You are here

Manfaat Doodling untuk Kesehatan Mental Anak-Anak

manfaat doodling untuk kesehatan mental anak anak
Bagikan Artikel Ini

Manfaat doodling untuk kesehatan mental sangat beragam. Doodling adalah kegiatan corat-coret yang biasanya dilakukan anak-anak. Mungkin untuk sebagian orang tua, doodling adalah kegiatan yang buruk, namun ternyata cara ini ampuh untuk menjaga kesehatan mental.

Hanya membutuhkan 45 menit menggambar atau melakukan kesenian lainnya, dapat mengurangi stres. Maka dari itu, tidak dipungkiri kalau doodling salah satu cara efektif meningkatkan kesehatan mental.

Melakukan karya seni dapat meningkatkan aliran darah. Selama proses pembuatan karya seni, kemungkinan memicu perasaan senang dan bahagia. Namun, efek yang berbeda dari setiap aktivitas tidak signifikan secara statis.

Inilah Manfaat Doodling Untuk Kesehatan Mental Anak

Doodling termasuk dalam jenis freehand art, karya seni bebas tanpa aturan, tetapi memiliki makna tertentu di dalamnya. Doodling sangat mudah untuk dilakukan oleh semua orang, baik dewasa maupun anak-anak.

Mengembangan Keterampilan Motorik Halus

Manfaat doodling untuk kesehatan mental yang lainnya adalah mengembangkan keterampilan motorik halus. Meliputi gerakan tangan, pergelangan, dan jari. Biasanya motorik halus berkembang saat kita sedang mengemudi, mengetik, bahkan menulis teks pesan.

Maka dari itu, penting mengembangkan keterampilan motorik halusnya agar kuat di usia muda. Dengan memegang alat tulis, merupakan salah satu cara termudah untuk meningkatkan keterampilan motorik anak.

Mendorong Analisis Visual

Konsep seperti jarak, perbandingan ukuran, dan perbedaan tekstur belum bisa dipahami oleh anak kecil. Dengan menggambar, akan memberikan kesempatan bagi anak untuk mempelajari konsep-konsep ini.

Anak yang suka menggambar barang-barang tertentu terutama berkaitan dengan sehari-hari, hal ini dapat membantu melakukan analisis visual mendasar.

Membantu Membangun Konsentrasi

Manfaat doodling untuk kesehatan mental dapat membantu membangun konsentrasi. Sebagian besar anak-anak akan sangat menikmati proses menggambar. Ternyata dengan menggambar dapat membangun konsep konsentrasi. Di mana hal ini penting untuk keberhasilan akademisnya.

Tindakan corat-coret dapat meningkatkan kerja otak dan memaksa pikiran tetap fokus. Karena hal ini saat kita membuat doodling, pikiran akan tetap terjaga.

Meningkatkan Koordinasi Tangan dan Mata

Saat menggambar, anak akan terlatih untuk melihat dan mengerakkan tangan secara bersamaan. Koordinat mata dan tangan penting dalam situasi atletik dan rekreasi.

Untuk meningkatkan koordinasi mata-tangan, kamu bisa meminta sang anak untuk menggambar dengan melihat objek yang dia gambar.

Meningkatkan Kepercayaan Diri

Dengan menggambar, anak-anak lebih merasa termotivasi intrik, validasi, dan harga diri. Hal ini akan membuat anak percaya diri tidak hanya di bidang menggambar.

Mengajarkan Memecah Masalah Secara Kreatif

Tidak hanya konsentrasi visual dan analisis, menggambar juga bisa mendorong anak untuk belajar memecahkan masalah. Ketika menggambar, anak akan belajar bagaimana caranya menyatukan bagian tubuh, mengembangkan emosi, dan menggambarkan tekstur tertentu.

Melatih Imajinasi

Dengan membuat doodling, kamu bisa melatih daya imajinasi sang anak. Biasanya anak akan mencoret-coret apa yang dia sukai.

Doodling mengingat lebih banyak informasi daripada yang tidak. Mereka yang melakukan doodling mengikat rata-rata 7.5 informasi.

Melakukan doodling dianggap bisa merangsang area otak yang biasanya tetap tidak aktif. Melakukan doodling berarti berpikir dengan gambar.

Seni seperti doodling dapat membantu menghubungkan perasaan dan pemikiran. Hal ini dikarenakan dengan menggambar bisa menjadi wadah untuk mengekspresikan emosi.

Selain itu, menggambar juga bisa membantu seseorang untuk rileks dan santai. Sebab doodling adalah gambar acak. Sehingga seseorang tidak takut melakukan kesalahan saat menggambarnya.

Dengan melakukan doodling, seseorang dapat menyalurkan kreativitas yang dimilikinya. Selain itu, kegiatan ini dapat dilakukan kapan saja.

Melakukan doodling juga dapat membuat otak menjadi lebih fokus dengan apa yang dikerjakannya. Hal ini akan melatih otak dengan kreativitas yang dia miliki. Karena itu, doodling membuat seseorang dapat belajar dengan baik karena terbiasa untuk fokus.

Ketika kita terlalu fokus melakukan apa yang kita lakukan, cenderung membuat kita berpikir lebih. Ini akan membuat seseorang melihat sesuatu dengan pola pandang yang luas.

Jadi, manfaat doodling untuk kesehatan mental memang terbukti bukan? Selain untuk kecerdasan motorik anak, ternyata doodling juga memberikan berbagai manfaat untuk perkembangan anak.

adriana
Penulis,suka traveling dan photography

Leave a Reply

Top