You are here
Home > Berita Nasional >

Ini 6 Cara Menyimpan Daging Kurban dengan Benar agar Tidak Busuk

cara menyimpan daging kurban
Bagikan Artikel Ini

Setelah merayakan Idul Adha dan pembagian daging kurban, umumnya daging tersebut tak langsung diolah semuanya. Apabila daging memang tidak langsung diolah maka harus disimpan dengan cara yang tepat. Cara menyimpan daging kurban yang benar akan membantu daging tetap berkualitas dan tidak akan mudah busuk. Berikut ini adalah teknik penyimpanan daging kurban yang disarankan:

1. Tak Perlu Dicuci

Apabila daging ingin disimpan di kulkas, maka lebih baik daging tidak dicuci terlebih dahulu. Proses pencucian pada daging akan meningkatkan kandungan air yang ada dalam daging. Jika kandungan air ini meningkat maka risiko freezer burn semakin tinggi. Ini merupakan kondisi dimana makanan mudah rusak akibat proses dehidrasi serta oksidasi.

Jika daging menderita freezer burn, maka nantinya akan tampak mengering. Hal ini juga dapat dipicu akibat ada udara yang terjebak dalam daging karena proses pencucian tadi. Selain itu, proses pencucian sebelum disimpan juga meningkatkan risiko kontaminasi bakteri. Oleh sebab itu, lebih baik langsung simpan daging segar ke dalam freezer tanpa perlu dicuci.

2. Simpan Secepatnya

Jangan membiarkan daging berada di suhu ruang dalam waktu yang terlalu lama. Begitu mendapatkan daging segar, usahakan untuk segera menyimpannya ke dalam kulkas. Jika memang tidak ingin diolah dulu maka segera simpan di freezer untuk menjaga kualitasnya. Pada suhu yang dingin, bakteri yang menyebabkan pembusukan daging tidak akan aktif. Dengan begitu daging pun tidak akan mudah rusak.

3. Potong dalam Bentuk Kecil-Kecil

Hindari menyimpan dalam posisi potongan daging besar. Sangat disarankan untuk membagi daging ke dalam potongan yang kecil-kecil. Cara menyimpan daging kurban ini akan jauh lebih efektif karena mempermudah proses pencairan daging saat akan diolah. Potong daging dalam ukuran yang kecil-kecil lalu simpan di wadah yang berbeda sesuai porsi sekali pengolahan.

Menyimpan daging dalam potongan besar lalu mencairkannya dulu kemudian dipotong sesuai porsi olahan dan mengembalikan sisanya lagi ke freezer tidak disarankan. Mengeluarkan daging lalu menyimpannya kembali ke freezer berulang kali akan menurunkan kualitas daging. Jadi lebih baik dipotong dan dibagi-bagi sesuai porsi olahan terlebih dahulu.

4. Pakai Wadah Kedap Udara

Sebelum menyimpan di freezer, letakkan dulu potongan daging di wadah kedap udara. Pilihlah wadah yang tepat dan memang food grade sehingga tidak akan merusak kualitas dari daging. Pastikan wadah sudah dicuci bersih sehingga tidak akan menyebabkan kontaminasi bakteri pada daging.

5. Simpan di Suhu yang Tepat

Penyimpanan daging agar tetap berkualitas harus dilakukan di dalam freezer. Suhu yang dibutuhkan untuk menjaga kualitas daging adalah di bawah 12 derajat celcius. Dengan suhu ini, daging bisa bertahan dengan kualitas yang baik sampai 2 bulan lamanya. Jika suhu penyimpanan jauh lebih dingin maka jangka waktu penyimpanan daging juga akan semakin lama.

6. Hindari Pencairan Langsung

Jangan langsung mencairkan daging ke suhu ruangan. Sebaiknya, pindahkan daging dari freezer menuju chiller terlebih dahulu. Jangan membiarkan daging mengalami perubahan suhu yang terlalu drastis. Biarkan daging mencair secara perlahan tanpa kehilangan suhu dingin yang didapatkan dari freezer. Memang dibutuhkan waktu, namun cara ini jauh lebih aman untuk menjaga kualitas daging.

Itulah 6 cara menyimpan daging kurban yang disarankan demi menjaga kualitasnya sebelum diolah. Pastikan proses penyimpanannya tepat agar daging selalu segar meskipun tidak langsung dimasak. Semakin baik cara menyimpannya maka semakin lama juga jangka waktu penyimpanan daging tersebut.

 

lilik sumarsih
Petualang,photographer dan penulis artikel tentang traveling dan alam liar

Leave a Reply

Top