You are here

6 Resep Kuliner Khas Indonesia yang Paling Digemari Masyarakat

Resep Kuliner Khas Indonesia
Bagikan Artikel Ini

Di mata dunia, Indonesia terkenal akan kekayaan alam dan ragam suku budayanya. Tak hanya itu, Indonesia juga dikenal memiliki berbagai resep makanan tradisional yang sangat lezat. Dari Sabang sampai Merauke, ribuan resep kuliner khas Indonesia tersebar luas. 

Makanan tradisional sering disebut juga makanan khas daerah. Umumnya, aneka makanan ini dihidangkan dalam berbagai upacara adat, pernikahan, hingga perayaan hari besar keagamaan. 

Namun, seiring dengan perkembangan zaman, kini makanan khas daerah Indonesia banyak dijual bebas meskipun tidak ada hari raya tertentu. Masing-masing daerah di Nusantara memiliki makanan yang unik dan lezat. 

Ingin tahu apa saja resep kuliner khas Indonesia dari daerah yang paling digemari masyarakat Indonesia? Simak penjelasannya di bawah ini!

1. Rendang

Siapa yang tidak pernah mencicipi rendang? Rasanya setiap orang pasti pernah menyantap makanan lezat khas Minangkabau ini. Umumnya, rendang terbuat dari daging sapi yang dimasak dalam waktu lama.  

Proses memasaknya juga dilakukan dalam suhu yang rendah agar dapat menghasilkan tekstur empuk. Selain itu, memasak dalam suhu rendah juga bertujuan untuk membiarkan daging menyerap berbagai bumbu rendang, yakni santan dan rempah-rempah.

Dalam suhu ruangan, rendang dapat bertahan hingga berhari-hari. Meskipun kini rendang sudah dijual bebas di berbagai restoran padang, tapi beberapa orang masih menjaga tradisi. Adapun, tradisi tersebut adalah memasak rendang hanya saat acara penting, seperti lebaran. 

Saking lezatnya, makanan khas Minangkabau ini pernah masuk dalam World’s 50 Most Delicious Foods pada tahun 2011. Untuk itu, sebagai anak Nusantara, tak ada salahnya untuk mencoba menyantap rendang.  

2. Pempek

Selain rendang, ada pula makanan pempek yang sudah sangat populer di Indonesia. Di zaman sekarang ini, rasanya tidak mungkin ada seorangpun yang belum pernah mencicipi Pempek. Makanan khas Sumatera Selatan ini terbuat dari campuran olahan ikan dan sagu. 

Pempek terkenal akan kelezatan dan kelembutannya saat digigit. Untuk melengkapi cita rasanya, pembeli juga bisa mencampurkan Pempek dengan kuahnya atau cuka yang sangat menggugah selera. 

3. Mie Aceh

Sama seperti namanya, tentu saja mie ini khas dari Aceh. Bakmie dengan tekstur yang cukup tebal ini dapat dicampur dengan berbagai irisan daging dan bumbu rempah-rempah yang kuat. 

Ada tiga cara dalam penyajian Mie Aceh, yakni direbus, ditumis, atau digoreng. Selain itu, para koki juga bisa lebih berkreasi dengan menambahkan seafood, seperti cumi, kepiting, dan udang.  

4. Tempoyak

Selanjutnya, ada makanan Tempoyak khas Bengkulu. Makanan yang sangat lezat ini terbuat dari hasil fermentasi buah durian. Alhasil, aroma Tempoyak sangat kuat dan memiliki cita rasa yang unik. 

Sebagai informasi, tempoyak baru dapat dimakan setelah buah durian melewati masa fermentasi selama 3 hingga 5 hari. Setelah masa fermentasi selesai, Tempoyak dapat diolah dengan bebas sesuai selera.

Umumnya, makanan khas Bengku ini sering dijadikan sebagai bahan tambahan dalam suatu masakan. Meskipun cita rasanya cukup unik, tapi Tempoyak mampu mengambil hati masyarakat Indonesia. 

5. Papeda

Di urutan keenam, ada Papeda yang dapat ditemukan di daerah Papua, Maluku, dan Sulawesi. Papeda merupakan makanan pokok khas beberapa daerah yang sudah disebutkan tersebut. Di suku Toraja, makanan ini dikenal dengan nama Kapurung atau Pugalu.  

Papeda sendiri merupakanan makanan pokok berupa bubur sagu yang disajikan bersama dengan ikan tongkol atau mubara. Namun, bentuk Papeda mirip seperti pasta atau gel. Penyajian Papeda juga dilengkapi dengan bumbu kunyit. 

Selain itu, Papeda juga kerap disantap bersamaan dengan sayur, seperti melinjo muda. Dibandingkan makanan tradisional lainnya, cara menyantap Papeda termasuk yang paling unik. Untuk dapat menikmati hidangan ini, pembeli harus menggunakan sepasang sumpit khusus. 

6. Gudeg

Terakhir, ada makanan khas Daerah Istimewa Yogyakarta, yakni Gudeg. Makanan khas Yogyakarta ini terbuat dari nangka muda yang dimasak bersamaan dengan santan dalam proses yang lama. Umumnya, Gudeg disantap bersamaan dengan nasi panas, ayam, kuah santan kental, dan telur. 

Untuk menambah kenikmatannya, resep makanan tradisional khas Yogyakarta ini juga dapat disantap bersama dengan sambal krecek sebagai pelengkap. 

 

lilik sumarsih
Petualang,photographer dan penulis artikel tentang traveling dan alam liar

Leave a Reply

Top