You are here

Tim Badminton Jepang Di Olimpiade Hanya Mendapatkan 1 Medali Perunggu

Tim Badminton Jepang
Bagikan Artikel Ini

Kabar terbaru datang dari dunia olahraga yang saat ini tengah digelar ajang kejuaraan terbesar yang bertempat di Tokyo, Jepang. Dimana kabar tersebut menyebutkan bahwasanya tim badminton Jepang di Olimpiade hanya memperoleh satu medali dalam kategori perunggu saja. Hal ini dikarenakan tampilan yang diperlihatkan oleh para atlet Bulutangkis dari Jepang satu per satu tersingkir. 

Tentu ini menjadi kejutan bagi sejumlah pihak mengingat beberapa atlet yang menjadi unggulan seperti yang datang dari tunggal putri. Ada nama Nozomi Okuhara yang diketahui harus mengakui keunggulan lawan. Dalam waktu yang cukup singkat, yakni di bagian laga perempat final. Berikut informasi mengenai rontoknya pebulutangkis tuan rumah dalam ajang Olimpiade Tokyo 2020:

Kronologi Angkat Kakinya Nozomi Okuhara di Olimpiade 

Dalam catatan yang ada menyatakan bahwa tunggal putri unggulan Negeri Matahari Terbit tersebut sempat unggul di babak pertama dengan perolehan angka 21-13. Namun hal tersebut berbanding terbalik di babak berikutnya, dimana Nozomi malah takluk pada pihak lawan dalam 2 babak sekaligus. Yakni melalui perolehan nilai 13-21 dan 14-21. Saat melawan atlet badminton yang juga dari Jepang bernama He Bingjiao. 

Perolehan ini cukup mengecewakan, pasalnya lawan tersebut adalah atlet unggulan pada peringkat ke delapan. Sementara Nozomi sendiri merupakan atlet yang berhasil membawa pulang medali perunggu di Olimpiade sebelumnya yang digelar di Rio pada tahun 2016 silam. Selain itu Nozomi juga pemenang dalam ajang kejuaraan All England 2021. 

Satu Demi Satu Pebulutangkis Jepang Tersingkir 

Pertama tim badminton Jepang di Olimpiade yang tersisih datang dari partai tunggal putra dengan nama Kento Momota yang merupakan urutan nomor satu dunia. Hal ini ternyata diikuti oleh atlet bulutangkis lainnya yang berasal dari partai ganda putri, ada nama Yaki Fukushima dan juga Sayaka Hirota yang juga merupakan urutan pertama dunia. 

Tidak terkecuali bagi atlet badminton dari partai ganda campuran yang diisi oleh Yuta Watanabe beserta Arisha Higashino yang mengikuti pendahulunya untuk angkat koper. Tidak hanya sampai disitu saja, pasalnya pasangan dari partai ganda putra yang di dalamnya ada nama Takeshi Kamura serta Keigo Sonoda. Juga turut pulang menambah daftar atlet Jepang yang tersingkir. 

Kekalahan Paling Tragis 

Peristiwa kekalahan sejumlah atlet Jepang dalam cabang olahraga badminton paling mengejutkan datang dari partai tunggal putranya yang bernama Kento Momota. Dimana atlet ini sempat diunggulkan dan diprediksi untuk meraih medali emas. Mengingat aksi pertandingan yang diperlihatkan cukup impresif, setidaknya selama kurun waktu dua tahun terakhir. 

Namun prediksi tersebut meleset karena Momota berhasil dikalahkan oleh atlet bulutangkis yang datang dari negara tetangga Korea Selatan yang memiliki peringkat 38 dunia. Sedangkan kekalahan yang menimpa pasangan atlet ganda putri Yaki dan Sayaka dikarenakan harus mengaku kalah dari pasangan lawan Jia Yifan beserta China Chen Qingchen asal China. 

Peristiwa pertandingan yang mempertemukan pasangan ganda putri Jepang dengan China ini terjadi saat laga perempat final. Bisa dibilang saat itu atlet asal Jepang bermain dalam keadaan yang kurang beruntung. Mengingat salah satu atlet bernama Sayaka Hirota mengalami cedera pada bagian kaki sehingga harus dibalut sewaktu bertanding. 

Demikian ulasan informasi terkait tim badminton Jepang di Olimpiade yang tersisih satu per satu hingga terancam hanya mendapatkan satu medali perunggu. Padahal beberapa diantaranya merupakan atlet unggulan yang sempat meraih sejumlah prestasi dari ajang yang diikuti. Sebut saja All England pada tahun 2021, kemudian ada atlet yang menempati posisi pertama tingkat dunia dan prestasi lainnya.

 

 

lilik sumarsih
Petualang,photographer dan penulis artikel tentang traveling dan alam liar

Leave a Reply

Top