You are here

Peneliti Biologi China Dituduh Melakukan Penipuan Visa

Peneliti Biologi China Dituduh Melakukan Penipuan Visa

Peneliti Biologi China Tang Juan (唐娟), Sumber Foto : South China Morning Post

Peneliti biologi China yang dituduh melakukan penipuan visa, bekerja sama dengan militer Tiongkok, muncul di pengadilan. Tang Juan dan tiga peneliti lainnya dituduh menyembunyikan identitas mereka sebagai anggota Tentara Pembebasan Rakyat China.

China Merasa Di Fitnah Amerika Serikat

Konsulat China Di Houston Amerika Di Tutup

China VS USA, Di Laut Cina Selatan

Dilansir dari taiwannews (25 Juli 2020)Peneliti biologi China yang dituduh berbohong pada aplikasi untuk mendapatkan visa dan mendapatkan akses ke Amerika Serikat. Tang Juan, yang tinggal di konsulat China di San Francisco dan tiga peneliti lainnya dituduh menyembunyikan identitas mereka sebagai anggota Tentara Pembebasan Rakyat China. Mereka semua telah dituduh melakukan penipuan visa.

Tang, seorang peneliti di University of California. Davis, menyatakan pada aplikasi visa J-1 bahwa ia “belum pernah bertugas di militer. Tetapi investigasi sumber terbuka mengungkapkan foto-fotonya dalam seragam Kader Sipil PLA [People’s Liberation Army]. dan bahwa dia telah dipekerjakan sebagai peneliti di Universitas Kedokteran Militer Angkatan Udara. Universitas Kedokteran Militer Angkatan Udara merupakan nama lain untuk FMMU [Fourth Military Medical University].

Laporan FBI

FBI mengatakan pihaknya mengeksekusi surat perintah penggeledahan di rumah Tang dan menemukan harta bukti afiliasi PLA Tang. FBI menilai bahwa pada titik tertentu setelah pencarian dan wawancara Tang pada 20 Juni 2020, Tang pergi ke konsulat Tiongkok di San Francisco.

Pengajuan FBI terhadap Tang datang sebagai bagian dari dokumen yang mengutip sejumlah episode lain di mana warga negara Cina diduga berbohong pada aplikasi visa mereka dengan menyembunyikan hubungan militer mereka.

FBI mengatakan telah mewawancarai pemegang visa di lebih dari 25 kota di AS yang diduga berbohong tentang hubungan mereka dengan China. FBI percaya bahwa penipuan itu adalah bagian dari upaya yang dilakukan pemerintah untuk mencuri penelitian tentang berbagai topik dari universitas Amerika untuk keuntungan ekonomi China.

Kasus Tergugat bukanlah kasus yang terisolasi, tetapi sebaliknya tampaknya menjadi bagian dari program yang dilakukan oleh PLA, FMMU atau lembaga terkait. Amerika Serikat menduga China mengirim ilmuwan militer ke Amerika Serikat dengan alasan palsu. Atau, pernyataan salah tentang pekerjaan mereka yang sebenarnya. FBI menduga Chen Song sebagai mata-mata China.

Kasus Peneliti Biologi China dan Penutupan Konsulat

Jaksa penuntut Amerika Serikat mengatakan Chen sebagai seorang peneliti medis yang berkunjung di Stanford University.Chen memasuki Amerika Serikat dengan visa kerja studi pada bulan Desember 2018. Chen mengidentifikasi dirinya sebagai ahli saraf yang pergi ke sekolah California untuk melakukan penelitian tentang penyakit otak.

Dalam permohonan visanya, Chen menyatakan dia telah bertugas di angkatan bersenjata Tiongkok dari September 2000 hingga Juni 2011. Dirinya mendaftarkan tempat kerjanya saat ini sebagai rumah sakit sipil di Tiongkok. Namun, FBI mengatakan artikel penelitian yang diajukan Chen dengan aplikasi visanya mengidentifikasi institusi tempatnya bekerja sebagai rumah sakit yang dikendalikan oleh militer Tiongkok.

Profil online Chen di situs web China mengidentifikasikannya sebagai ahli saraf yang mempelajari myasthenia gravis di rumah sakit angkatan udara Tiongkok. Dalam profil online tersebut menyertakan foto dirinya dalam seragam militer.

Kasus penipuan visa di Amerika Serikat menjadi alasan Amerika Serikat menutup konsulat China di Houston. Amerika Serikat memerintahkan Cina untuk menutup konsulatnya di Houston. China menganggap langkah Amerika Serikat tersebut sebagi sebuah langkah yang keterlaluan.

Penutupan fisik konsulat China di Houston Amerika. Merupakan penutupan satu dari enam konsulat China di Amerika Serikat. Langkah berani Amerika tersebut meningkatkan ketegangan antara dua negara adikuasa yaitu China dan Amerika Serikat. Langkah Amerika Serikat lainnya yang meningkatkan ketegangan dengan China adalah perselisihan tentang hak asasi manusia. Perdagangan dan eskalasi yang dilakukan oleh Beijing di Laut Cina Selatan.

Dilansir dari reuters.com (25 Juli 2020) ,Sebagai balasan atas penutupan konsulat Tiongkok di Houston Texas. Tiongkok pada hari Jumat 24 Juli 2020 memerintahkan penutupan konsulat Amerika Serikat di kota Chengdu bagian barat.

Tindakan yang diambil oleh China adalah tanggapan yang dianggap perlu oleh China untuk tindakan yang dilakukan oleh Amerika Serikat.

Andrea
Seorang penulis kesehatan mental dan hubungan manusia, penulis berita nasional dan internasional
https://pojokjakarta.com

2 thoughts on “Peneliti Biologi China Dituduh Melakukan Penipuan Visa

Leave a Reply

Top