You are here
Home > Berita Nasional >

Harga Rokok 2022 Meningkat Akibat Tarif Cukai Naik, Sampai 40 Ribu!

Harga Rokok 2022 Meningkat Akibat Tarif Cukai Naik Sampai 40 Ribu
Bagikan Artikel Ini

Harga rokok 2022 resmi mengalami kenaikan. Berbagai merek di pasaran dikabarkan akan naik pada tahun ini.

Di Indonesia terdapat berbagai jenis merek rokok. Banyaknya orang yang merokok membuat pabrik-pabrik rokok hadir dengan berbagai harga yang berbeda.

Kabar naiknya harga rokok diperkirakan akan terjadi karena adanya perubahan tarif cukai sebesar 12 persen. Kenaikan cukai rokok tersebut memang bertujuan untuk mengendalikan konsumsi rokok.

Harga Rokok 2022 Terbaru

Naiknya tarif tembakau membuat harga rokok juga ikut melonjak. Sigaret Kretek Mesin (SKM) dan Sigaret Putih Mesin (SPM) berada di golongan tertinggi harga jual terbaru.

Sigaret Kretek Mesin Golongan satu mengalami kenaikan harga jual hingga Rp 38.100 per bungkus isi 20 batang. Itu artinya, harga eceran per batang adalah Rp 1.905.

Untuk Sigaret Putih Mesin Golongan satu mencapai kenaikkan yang tertinggi dengan harga per bungkusnya mencapai Rp 40.100 dengan Rp 2.005 per batang.

Adapun perkiraan harga jual rokok dari berbagai merk terkini pada tahun 2022.

  1. Sampoerna Mild

Rokok satu ini termasuk ke dalam jenis SKM dengan satu kemasannya berisi 12 hingga 16 batang. Setelah mengalami kenaikan, diperkirakan harga kemasan 16 batang rokok ini mencapai sekitar Rp 29.000.

  1. Surya

Rokok jenis SKM lainnya ini akan mencapai harga Rp 23.000 untuk satu kemasan 12 batang di tahun 2022.

  1. Gudang Garam International

Tarif cukai dan keuntungan yang pedagang ambil membuat prediksi harga rokok satu ini bisa mencapai Rp 23.000 ribu per bungkus dengan isi 12 batang. Sebelumnya harga rokok ini hanyalah sekitar Rp 18.000 hingga Rp 19.000 saja.

  1. LA Lights

Sama dengan rokok lainnya, LA Lights juga merupakan jenis rokok SKM. Untuk prediksi harga sendiri, LA Light diperkirakan dapat mencapai harga jual Rp 29.000 per kemasan dengan isi 16 batang.

  1. Djarum Super

Rokok satu ini memiliki dua pilihan kemasan, yakni 12 dan 16 batang. Harga sebelum kenaikan adalah sekitar Rp 20.000.

Jika mengambil prediksi ditingkat paling bawah, rokok ini diperkirakan akan mencapai harga rokok 2022 Rp 22.000 hingga Rp 23.000 kemasan isi 12 batang.

  1. Marlboro Merah

Merek rokok satu ini sebelum naik memang sudah terbilang mahal, yaitu Rp 34.000 per bungkus. Setelah naik cukai harga rokok Marlboro merah bisa mencapai sekitar Rp 38.000.

Alasan Kenaikan Cukai Rokok

Kenaikan tarif cukai rokok pada dasarnya memang bertujuan untuk mengendalikan konsumsi rokok di Indonesia. Selain dengan alasan kesehatan, pengendalian konsumsi rokok juga memperhatikan buruh pabrik hingga penyebaran rokok ilegal.

Pengendalian konsumsi rokok ini juga terpusatkan untuk anak-anak usia remaja. Golongan tersebutlah yang memiliki persentase konsumsi rokok paling tinggi. Jika tidak dikendalikan, maka kualitas generasi penerus bangsa akan terus menurun.

Dengan adanya kenaikan harga rokok 2022, maka diharapkan target penurunan prevalensi perokok anak usia remaja 10-18 tahun turun menjadi 8% dalam RPJMN tahun 2024. Kenaikan cukai juga bertujuan untuk menaikkan upah buruh yang bekerja pabrik rokok.

adriana
Penulis,suka traveling dan photography

Leave a Reply

Top