Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau bagi Masyarakat dan PenerbanganBerita Nasional by Maman Soleman - September 10, 2026September 7, 20260 Dampak abu vulkanik Anak Krakatau kembali menjadi sorotan publik. Gunung ini meletus hebat awal September 2026. Erupsi menerus terjadi sejak 4 September. Kolom abu membubung tinggi ke atmosfer. Fenomena ini memicu dentuman yang terdengar jauh. Beberapa wilayah Jawa dan Sumatra merasakannya. Aktivitas vulkanik ini menimbulkan banyak kekhawatiran baru. Peristiwa ini bukan kejadian mendadak. Aktivitas Anak Krakatau meningkat sejak Juli 2026. Status gunung dinaikkan menjadi Level III Siaga. Sejak itu, potensi bahaya terus dipantau ketat. Erupsi awal September memperlihatkan skala yang lebih besar. Dampaknya pun dirasakan hingga wilayah yang jauh. Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Terkini Erupsi Anak Krakatau berlangsung dalam beberapa fase. Aktivitas ini melibatkan semburan lava dan abu tebal. Para ahli menyebutnya erupsi bertipe Strombolian. Interaksi magma panas dengan air laut turut berperan.
VIRAL! Tangerang Selatan Disebut Kota Sampah, Ini Fakta Sebenarnya di LapanganBerita Nasional by Algi Zaki - December 27, 20250 Tangerang Selatan Viral Jadi Kota Sampah, Ini Fakta dan Kondisi Sebenarnya Tangerang Selatan (Tangsel) mendadak viral di media sosial setelah banyak unggahan warga memperlihatkan tumpukan sampah di pinggir jalan, permukiman, hingga area fasilitas umum. Video dan foto yang beredar luas itu membuat Tangsel dijuluki warganet sebagai “kota sampah”, memicu keprihatinan sekaligus kritik tajam terhadap pengelolaan lingkungan di wilayah tersebut. Fenomena ini tidak hanya menjadi perbincangan lokal, tetapi juga menarik perhatian publik nasional karena Tangerang Selatan dikenal sebagai kota penyangga ibu kota dengan pertumbuhan penduduk dan ekonomi yang pesat. Sampah Menumpuk dan Keluhan Warga Dalam beberapa unggahan viral, terlihat sampah rumah tangga menumpuk selama berhari-hari tanpa pengangkutan. Bau menyengat, genangan air kotor, hingga kemunculan lalat dan tikus menjadi keluhan utama warga. Sebagian warga mengaku kondisi ini