamanan Iran, Ali Shamkhani, menyatakan kaum penyerang memakai perlengkapan elektronik saat mobil Mohsen Fakhrizadeh diserbu di wilayah timur ibu kota Teheran. Tanggapan Israel Pada Terbunuhnya Mohsen Fakhrizadeh Israel belum secara terbuka mengomentari tuduhan keterlibatannya. Pada permulaan 2000-an, Mohsen Fakhrizadeh memainkan peran utama dalam program nuklir Iran, namun pemerintah berkeras kalau kegiatan nuklir negara tersebut seluruhnya guna tujuan damai. Iran sudah dikenai hukuman keras dari beberapa negara Barat yang memiliki tujuan untuk menghindari pengembangan senjata nuklir di negara tersebut. Bagaimana ilmuwan tersebut tewas? Ketika serangan berlangsung, sebuah bom di dalam truk pikap Nissan pun dikabarkan meledak. Unggahan gambar-gambar di media
Iran Mengutuk Kesepakatan UEA Dengan Israel
Ilustrasi Iran Mengutuk Kesepakatan UEA Dengan Israel Oleh Jorono Iran mengutuk kesepakatan UEA dengan Israel. Iran mengatakan hal itu sebagai kesalahan besar.Pengawal Revolusi Iran mengancam akan mempercepat proses penghancuran rezim Zionis yang membunuh anak-anak. Baca Juga : Pengawas Nuklir Internasional Menekan Iran , Brasil Menggali Kuburan Di Tengah Pandemi Corona , Jimmy Lai, Maestro Media Hong Kong Dibebaskan, Walikota Calais,Perancis VS Menteri Dalam Negeri Inggris Presiden Iran Hassan Rouhani mengutuk kesepakatan minggu ini antara Uni Emirat Arab (UEA) dan Israel. Mengatakan dalam pidato panas hari Sabtu (15 Agustus 2020) bahwa UEA membuat kesalahan besar. Rouhani menyebut hubungan diplomatik baru antara UEA dan Israel sebagai "pengkhianatan atas keinginan rakyat Palestina dan keinginan Muslim." Iran Mengutuk Dalam langkah bersejarah, UEA menjadi negara ketiga di Timur Tengah yang secara
Trump VS Iran, Surat Penangkapan Trump Oleh Iran
Foto oleh Gerd Altmann Pojokjakarta.com (30 Juni 2020), Pejabat Iran marah atas pembunuhan Jenderal Qassem Soleimani. Iran dilaporkan telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Presiden Trump. Namun, Amerika Serikat menyebutnya sebagai "aksi propaganda". Pengumuman tersebut dibuat pada hari senin 29 juni 2020. Pengumuman dibuat oleh jaksa Teheran Ali Alqasimehr. Ali Alqasimehr yang mengatakan kepada kantor berita IRNA di Iran bahwa Trump dan 35 lainnya menghadapi "tuduhan pembunuhan dan terorisme". Tuduhan tersebut sehubungan dengan serangan 3 Januari di Baghdad yang menewaskan pemimpin Pasukan Quds Garda Revolusi Iran. Dilansir dari Irna News (29 Juni 2020), Jaksa Teheran Ali Qasi Mehr mengatakan Iran melalui Interpol telah memerintahkan penangkapan 36 pejabat politik dan militer Amerika Serikat. Presiden Donald Trump dinyatakan terlibat dalam pembunuhan Letnan Jenderal Qasem
Pengawas Nuklir Internasional Menekan Iran
Foto Ilustrasi Pengawas nuklir Internasional Oleh Markus Distelrath Pojokjakarta.com (20 Juni 2020), Badan pengawas nuklir internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa mengumumkan pada hari Jumat (19 Juni 2020) bahwa pihaknya memiliki keprihatinan serius. Keprihatinan Serius mengenai ketidakmampuan Iran untuk mematuhi kewajiban perlindungan kontrak. Resolusi Pengawas Nuklir Internasional Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengeluarkan resolusi. Resolusi yang menyerukan Iran untuk mengizinkan inspektur internasional untuk mengunjungi situs dua fasilitas nuklir. Resolusi menekan Iran untuk memberikan kerja sama penuh sesuai dengan perjanjian IAEA. Dilansir dari Deutsche Welle (20 Juni 2020),Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo mengatakan bahwa Iran sejauh ini tidak menunjukkan niat untuk membatasi ekspansi program nuklirnya. Iran selama berbulan-bulan telah menolak memberikan jawaban dan akses yang diperlukan untuk IAEA. Akses yang dimaksud bertujuan untuk melakukan pekerjaan verifikasi