You are here
Home > Berita Nasional >

Mengenal Penyebab Bulimia Nervosa dan Gejalanya

Penyebab Bulimia Nervosa
Bagikan Artikel Ini

Sebagian orang tentu pernah atau tengah mengalami gangguan makan. Salah satunya yang kerap terjadi ialah bulimia nervosa yang menjadi gangguan mental yang relatif membahayakan nyawa pengidapnya. Gangguan makan satu ini umumnya ditandai dengan kecenderungan seseorang mengeluarkan atau memuntahkan secara paksa makanan yang telah dikonsumsinya. Sebenarnya apa sih penyebab bulimia nervosa dan bagaimana gejalanya?

Gangguan bulimia nervosa dapat dirasakan oleh siapapun, entah orang dewasa ataupun remaja yang merasa tidak puas dengan postur tubuhnya atau berat badannya. Biasanya dari mereka condong merasa kurang percaya diri terhadap tubuhnya sendiri. Akhirnya,  pengidap bulimia nervosa seringkali melakukan cara-cara yang kurang sehat dalam mengurangi berat badannya.

Mengeluarkan secara paksa makanan yang telah dikonsumsi memang suatu cara yang salah dalam mempertahankan berat badan supaya tetap ideal. Cara terbaik yang disarankan adalah dengan mengkonsumsi makanan sehat serta menjaga pola makan yang teratur. Lantas, apa saja gejala bulimia nervosa ini?

Gejala Bulimia Nervosa

Gangguan makan ini tergolong jenis penyakit mental yang mempengaruhi perilaku makan seseorang. Kebanyakan memang diderita oleh perempuan dan remaja dewasa di usia muda yang dituntut untuk memelihara bentuk tubuh. Walaupun kebanyakan diderita oleh kalangan perempuan, gangguan makan inipun dapat diderita oleh kaum laki-laki. Guna mengenali apakah seseorang menderita bulimia nervosa berikut ini tanda-tanda atau gejala bulimia nervosa yang umumnya terjadi.

  • Luka pada tubuh sukar sembuh.
  • Kuku gampang mengelupas dan rapuh diikuti kulit kering.
  • Tangan berkeringat tetapi tubuh malah terasa kedinginan.
  • Rutinitas buang air besar yang kian berkurang.
  • Mengkonsumsi suplemen khusus untuk diet dengan berlebihan
  • Sesudah mengkonsumsi makanan cenderung memaksakan diri untuk mengeluarkan semua isi perut dengan cara dimuntahkan, memakai obat pencahar dan obat diet, atau memaksakan diri untuk melakukan olahraga berat.
  • Tubuh terasa lemah tidak sekuat seperti sebelumnya.
  • Mengalami pembengkakan pada pipi dan rahang, bau mulut, gigi rusak, perut kembung, atau radang tenggorokan.
  • Cenderung tak nyaman makan di tempat umum atau hadapan orang lain.
  • Merasa kurang percaya diri.
  • Umumnya senang menyendiri dan menjauhi orang-orang di lingkungannya.
  • Timbul rasa takut dan cemas berat badannya meningkat.
  • Terlampau memikirkan berat badan dan bentuk tubuh dengan berlebihan.

Saat seseorang mengalami beberapa gejala di atas hendaknya lekas melakukan konsultasi dengan dokter gizi. Dokter gizi nanti akan memberi cara dan solusi yang tepat untuk memperoleh berat badan yang ideal. Umumnya pengidap gangguan makan ini tidak menyadari jika dirinya menderita bulimia nervosa tetapi orang di sekelilingnya akan dengan mudah mengetahui gejala-gejala itu.

Penyebab Bulimia Nervosa

Masih belum diketahui secara pasti penyebab gangguan makan ini tetapi ada berbagai faktor yang ditengarai menyulut seseorang mengalami bulimia nervosa yakni:

  • Keturunan, seseorang yang mempunyai catatan keluarga yang mengalami gangguan makan satu ini akan memiliki risiko menderita hal yang sama.
  • Psikologis, penyebab paling penting seseorang menderita bulimia nervosa yakni lantaran mengalami gangguan emosional dan psikologis, seperti mengalami obsessive compulsive disorder (OCD), gangguan stres pasca trauma atau PTSD, dan depresi.
  • Lingkungan, pengaruh tekanan dari beberapa orang di sekitarnya berhubungan dengan bentuk tubuh, berat badan, dan kebiasaan makan menyebabkan seseorang menderita gangguan makan satu ini.

Di samping ketiga faktor itu pengidap bulimia nervosa pun dapat terjadi lantaran tuntutan profesi atau pekerjaan, seperti artis model yang dituntut mesti mempunyai bentuk tubuh serta berat badan ideal.

Itu dia informasi mengenai penyebab bulimia nervosa. Untuk pengidap gangguan makan ini mesti secepatnya memperoleh penanganan dari ahlinya.

Leave a Reply

Top