You are here
Home > Teknologi >

Aplikasi Horizon Workrooms, Aplikasi Kantor Berbasis Virtual Reality

Aplikasi Horizon Workrooms
Bagikan Artikel Ini

Aplikasi Horizon Workrooms merupakan aplikasi kantor dari Facebook yang berbasis VR (virtual reality). Pada tanggal 20 Agustus 2021, aplikasi baru ini melalui tahap uji coba.

Peluncuran Horizon Workrooms mengadopsi keadaan di mana publik bekerja jarak jauh karena wabah global yang tidak kunjung usai. Aplikasi ini menyuguhkan meeting room secara virtual yang bisa menjadi sarana tatap muka online.

Lalu, bagaimana caranya pengguna mengakses aplikasi ini? Apa saja yang fitur-fitur yang menjadi sajian dari aplikasi kantor bernama Horizon Workrooms ini?

Aplikasi Horizon Workrooms, Ruang Kerja Berbasis Virtual Reality

Pekan ini, Facebook merilis produk barunya, sebuah aplikasi kerja jarak jauh. Ya, bernama Horizon Workrooms, yang mana pengoperasiannya harus melalui headset Realitas Virtual Oculus Quest 2.

Ketika uji coba aplikasi ini, partisipan Horizon Workrooms dapat mengikuti rapat di rual virtual dengan mentransformasikan dirinya menjadi avatar 3D, sekilas tampak seperti karakter kartun. Menariknya, karakter avatar tersebut bisa berubah sesuai dengan keinginan peserta.

Sementara, di sisi nyata, pengguna masih tetap bisa melakukan aktivitas kerja di meja masing-masing, seperti mengetik komputer dan lainnya.

Aplikasi ruang kantor Horizon Workrooms memungkinkan pengguna untuk tetap bisa melakukan panggilan video, ketika pertemuan sedang berlangsung. Nantinya, aktivitas tersebut akan muncul di layar presentasi virtual.

Lebih dari itu, aplikasi ini juga menyediakan sarana papan tulis yang berguna untuk menulis materi pertemuan. Tentunya, pelaksanaan ini perlu mengandalkan controller dari Oculus Quest 2.

Gerakannya bisa diselaraskan dengan dialog di waktu yang sebenarnya (waktu nyata-real time), atau lebih tepatnya merujuk dari presentasi yang sedang berlangsung.

Pengguna dapat mendengarkan suara partisipan rapat yang lain dengan mudah, karena adanya fitur Spatial Audio. Baik itu berada di depan, di belakang, atau di aplikasi Horizon Workrooms, pengguna masih bisa mendengar.

Horizon Workrooms tidak menolak apabila digabungkan dengan perangkat PC semacam Windows ataupun Mac. Penggabungannya terbantu dengan sebuah aplikasi bernama Oculus Remote Desktop.

Dengan langkah tersebut, pengguna bisa saling share file secara virtual sekaligus mencatat materi pertemuan melalui perangkat komputer. Untuk kemudahan dalam mencari materi, masing-masing ruang rapat difasilitasi dengan tautan situs web ke internet.

Sinkronisasi layanan Outlook atau Google Calendar juga bisa partisipan lakukan tanpa harus lompat ke halaman lain. Muatan partisipan dalam aplikasi virtual Horizon Workrooms ini bisa mencapai sekitar 16 hingga 50 orang dalam satu ruang, sudah termasuk partisipan melalui panggilan video.

Horizon Workrooms, Selangkah Menuju Metaverse

Kemunculan Horizon Workrooms ini seperti titik awal yang mulai mendekat terhadap Metaverse. Sebuah dunia virtual yang kerap menjadi topik perbincangan Mark Zuckerberg baru-baru ini. Mark Zuckerberg selaku CEO dari facebook mendefinisikan sebagai ‘perwujudan internet’.

Istilah Metaverse ini mulai mendunia melalui debutnya dalam sebuah novel bertajuk “Snow Crash” tahun 1992. Merupakan sebuah ruang bersama di platform yang berbeda, dengan mengintegrasikan antara ruang fisik maupun digital.

Pada bulan Juli kemarin, Facebook mulai membentuk tim yang bekerja dalam pengembangan Metaverse. Mereka adalah Facebook Reality Labs (FRL). Sementara itu, untuk iklan sasaran di media sosial, Facebook tidak akan menggunakan percakapan maupun materi di Horizon Workrooms.

Sebagai langkah awal, aplikasi Horizon Workrooms ini masih tersedia versi beta. Informasi mengenai kapan peluncuran resmi ke publik belum ada.

adriana
Penulis,suka traveling dan photography

Leave a Reply

Top